Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Kejar PAD Lebih Realistis, Bapenda Sulbar Mantapkan Penggalian dan Sinkronisasi Target Retribusi Daerah Hingga 2027  

Kejar PAD Lebih Realistis, Bapenda Sulbar Mantapkan Penggalian dan Sinkronisasi Target Retribusi Daerah Hingga 2027  

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • visibility 395
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemetaan potensi retribusi yang lebih terukur dan realistis. Melalui Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menutup rangkaian Rapat Sinkronisasi Perencanaan Penetapan Target PAD sektor retribusi daerah tahun 2026 serta penyusunan rencana target retribusi tahun 2027.

Rapat yang berlangsung selama tiga hari ini ditutup pada Jumat, 14 Februari 2026, di Kantor Bapenda Sulbar, dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah pengampu retribusi, di antaranya UPTD BPSPMBP, Dinas Perkebunan, serta UPTD Palipi.

Kegiatan dipimpin oleh Plt. Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, Muh. Saleh, didampingi Kasubid Perencanaan Pendapatan, Haeruddin, bersama tim teknis. Fokus utama pembahasan mencakup pemetaan potensi riil retribusi, identifikasi hambatan di lapangan, serta penyesuaian target pendapatan agar lebih rasional dan berbasis data.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas.

Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa sinkronisasi lintas OPD menjadi kunci agar target PAD tidak lagi disusun secara asumtif, melainkan berdasarkan potensi nyata dan kesiapan operasional masing-masing unit layanan.

Menurutnya, proses penggalian langsung kepada OPD pengampu retribusi memberikan gambaran faktual mengenai peluang peningkatan pendapatan sekaligus kendala yang selama ini menghambat optimalisasi penerimaan daerah.

“Melalui forum ini, kita tidak hanya menyusun angka target, tetapi memastikan dasar perhitungannya kuat, realistis, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang rill dari OPD menjadi fondasi penting dalam menyusun strategi PAD ke depan,” ujarnya.

Setelah tiga hari pembahasan intensif, Bapenda Sulbar menilai sinkronisasi ini berhasil memperkuat kesamaan persepsi antar-perangkat daerah sekaligus memperjelas arah kebijakan peningkatan retribusi daerah hingga tahun 2027.

Ke depan, hasil sinkronisasi ini akan menjadi bahan penyusunan kebijakan pendapatan daerah yang lebih adaptif, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik bagi masyarakat Sulawesi Barat. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPPG Mamasa Bambang Salurkan MBG untuk 1.998 Penerima Manfaat

    SPPG Mamasa Bambang Salurkan MBG untuk 1.998 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID — Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Bambang, kembali melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik dan kelompok sasaran 3B di Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, (6/10/2026), mulai pukul 08.30 WITA. SPPG yang berlokasi di Desa Bambang itu mendistribusikan makanan […]

  • Kabid Humas Polda Sulbar Angkat Bicara Terkait Kasus Narkoba di Majene

    Kabid Humas Polda Sulbar Angkat Bicara Terkait Kasus Narkoba di Majene

    • 0Komentar

    Majene – Sulbarupdate.id – Menyikapi pemberitaan yang beredar mengenai oknum polisi yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba di Majene, Sulawesi Barat, Kabid Humas Kombes Pol Slamet Wahyudi angkat bicara setelah melakukan penelusuran lebih lanjut. “Memang benar, ada oknum anggota kepolisian berinisial Aipda AK yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan narkoba,” tuturnya. […]

  • Gubernur Sulbar Resmikan Edaran Optimalisasi Zakat Bagi ASN Muslim 2,5 Persen 

    Gubernur Sulbar Resmikan Edaran Optimalisasi Zakat Bagi ASN Muslim 2,5 Persen 

    • 0Komentar

      Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) secara resmi menerbitkan regulasi strategis guna mengoptimalkan penghimpunan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar). Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 55 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengumpulan Zakat 2,5% bagi Aparatur […]

  • Pemukiman Warga di Hahangan Aralle Diterjang Banjir, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak

    Pemukiman Warga di Hahangan Aralle Diterjang Banjir, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menyebabkan debit air sungai di Kecamatan Aralle meningkat hingga meluap ke pemukiman warga pada Kamis sore (14/5/2026). ​Peristiwa ini tepatnya terjadi di Desa Hahangan. Air mulai memasuki halaman dan rumah penduduk setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat tanpa henti sejak siang hingga […]

  • Satu Suara, Komisi XI DPR Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

    Satu Suara, Komisi XI DPR Pilih Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih dalam rapat pengambilan keputusan yang digelar hari ini. Thomas akan menggantikan Juda Agung untuk memperkuat jajaran pimpinan bank sentral. Keputusan ini diambil setelah Thomas, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan II, menjalani uji kelayakan dan […]

  • Proyek Agroforestri Rp1,6 Miliar di Mamasa Tuai Polemik, Kades Sebut Realisasi Tak Sesuai Kesepakatan

    Proyek Agroforestri Rp1,6 Miliar di Mamasa Tuai Polemik, Kades Sebut Realisasi Tak Sesuai Kesepakatan

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Kegiatan Agroforestri (wanatani) tahun anggaran 2023 di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, menuai protes. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp1,6 miliar tersebut dinilai gagal memenuhi target pertumbuhan tanaman yang telah disepakati sejak awal. ​Kepala Desa Tawalian Timur, Saulinggi, mengungkapkan kekecewaannya setelah meninjau langsung lokasi penanaman di Dusun Salulotong. Ia menyebut […]

expand_less