Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » BBM Langka di Majene, SPBU Rangas Hentikan Pelayanan Jeriken Usai Keributan

BBM Langka di Majene, SPBU Rangas Hentikan Pelayanan Jeriken Usai Keributan

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
  • visibility 450
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Masyarakat di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kembali mengeluhkan sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis Pertalite.

Keluhan tersebut mencuat setelah terjadinya keributan di SPBU Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, pada Selasa malam, 1 September 2026. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian masyarakat yang sehari-hari membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas, termasuk nelayan dan petani.

Pasca-kejadian tersebut, pihak SPBU Rangas mengaku mengambil kebijakan untuk sementara menghentikan pelayanan pembelian BBM menggunakan jeriken.

Pengawas lapangan SPBU Rangas, Eko, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan instruksi dari pimpinan.

“Saat ini kami hentikan melayani jeriken karena perintah dari pimpinan,” ujar Eko.

Menurut Eko, penghentian pelayanan menggunakan jeriken tersebut juga berlaku bagi masyarakat yang membawa surat rekomendasi, baik untuk kebutuhan nelayan maupun pertanian.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut diambil karena pihak SPBU menemukan adanya dugaan penyalahgunaan surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi.

Eko mencontohkan, terdapat oknum yang menggunakan surat rekomendasi nelayan untuk membeli BBM dalam jumlah tertentu. Dari empat jeriken yang dibawa, menurutnya, tidak seluruhnya digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Terkadang ada juga oknum nelayan membawa surat rekomendasi mengambil empat jeriken. Dua untuk pemakaian pribadi, sementara dua lainnya diduga dijual kembali kepada orang lain,” jelasnya.

Menurut Eko, kondisi seperti itu menjadi salah satu persoalan yang dihadapi dalam penyaluran BBM bersubsidi. Pihak SPBU, kata dia, harus berhati-hati agar penyaluran BBM sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya.

“Bahan bakar minyak seperti solar maupun pertalite ready di Pertamina setiap hari dan adanya kelangkaan di pengecer karena pihak kami tidak melayani jerigen saat ini,” ucapnya kepada wartawan Sulbarupdate.id melalui via WhatsApp, Sabtu (5/9/2026) siang 

Di sisi lain, kelangkaan Pertalite dikeluhkan masyarakat karena berdampak terhadap aktivitas sehari-hari. Nelayan membutuhkan solar untuk melaut, sementara sebagian masyarakat lainnya bergantung pada BBM untuk aktivitas ekonomi dan transportasi.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera mencari solusi atas persoalan tersebut, termasuk memastikan ketersediaan BBM dan melakukan pengawasan terhadap distribusinya.

Penyaluran BBM bersubsidi diharapkan tetap dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, khususnya kelompok nelayan dan petani yang telah memenuhi persyaratan.

Sementara itu, Eko juga mengimbau kepada para jurnalis agar dalam memberitakan persoalan kelangkaan maupun penyaluran BBM tetap mengedepankan prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik.

Ia berharap setiap informasi yang disampaikan kepada publik terlebih dahulu dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Pemberitaan sebaiknya berimbang dan sesuai dengan kode etik jurnalistik,” katanya.

Lalu, oknum media mengangkat berita terkait jerigen makanya kami hentikan.

Persoalan kelangkaan BBM di Majene kini menjadi perhatian masyarakat. Publik berharap adanya keterbukaan mengenai kondisi pasokan BBM, mekanisme penyaluran, serta pengawasan terhadap penggunaan BBM bersubsidi sehingga tidak merugikan masyarakat yang memang berhak mendapatkannya.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

    Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Komite Organisasi Masyarakat Adat, Budaya, Pusaka, dan Sejarah bersama Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan kekecewaannya terhadap PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk. Kekecewaan ini dipicu oleh ketidakseriusan perusahaan dalam menjawab persoalan tata kelola agraria dan kontribusi daerah. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) […]

  • HUT Sulbar ke-22, PMII Desak Pembangunan Nyata dan Solusi Bagi Pengangguran 

    HUT Sulbar ke-22, PMII Desak Pembangunan Nyata dan Solusi Bagi Pengangguran 

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Peringatan Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulawesi Barat menjadi momentum refleksi bagi Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulbar. PKC PMII Sulbar menilai pembangunan di daerah tersebut masih menghadapi sejumlah persoalan, terutama pemerataan pembangunan, ketersediaan lapangan kerja, serta pemenuhan hak dasar masyarakat. Ketua Bidang Hukum, HAM dan Advokasi Kebijakan Publik […]

  • Kesiapan Fiskal Bencana, Pemerintah Siapkan Cadangan Rp 65 Triliun

    Kesiapan Fiskal Bencana, Pemerintah Siapkan Cadangan Rp 65 Triliun

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah memiliki kapabilitas fiskal yang memadai guna merespons dan menanggulangi kebutuhan kebencanaan sepanjang tahun 2025 dan 2026. Kepastian ini disampaikan menyusul arahan Presiden Prabowo Subianto terkait alokasi bantuan bencana, yakni sebesar Rp 4 miliar bagi 52 kabupaten/kota dan Rp 20 miliar untuk setiap provinsi yang […]

  • Geruduk Polda Sulbar, Gerakan Vendetta Adukan Dugaan Masalah Proyek Puskesmas Karampuang

    Geruduk Polda Sulbar, Gerakan Vendetta Adukan Dugaan Masalah Proyek Puskesmas Karampuang

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Intelektual Aktivis Muda Sulawesi Barat (Gerakan Vendetta) gelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, Rabu (30/9/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyerahkan dokumen Laporan Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Polda Sulbar terkait dugaan ketidaksesuaian dalam pembangunan Puskesmas Karampuang, Kabupaten Mamuju. Proyek pembangunan Puskesmas […]

  • Maraknya Tambang Diduga Ilegal, Jhon Ketua Asosiasi Pertambangan Sipakalaqbi Angkat Bicara

    Maraknya Tambang Diduga Ilegal, Jhon Ketua Asosiasi Pertambangan Sipakalaqbi Angkat Bicara

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Sabarudien syam atau yang akrab disapa Jhon Ketua Umum Asosiasi tambang MBLB SIPAKALAQBIQ SULBAR Angkat bicara terkait isu beberapa perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi yang dilaporkan diduga melakukan pelanggaran atau kegiatan ilegal. Jhon menyayangkan apabila anggota Asosiasi yang dipimpinya terlibat dalam praktik tindakan ilegal dan melanggar hukum. “Kami Asosiasi Tambang MBLB Sipakalaqbiq Sulawesi […]

  • Hasil Konfercab GAMKI Mamasa, Seaklangi Terpilih jadi Ketua Periode 2026-2029

    Hasil Konfercab GAMKI Mamasa, Seaklangi Terpilih jadi Ketua Periode 2026-2029

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Mamasa menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) 2026 di Resto Tepian dari Hati, Rante-Rante, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Minggu (20/9/2026). Forum organisasi tersebut menetapkan Seaklangi, sebagai Ketua Umum DPC GAMKI Kabupaten Mamasa periode 2026–2029. Seaklangi terpilih melalui mekanisme aklamasi dalam […]

expand_less