Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
  • visibility 331
  • comment 0 komentar

​MAMASA, Sulbarupdate.id – Setahun sudah berlalu sejak Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melontarkan janji di ujung Jembatan Gantung Sungai Kalukku.

Namun, hingga kini, infrastruktur vital yang menghubungkan warga Desa Pangandaran, Kecamatan Tabulahan tersebut tetap dalam kondisi memprihatinkan dan mengancam nyawa.

​Tepat pada 27 Maret 2025 lalu, di hadapan rombongan dan masyarakat setempat, Bupati sempat menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian serius terhadap renovasi jembatan tersebut.

Sayangnya, waktu setahun nyatanya belum cukup bagi pemerintah daerah untuk merealisasikan janji tersebut menjadi aksi nyata.

​Berdasarkan pantauan terbaru di lapangan, kondisi jembatan dengan bentang 30 meter ini masih jauh dari standar keamanan.

Berada di ketinggian 20 meter di atas dasar sungai, jembatan ini masih melompong tanpa dinding pengaman.

​Upaya perbaikan yang dilakukan selama ini dinilai hanya bersifat formalitas dan tambal sulam. Warga terpaksa melintasi lantai jembatan yang rapuh setiap hari karena tidak adanya akses alternatif.

​”Belum ada perbaikan menyeluruh dari Pemerintah Daerah,” ungkap Nisam, salah seorang warga Pangandaran, Jumat (1/5/2026).

​Mirisnya, kondisi ini dikabarkan telah memakan korban. Tercatat sejumlah warga sempat terjatuh akibat kerusakan lantai jembatan.

Ini membuktikan bahwa persoalan Jembatan Kalukku bukan lagi sekadar hambatan logistik, melainkan ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa publik.

​Jembatan Gantung Kalukku merupakan infrastruktur strategis yang menjadi urat nadi bagi warga Desa Burana, Desa Pangandaran dan Desa Lakahang.

​Jalur alternatif menuju Desa Baruru
​Fungsinya sangat krusial bagi perputaran ekonomi, akses pendidikan anak sekolah, hingga layanan kesehatan darurat.

Pengabaian terhadap jembatan ini dinilai sebagai bentuk lemahnya komitmen pemerintah dalam menjamin keselamatan warganya.

​Kini, masyarakat hanya bisa menanti kepastian di tengah risiko yang terus mengintai. Publik tidak butuh imbauan untuk “berhati-hati”, melainkan langkah konkret rehabilitasi total sebelum jembatan ini benar-benar memakan korban jiwa lebih lanjut.

Hingga berita ini dirilis belum ada respon dari pihak Pemda Mamasa terkait janji tersebut. (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Semangat gotong royong ditunjukkan oleh ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Warga Desa Botteng, Desa Kondo, dan Desa Passembuk bahu-membahu mengangkat material kayu secara manual untuk membangun jembatan darurat setelah jembatan utama di wilayah tersebut ambruk total. ​Ambruknya jembatan yang berlokasi di Desa Botteng tersebut menyebabkan akses transportasi […]

  • Piala Dunia 2026, Bupati Mamasa Jagokan Brasil, Kapolres Setia Dukung Belanda

    Piala Dunia 2026, Bupati Mamasa Jagokan Brasil, Kapolres Setia Dukung Belanda

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Demam Piala Dunia 2026 mulai menjangkiti berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Tidak terkecuali bagi para pejabat daerah yang mulai terang-terangan menunjukkan dukungan kepada tim nasional jagoan mereka di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyatakan dukunganiantoninya secara penuh kepada Timnas Brasil. Politisi Partai Golkar ini […]

  • Dugaan Korupsi Dana Hibah STT Arastamar Mamasa Masuk Tahap Pralidik, 19 Saksi Terperiksa

    Dugaan Korupsi Dana Hibah STT Arastamar Mamasa Masuk Tahap Pralidik, 19 Saksi Terperiksa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan korupsi dana hibah pada pembangunan gedung Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa, masuk tahap pralidik di Polres Mamasa. Menurut Kasat Reskrim Polres Mamasa, IPTU Drones Ma’dika, kasus tersebut telah lama terperiksa di penyidik. Kata Drones, hingga saat ini telah ada sebanyak 19 saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Hanya saja […]

  • DPRD Mateng Soroti Arah APBD Perubahan 2026: Anggaran Harus Berpihak pada Rakyat

    DPRD Mateng Soroti Arah APBD Perubahan 2026: Anggaran Harus Berpihak pada Rakyat

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – DPRD Kabupaten Mamuju Tengah menegaskan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 harus berpijak pada kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah. Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Mamuju Tengah, Hamka, dalam rapat paripurna penyerahan dokumen rancangan APBD Perubahan 2026, Senin (14/9/2026). Hamka mengatakan, perubahan APBD tidak semestinya […]

  • DPR Pastikan Tidak Ada Revisi UU Pilkada, Tegaskan Presiden Tetap Dipilih Langsung

    DPR Pastikan Tidak Ada Revisi UU Pilkada, Tegaskan Presiden Tetap Dipilih Langsung

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa parlemen saat ini tidak melakukan pembahasan mengenai revisi Undang-Undang (UU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Pernyataan ini dikeluarkan guna menepis spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai perubahan sistem pemilihan di Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Dasco usai menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan Komisi […]

  • Bukan Sekadar Isu Racun, Ini Hasil Uji BPOM pada Sampel MBG Tabulahan

    Bukan Sekadar Isu Racun, Ini Hasil Uji BPOM pada Sampel MBG Tabulahan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Tabulahan bersama Puskesmas Tabulahan membahas hasil pemeriksaan sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya diuji oleh Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sulawesi Barat. Kepala Puskesmas Tabulahan, Iriana, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan menemukan adanya bakteri Staphylococcus aureus pada sampel yang diperiksa. Iriana menegaskan, Staphylococcus […]

expand_less