Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Jelang Akhir Ramadan 1447 H, Mengintip Potensi Perbedaan Tanggal Lebaran Idul Fitri 2026

Jelang Akhir Ramadan 1447 H, Mengintip Potensi Perbedaan Tanggal Lebaran Idul Fitri 2026

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
  • visibility 196
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Memasuki fase akhir bulan suci Ramadan 1447 Hijriah 2026 Masehi, perhatian masyarakat Indonesia mulai tertuju pada penetapan Hari Raya Idul fitri.

Meski pemerintah baru akan mengetuk palu melalui Sidang Isbat, sejumlah lembaga antariksa dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam telah merilis prediksi yang memunculkan potensi perbedaan tanggal perayaan.

​Secara garis besar, terdapat dua arus utama prediksi yakni Jumat, 20 Maret 2026 dan Sabtu, 21 Maret 2026. Berikut adalah rangkuman peta kekuatan data dari berbagai pihak:

​1. Muhammadiyah: Pastikan Lebaran Jumat, 20 Maret

​Berbeda dengan metode observasi lapangan, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah mengonfirmasi bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini tertuang dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

​Muhammadiyah menggunakan kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berdasarkan hisab mereka, ijtimak menjelang Syawal terjadi pada Kamis Kliwon (19/3) pukul 08.23 WIB.

Karena posisi bulan di beberapa wilayah dunia sudah memenuhi parameter global (tinggi di atas 5 derajat dan elongasi minimal 8 derajat), Muhammadiyah menetapkan awal Syawal jatuh keesokan harinya.

​2. Nahdlatul Ulama (NU): Hilal Masih di Bawah Kriteria

​Lembaga Falakiyah PBNU melaporkan bahwa pada Kamis (19/3) petang, posisi hilal di seluruh Indonesia secara teknis sudah berada di atas ufuk. Namun, angkanya masih sangat tipis.

​Tinggi Hilal: Berkisar antara 0° 49′ (Merauke) hingga 2° 53′ (Sabang) dengan Elongasi: 4° 36′ hingga 6° 09′.

​Berdasarkan standar imkanur rukyah (kemungkinan hilal terlihat) yang dipegang NU, posisi tersebut diprediksi sangat sulit untuk diobservasi secara kasat mata, sehingga ada potensi kuat masa puasa akan digenapkan menjadi 30 hari.

​3. BRIN & BMKG: Prediksi Lebaran Sabtu, 21 Maret

​Senada dengan data NU, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta BMKG memprediksi Idulfitri kemungkinan besar baru akan dirayakan pada Sabtu, 21 Maret 2026.

​Peneliti Senior BRIN, Thomas Djamaluddin, menjelaskan bahwa posisi bulan pada 19 Maret belum memenuhi Kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang mensyaratkan tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

​”Karena posisi hilal di Asia Tenggara belum mencapai kriteria tersebut, kemungkinan besar hilal tidak akan terlihat, sehingga Ramadan akan mengalami istikmal atau penggenapan menjadi 30 hari,” tulis laporan BMKG.

​4. Pemerintah Menanti Sidang Isbat

​Kementerian Agama (Kemenag) dijadwalkan akan menggelar Sidang Isbat pada Kamis, 19 Maret 2026, mulai pukul 16.00 WIB di Jakarta.

Sidang ini akan menjadi penentu final dengan mengombinasikan data hisab astronomis dan laporan langsung (rukyat) dari ratusan titik pemantauan di seluruh penjuru negeri.

​Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga toleransi dan ukhuwah Islamiyah apabila terjadi perbedaan dalam mengawali hari kemenangan tahun ini.Hisab dan Rukyat lokal.

Daftar Perbandingan Prediksi Lebaran 2026

Muhammadiyah prediksi 1 syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat 20 Maret 2026 dengan metode Hisab KHGT (Global).

NU (LF PBNU) prediksi 1 syawal jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026 dengan metode hisab dan rukyat lokal

BRIN Sabtu, 21 Maret 2026 dengan metode Kriteria MABIMS Baru

BMKG Sabtu, 21 Maret 2026 dengan metode Analisis Astronomis (*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Laporan Pertanggungjawaban Bansos Dari LKS Timbu Paraban

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Laporan Pertanggungjawaban Bansos Dari LKS Timbu Paraban

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Timbu Paraban, Jumat, 6 Februari 2026. Kunjungan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus penyerahan laporan pertanggungjawaban penerimaan bantuan sosial (bansos) Tahun Anggaran 2025 yang telah dikelola oleh LKS […]

  • Tahun 2025 Sebanyak 1.434 Janda di Bone, “Lemah Syahwat” Salah Satu Pemicu

    Tahun 2025 Sebanyak 1.434 Janda di Bone, “Lemah Syahwat” Salah Satu Pemicu

    • 0Komentar

    Bone, Sulbarupdate.id – Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, merilis data mengejutkan terkait angka perceraian di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025. Tercatat, sebanyak 1.434 wanita resmi menyandang status janda baru setelah gugatan cerai mereka dikabulkan oleh pihak pengadilan. Data ini mencuat ke publik melalui informasi resmi yang disebarkan oleh Pengadilan Agama Kabupaten Bone pada […]

  • Gubernur Sulbar Tinjau Ibadah Natal Sejumlah Gereja di Mamuju

    Gubernur Sulbar Tinjau Ibadah Natal Sejumlah Gereja di Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) turun langsung memantau pelaksanaan ibadah Natal di Kota Mamuju, Rabu 24 Desember 2025 malam. Sejumlah rumah ibadah yang menggelar misa Natal didatangi satu per satu. Suhardi Duka datang bersama Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta serta jajaran Forkopimda. Selain gereja, rombongan juga menyambangi Pos Pengamanan Terpadu […]

  • Nahas! Seorang Warga di Mamasa Takut Berobat Lantaran Tak Punya KTP

    Nahas! Seorang Warga di Mamasa Takut Berobat Lantaran Tak Punya KTP

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di balik rimbunnya perbukitan Desa Lembana Salulo (Lemsa), Kecamatan Mamasa, seorang wanita bernama Bu Neli hanya bisa terbaring pasrah. Bukan karena tidak ada obat, melainkan karena ia tidak memiliki selembar kartu yang krusial: Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tanpa identitas resmi itu, pintu rumah sakit terasa tertutup rapat baginya. ​Kisah memprihatinkan ini mencuat […]

  • Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa rencana mengalihfungsikan Pasar Barra-barra di Desa Osango menjadi pasar hewan terpadu. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat ketahanan pangan hewani sekaligus menjaga stabilitas harga ternak di wilayah tersebut. Rencana ini ditegaskan oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di Dusun Barra-barra, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, […]

  • Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    Saksi Sidang Gugatan Ijazah Jokowi Ungkap Proses Akademik, Dari KKN hingga Skripsi

    • 0Komentar

    SURAKARTA, Sulbarupdate.id – Sidang gugatan terkait keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta pada Selasa (27/1/2026). Persidangan yang menempuh jalur citizen lawsuit ini menghadirkan Mustoha Iskandar, rekan satu angkatan Jokowi di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), sebagai saksi dari pihak tergugat. Dalam kesaksiannya, Mustoha memaparkan rekam jejak […]

expand_less