Breaking News
light_mode
Beranda » Kehutanan & Perkebunan » Perkuat Perkebunan, Pemprov Sulbar Percepat Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

Perkuat Perkebunan, Pemprov Sulbar Percepat Penetapan Kebun Sumber Benih Kakao

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • visibility 398
  • comment 0 komentar

Mamuju, sulbarupdate.id – Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan mutu hasil panen sektor perkebunan, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus mengakselerasi penetapan kebun sumber benih kakao di wilayah Sulbar.

Langkah ini diambil untuk memastikan petani mendapatkan akses terhadap benih unggul dan bersertifikat guna mendukung program pengembangan tanaman perkebunan. Hal ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, pada point mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, proses penetapan ini melibatkan pemeriksaan teknis lapangan yang ketat oleh Tim Pemulia Tanaman dan Pengawas Benih Tanaman (PBT) serta Tim Tenis Lapangan. Pemeriksaan tersebut mencakup verifikasi kebenaran varietas, sejarah lahan, serta kesehatan tanaman dari serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

“Penetapan kebun induk maupun kebun entres adalah instrumen penting untuk menjamin bahwa materi genetik yang diedarkan ke masyarakat benar-benar berkualitas tinggi,” ujar Muh. Faizal Thamrin, Kadis Perkebunan Sulbar dalam keterangannya, Jumat 27 Februari 2026.

Ia mengungkapkan, hingga awal tahun 2026, sejumlah komoditas strategis Kakao dan Aren telah melalui tahap penilaian kelayakan teknis untuk ditetapkan sebagai sumber benih resmi.

“Misalnya di sektor Kakao, penetapan pohon induk dilakukan dengan kriteria ketat, termasuk potensi produksi yang mampu mencapai jutaan butir kecambah per tahun,” ungkap Faizal.

Pemerintah juga mengimbau para pelaku usaha dan kelompok tani untuk proaktif mendaftarkan kebun mereka sebagai calon sumber benih.

“Syarat utama yang harus dipenuhi meliputi kepemilikan dokumen legalitas usaha, desain tata tanam yang sesuai klon, serta rutin melakukan evaluasi tahunan guna menjaga status kelayakan kebun tersebut,” ucap Faizal.

Dengan semakin banyaknya kebun sumber benih yang ditetapkan secara resmi, diharapkan ketersediaan benih bermutu di tingkat lokal dapat terpenuhi, sekaligus meminimalisir peredaran benih palsu atau ilegal yang merugikan. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komite DOB PUS Serahkan Berkas Rekomendasi ke DPRD Mamasa

    Komite DOB PUS Serahkan Berkas Rekomendasi ke DPRD Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Komite Daerah Otonomi Baru (DOB) Pitu Ulunna Salu (PUS) resmi menyerahkan berkas permohonan rekomendasi kepada DPRD Kabupaten Mamasa, Kamis (1/10/2026). Berkas tersebut diserahkan Ketua Komite DOB PUS, Sahril, dan diterima Ketua DPRD Mamasa, Agum Syaputra, didampingi Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, di Kantor DPRD Mamasa, Jalan Poros Mamasa-Polewali, Desa Osango, Kecamatan […]

  • Negara Diam, Petani Sawit Mamuju Tengah dan Pasangkayu Dikurung Monopoli

    Negara Diam, Petani Sawit Mamuju Tengah dan Pasangkayu Dikurung Monopoli

    • 0Komentar

    Oleh: Khalil Jibran Aktivis PMII Sulawesi Barat Di Kabupaten Mamuju Tengah dan Pasangkayu, ada dua harga yang hidup berdampingan. Satu harga di atas kertas, satu harga di lapangan. Di atas kertas, Dinas Perkebunan menetapkan harga acuan TBS Rp 3.370/kg. Di lapangan, petani hanya menerima Rp 1.000/kg. Selisih Rp 2.370/kg ini adalah selisih antara kehadiran negara […]

  • Tiga Tersangka Penyalahgunan Narkoba di Mateng, Dibekuk Polisi

    Tiga Tersangka Penyalahgunan Narkoba di Mateng, Dibekuk Polisi

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – ​Satuan Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya (Narkoba) Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng) berhasil meringkus tiga orang diduga terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu. Penangkapan ini merupakan hasil penggerebekan di sebuah kamar kos yang berlokasi di wilayah Kecamatan Topoyo, Mateng. ​Operasi penangkapan tersebut dilaksanakan pada tanggal 30 November 2025, […]

  • Dugaan Korupsi Dana Hibah STT Arastamar Mamasa Masuk Tahap Pralidik, 19 Saksi Terperiksa

    Dugaan Korupsi Dana Hibah STT Arastamar Mamasa Masuk Tahap Pralidik, 19 Saksi Terperiksa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan korupsi dana hibah pada pembangunan gedung Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa, masuk tahap pralidik di Polres Mamasa. Menurut Kasat Reskrim Polres Mamasa, IPTU Drones Ma’dika, kasus tersebut telah lama terperiksa di penyidik. Kata Drones, hingga saat ini telah ada sebanyak 19 saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Hanya saja […]

  • Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Dato, Polisi Lakukan Evakuasi

    Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Dato, Polisi Lakukan Evakuasi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Warga menemukan mayat laki-laki tanpa identitas di kawasan Pantai Dato, Dusun Dato, Desa Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (18/9/2026). Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Sampaga Polresta Mamuju. Polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Kapolsek Sampaga Ipda Hariadi mengatakan, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang […]

  • Membasuh Kasih di Parondobulawan, Kala Gereja dan Pemerintah Menenun Harmoni

    Membasuh Kasih di Parondobulawan, Kala Gereja dan Pemerintah Menenun Harmoni

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Parondobulawan yang khidmat, sebuah simfoni spiritualitas dan sinergi kemasyarakatan bergema, Senin 22 Desember 2025. Hari ini menjadi momentum sakral bagi segenap jemaat GPdI Ekklesia Parondobulawan yang merayakan dwi-peristiwa, pentahbisan gedung suci sekaligus peringatan hari jadinya. Kehadiran Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tidak sekadar sebagai representasi formalitas birokrasi, melainkan sebagai bentuk […]

expand_less