Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Kejar PAD Lebih Realistis, Bapenda Sulbar Mantapkan Penggalian dan Sinkronisasi Target Retribusi Daerah Hingga 2027  

Kejar PAD Lebih Realistis, Bapenda Sulbar Mantapkan Penggalian dan Sinkronisasi Target Retribusi Daerah Hingga 2027  

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • visibility 378
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemetaan potensi retribusi yang lebih terukur dan realistis. Melalui Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menutup rangkaian Rapat Sinkronisasi Perencanaan Penetapan Target PAD sektor retribusi daerah tahun 2026 serta penyusunan rencana target retribusi tahun 2027.

Rapat yang berlangsung selama tiga hari ini ditutup pada Jumat, 14 Februari 2026, di Kantor Bapenda Sulbar, dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah pengampu retribusi, di antaranya UPTD BPSPMBP, Dinas Perkebunan, serta UPTD Palipi.

Kegiatan dipimpin oleh Plt. Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Muh. Saleh, didampingi Kasubid Perencanaan Pendapatan, Haeruddin, bersama tim teknis. Fokus utama pembahasan mencakup pemetaan potensi riil retribusi, identifikasi hambatan di lapangan, serta penyesuaian target pendapatan agar lebih rasional dan berbasis data.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa sinkronisasi lintas OPD menjadi kunci agar target PAD tidak lagi disusun secara asumtif, melainkan berdasarkan potensi nyata dan kesiapan operasional masing-masing unit layanan.

Menurutnya, proses penggalian langsung kepada OPD pengampu retribusi memberikan gambaran faktual mengenai peluang peningkatan pendapatan sekaligus kendala yang selama ini menghambat optimalisasi penerimaan daerah.

“Melalui forum ini, kita tidak hanya menyusun angka target, tetapi memastikan dasar perhitungannya kuat, realistis, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang rill dari OPD menjadi fondasi penting dalam menyusun strategi PAD ke depan,” ujarnya.

Setelah tiga hari pembahasan intensif, Bapenda Sulbar menilai sinkronisasi ini berhasil memperkuat kesamaan persepsi antar-perangkat daerah sekaligus memperjelas arah kebijakan peningkatan retribusi daerah hingga tahun 2027.

Ke depan, hasil sinkronisasi ini akan menjadi bahan penyusunan kebijakan pendapatan daerah yang lebih adaptif, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik bagi masyarakat Sulawesi Barat. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPKAD Sulbar Perkuat Sinergi Antar Bidang dalam Rapat Internal   

    BPKAD Sulbar Perkuat Sinergi Antar Bidang dalam Rapat Internal  

    • 0Komentar

    Mamuju  Sulbarupdate.id – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, melakukan rapat bersama jajaran pejabat BPKAD Sulbar, di ruang kepala BPKAD Sulbar, Selasa (10/2/2026). Rapat ini membahas pelaksanaan teknis tugas dan fungsi masing-masing bidang, sekaligus memperkuat sinergi antar bidang dalam mendukung tata kelola keuangan dan aset daerah. Hal […]

  • BPBD Sulbar Terima Koordinasi Korem 142/Tatag Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

    BPBD Sulbar Terima Koordinasi Korem 142/Tatag Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Inaldy LS Silang, menerima kunjungan dan koordinasi dari Kasiops Korem 142/Tatag Mamuju, Wiji, terkait kesiapan personel dan peralatan lintas sektor dalam menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi basah Tahun 2026. Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Kantor […]

  • Senggol Pelajar Hingga Luka-Luka, Pelaku Tabrak Lari di Wonomulyo Diburu Polisi

    Senggol Pelajar Hingga Luka-Luka, Pelaku Tabrak Lari di Wonomulyo Diburu Polisi

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Aksi tabrak lari kembali terjadi di jalan lintas provinsi tepat di Jl. Jendral Sudirman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Selasa (05/05/2026). Seorang pelajar berinisial AFR (16) menjadi korban usai sepeda motornya diserempet pengendara misterius di lokasi kejadian. Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DW 3492 MN, diketahui […]

  • Bupati Majene Tegas: Jangan Jual Nama Bupati untuk BBM Tanpa Antre

    Bupati Majene Tegas: Jangan Jual Nama Bupati untuk BBM Tanpa Antre

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Bupati Majene, Dr. H. Andi Achmad Syukri, menegaskan tidak pernah memberikan kewenangan kepada siapa pun untuk menggunakan namanya maupun nama Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. Andi Rita Mariani, demi mendapatkan pelayanan pengisian BBM tanpa antre. Penegasan itu disampaikan Andi Achmad Syukri saat melakukan kunjungan kerja sekaligus inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Rangas, […]

  • Kebakaran Landa Desa Bonde Majene, Damkar Kerahkan 3 Unit Mobil dan 25 Personel

    Kebakaran Landa Desa Bonde Majene, Damkar Kerahkan 3 Unit Mobil dan 25 Personel

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) dilaporkan terjadi di wilayah Desa Bonde, Kecamatan Bababulo, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada Minggu sore, sekitar pukul 16.30 WITA. Informasi mengenai kejadian tersebut diterima oleh tim pemadam kebakaran setelah adanya laporan dari masyarakat terkait kobaran api yang melanda area lahan di wilayah Desa Bonde. Menindaklanjuti laporan tersebut, […]

  • Aktivis Cium Aroma Indikasi Korupsi Proyek Agroforestry Rp2,5 Miliar di Mamasa

    Aktivis Cium Aroma Indikasi Korupsi Proyek Agroforestry Rp2,5 Miliar di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Penanaman Pola Agroforestry Integrasi dengan Teknik Konservasi Tanah Forest Programme IV TA 2025 di Kabupaten Mamasa menuai sorotan tajam. Aktivis pemerhati daerah, Marthen Ma’dika, mengungkapkan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara hingga miliaran rupiah pada proyek tersebut. ​Proyek yang didanai melalui Hibah Luar Negeri (HLN) DIPA 029 […]

expand_less