Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 350
  • comment 0 komentar

​MAMASA, Sulbarupdate.id – Setahun sudah berlalu sejak Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melontarkan janji di ujung Jembatan Gantung Sungai Kalukku.

Namun, hingga kini, infrastruktur vital yang menghubungkan warga Desa Pangandaran, Kecamatan Tabulahan tersebut tetap dalam kondisi memprihatinkan dan mengancam nyawa.

​Tepat pada 27 Maret 2025 lalu, di hadapan rombongan dan masyarakat setempat, Bupati sempat menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian serius terhadap renovasi jembatan tersebut.

Sayangnya, waktu setahun nyatanya belum cukup bagi pemerintah daerah untuk merealisasikan janji tersebut menjadi aksi nyata.

​Berdasarkan pantauan terbaru di lapangan, kondisi jembatan dengan bentang 30 meter ini masih jauh dari standar keamanan.

Berada di ketinggian 20 meter di atas dasar sungai, jembatan ini masih melompong tanpa dinding pengaman.

​Upaya perbaikan yang dilakukan selama ini dinilai hanya bersifat formalitas dan tambal sulam. Warga terpaksa melintasi lantai jembatan yang rapuh setiap hari karena tidak adanya akses alternatif.

​”Belum ada perbaikan menyeluruh dari Pemerintah Daerah,” ungkap Nisam, salah seorang warga Pangandaran, Jumat (1/5/2026).

​Mirisnya, kondisi ini dikabarkan telah memakan korban. Tercatat sejumlah warga sempat terjatuh akibat kerusakan lantai jembatan.

Ini membuktikan bahwa persoalan Jembatan Kalukku bukan lagi sekadar hambatan logistik, melainkan ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa publik.

​Jembatan Gantung Kalukku merupakan infrastruktur strategis yang menjadi urat nadi bagi warga Desa Burana, Desa Pangandaran dan Desa Lakahang.

​Jalur alternatif menuju Desa Baruru
​Fungsinya sangat krusial bagi perputaran ekonomi, akses pendidikan anak sekolah, hingga layanan kesehatan darurat.

Pengabaian terhadap jembatan ini dinilai sebagai bentuk lemahnya komitmen pemerintah dalam menjamin keselamatan warganya.

​Kini, masyarakat hanya bisa menanti kepastian di tengah risiko yang terus mengintai. Publik tidak butuh imbauan untuk “berhati-hati”, melainkan langkah konkret rehabilitasi total sebelum jembatan ini benar-benar memakan korban jiwa lebih lanjut.

Hingga berita ini dirilis belum ada respon dari pihak Pemda Mamasa terkait janji tersebut. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Sekadar Isu Racun, Ini Hasil Uji BPOM pada Sampel MBG Tabulahan

    Bukan Sekadar Isu Racun, Ini Hasil Uji BPOM pada Sampel MBG Tabulahan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Tabulahan bersama Puskesmas Tabulahan membahas hasil pemeriksaan sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya diuji oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat. Kepala Puskesmas Tabulahan, Iriana, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menemukan adanya bakteri Staphylococcus aureus pada sampel yang diperiksa. Iriana menegaskan, Staphylococcus […]

  • Mamuju Tercatat Wilayah Radiasi Alam Tertinggi, Capai 9 Kali Lipat Rata-Rata Dunia

    Mamuju Tercatat Wilayah Radiasi Alam Tertinggi, Capai 9 Kali Lipat Rata-Rata Dunia

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, kini menjadi sorotan dunia ilmiah internasional. Berdasarkan laporan terbaru dari Komite Ilmiah PBB untuk Efek Radiasi Atom (UNSCEAR) tahun 2024, Mamuju tercatat memiliki tingkat paparan radiasi alam yang jauh melampaui rata-rata global. ​Dalam laporan bertajuk UNSCEAR 2024 Report – Annex B, Mamuju resmi dikategorikan sebagai High Natural Background […]

  • Oknum PNS di Mamuju Terjaring Penggerebekan Narkoba Jenis Sabu

    Oknum PNS di Mamuju Terjaring Penggerebekan Narkoba Jenis Sabu

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Mamuju berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di pusat kota. Dalam penggerebekan yang berlangsung pada Kamis (8/1/2026) sore tersebut, polisi mengamankan tiga orang tersangka, di mana salah satu di antaranya diketahui merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Operasi senyap yang dipimpin langsung oleh […]

  • DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Pelarian pria berinisial A (24) berakhir di tangan pihak kepolisian di Polres Polewali Mandar (Polman) akhirnya berakhir. Terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia ini berhasil diringkus tim gabungan di wilayah Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat […]

  • Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    Timnas Ekuador 2026: Generasi Emas La Tri dan Ambisi Mengguncang Peta Kekuatan Dunia

    • 0Komentar

    QUITO, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Ekuador memasuki Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri yang belum pernah sebesar ini dalam dua dekade terakhir. Jika pada masa lalu Ekuador sering dipandang sebagai tim yang hanya mengandalkan kekuatan fisik dan atmosfer kandang di dataran tinggi Quito, maka generasi saat ini hadir dengan identitas yang jauh lebih lengkap: muda, […]

  • Polisi Ungkap Motif Meninggalnya Lansia Dalam Kamar di Majene, Begini Kronologinya!

    Polisi Ungkap Motif Meninggalnya Lansia Dalam Kamar di Majene, Begini Kronologinya!

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Majene akhirnya mengungkap tabir di balik kasus kematian tragis seorang lanjut usia di Lingkungan Baruga, Kelurahan Baruga, Kecamatan Banggae Timur. Korban yang diketahui bernama Nursam (65) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar di dalam kamar rumahnya pada awal Mei 2026. Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy, menjelaskan […]

expand_less