Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » JK Ungkap Kunci Damai Aceh, Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus

JK Ungkap Kunci Damai Aceh, Kalau Mualem Tak Mau, Senjata Tetap Meletus

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 372
  • comment 0 komentar

ACEH UTARA, Sulbarupdate.id – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), membongkar rahasia di balik layar tercapainya perdamaian antara Pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

JK menegaskan bahwa sosok Muzakir Manaf alias Mualem, yang saat itu menjabat Panglima Komando Pusat Operasi GAM, merupakan pemegang kunci utama penghentian kontak senjata di lapangan.

Pernyataan tersebut disampaikan JK saat menyerahkan bantuan kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) kepada Pemerintah Aceh yang diterima langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Aceh Utara, Senin (12/1/2026).

Menurut JK, proses negosiasi di tingkat atas tidak akan berarti jika pemegang komando senjata di hutan tidak sepakat untuk berdamai. Ia menyadari bahwa stabilitas keamanan di Aceh saat itu sangat bergantung pada restu Mualem.

“Pokok yang paling penting itu siapa yang pegang senjata. Walaupun di atas (pimpinan) mau, tapi kalau panglima tidak mau, itu susah. Kalau Mualem tak mau, senjata tetap meletus,” ujar JK dalam sambutannya yang kini viral di berbagai platform media sosial.

JK menjelaskan bahwa sejak awal dirinya bersikeras untuk menjalin komunikasi langsung dengan pimpinan GAM yang berada di Aceh, bukan hanya mereka yang berada di luar negeri.

Dalam upayanya mendekati Mualem, JK menempuh jalur yang tidak biasa. Mendapat informasi bahwa Mualem sangat patuh kepada ibundanya, JK kemudian memfasilitasi kehadiran sang ibunda ke Jakarta dengan bantuan mantan Gubernur Aceh, Abdullah Puteh.

Melalui sambungan telepon, sang ibu berbicara langsung dengan Mualem yang saat itu masih berada di dalam hutan.

“Beliau berbicara di hutan dalam bahasa Aceh. Saya tidak mengerti apa yang dibicarakan, tapi diterjemahkan oleh Pak Abdullah Puteh,” kenang JK.

Percakapan Satu Jam yang Menentukan
Momen krusial terjadi saat JK berbicara langsung dengan Mualem melalui telepon. Komunikasi tersebut berlangsung sangat intens dan menjadi titik balik arah sejarah Aceh.

“Lebih dari satu jam saya bicara. HP saya sampai panas, baterai habis,” ungkap Ketua Umum PMI tersebut.

Dalam percakapan tersebut, tercapai kesepahaman untuk mengakhiri konflik. JK menirukan komitmen Mualem kala itu: “Kesimpulannya kita mau damai. Soal pimpinan di luar negeri, terserah. Tapi kalau setuju, Bapak juga ikut setuju.”

Diplomasi ini kemudian menjadi fondasi kuat menuju penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005, yang secara resmi mengakhiri konflik bersenjata di Tanah Rencong yang telah berlangsung selama puluhan tahun.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Perayaan Natal, Wabub Mamasa Jadi Dirjen Paduan Suara di Rujab 

    Momen Perayaan Natal, Wabub Mamasa Jadi Dirjen Paduan Suara di Rujab 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Nuansa khidmat dan semangat inklusivitas mewarnai perayaan Natal Keluarga Besar Rumah Jabatan Bupati Mamasa yang diselenggarakan di Lembang Banggo pada Kamis 25 Desember 2025. Momen tersebut menjadi istimewa tatkala Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, secara spontanitas tampil sebagai dirigen paduan suara. Kehadiran H. Sudirman di podium dirigen menyita perhatian sekaligus apresiasi dari […]

  • PUPR Mamuju Tengah Sosialisasi Program DAK Sanitasi TA 2026

    PUPR Mamuju Tengah Sosialisasi Program DAK Sanitasi TA 2026

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Sosialisasi Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi Tahun Anggaran 2026. Acara ini dilaksanakan di Aula Lantai II Kantor Bupati Mamuju Tengah, kawasan KTM Tobadak, Jalan Tammauni Pue Ballung, Selasa 2 Juni 2026. Terpantau kegiatan ini diikuti […]

  • Kemarau Berkepanjangan, Pemkab Majene dan MUI Gelar Shalat Istisqa

    Kemarau Berkepanjangan, Pemkab Majene dan MUI Gelar Shalat Istisqa

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Majene bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majene melaksanakan shalat Istisqa di lapangan Pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Sulawesi Barat, Senin (14/9/2026) pagi. Pelaksanaan shalat Istisqa tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama kepada Allah SWT agar Kabupaten Majene segera mendapatkan curahan hujan, di tengah kondisi kemarau dan kekeringan […]

  • Dukung Produktivitas, Pemkab Mateng Sosialisasi Pupuk Subsidi bagi Pembudidaya Ikan

    Dukung Produktivitas, Pemkab Mateng Sosialisasi Pupuk Subsidi bagi Pembudidaya Ikan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melalui Dinas Perikanan menggandeng PT Pupuk Indonesia Area Sulawesi Barat menggelar sosialisasi pemanfaatan pupuk subsidi bagi para pembudidaya ikan lokal. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan daerah ini dipusatkan di Aula Desa Kambunong pada Selasa, 5 Mei 2026. Dalam sambutannya, Askary menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan […]

  • Percepatan Penurunan Stunting, Sejumlah OPD Dipanggil Bupati Mamasa

    Percepatan Penurunan Stunting, Sejumlah OPD Dipanggil Bupati Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Bupati Mamasa Welem Sambolangi memimpin rapat koordinasi khusus untuk mengevaluasi sekaligus mempercepat upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (23/9/2026). Rapat berlangsung di Ruang Kerja Bupati Mamasa, Rumah Jabatan Bupati, mulai sekitar pukul 14.00 WITA.  Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan langsung dengan program percepatan penurunan stunting […]

  • BBM Langka di Majene, SPBU Rangas Hentikan Pelayanan Jeriken Usai Keributan

    BBM Langka di Majene, SPBU Rangas Hentikan Pelayanan Jeriken Usai Keributan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Masyarakat di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kembali mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite. Keluhan tersebut mencuat setelah terjadinya keributan di SPBU Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, pada Selasa malam, 1 September 2026. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian masyarakat yang sehari-hari membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas, termasuk nelayan dan […]

expand_less