Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Bupati Mamuju Tengah Pastikan Nasib PPPK Aman, Rela Tunda Pembangunan demi Gaji Pegawai

Bupati Mamuju Tengah Pastikan Nasib PPPK Aman, Rela Tunda Pembangunan demi Gaji Pegawai

  • account_circle Ruli Syamsil
  • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
  • visibility 406
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, bergerak cepat merespons keresahan terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Isu ini mencuat menyusul adanya regulasi pembatasan belanja pegawai yang mulai menghantui berbagai daerah di Indonesia.

​Bupati Mamuju Tengah, Dr. Arsal Aras, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya tenaga PPPK, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang simpang siur.

​Kekhawatiran yang berkembang bersumber dari implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).

Aturan tersebut mewajibkan pemerintah daerah membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada tahun 2027 mendatang.

​Arsal mengakui bahwa kondisi fiskal Mamuju Tengah saat ini berada dalam posisi dilematis. Saat ini, proporsi belanja pegawai di Mateng telah melampaui angka 40 persen, bahkan sebelum menghitung secara penuh komponen beban PPPK yang baru.

​”Jika kebijakan ini dipaksakan tanpa melihat kondisi riil di daerah, dampaknya sangat besar. Tidak hanya PPPK, tetapi juga berpotensi mengganggu keberlangsungan tenaga PNS,” ujar Arsal saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (2/4/2026).

​Menghadapi tekanan fiskal dan pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pusat, Pemkab Mateng telah menyiapkan langkah strategis.

Arsal berencana mengirimkan surat resmi kepada pemerintah pusat untuk meminta peninjauan kembali atau penundaan implementasi aturan belanja pegawai tersebut.

​Upaya diplomasi ini bertujuan agar daerah memiliki ruang transisi untuk membenahi struktur anggaran tanpa harus melakukan pemecatan massal.

​Komitmen Utamakan Tenaga Kerja
​Bupati Arsal menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan kesejahteraan tenaga kerja dibandingkan proyek fisik atau pembangunan infrastruktur.

​”Saya meminta agar tidak panik. Fokuslah bekerja. Prinsip kami di Pemda, seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, kami bersedia menunda pembangunan demi kepentingan (gaji dan status) PPPK,” tegasnya.

​Meski demikian, ia memberikan catatan bahwa langkah pahit seperti merumahkan pegawai hanya akan menjadi opsi terakhir jika kondisi keuangan benar-benar sudah buntu dan pemangkasan anggaran dari pusat terus terjadi secara ekstrem.(*)

  • Penulis: Ruli Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mamuju Tengah Larang ASN Terima Gratifikasi Jelang Lebaran

    Bupati Mamuju Tengah Larang ASN Terima Gratifikasi Jelang Lebaran

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. H. Arsal Aras, mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah. Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Arsal mengimbau seluruh penyelenggara negara untuk menolak segala bentuk gratifikasi demi menjaga integritas birokrasi. ​Langkah preventif ini diambil guna […]

  • Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepatan BTT, BPKAD Siap Kawal Bantuan Korban Kebakaran Galung Tuluk Polewali Mandar

    Gubernur Suhardi Duka Perintahkan Percepatan BTT, BPKAD Siap Kawal Bantuan Korban Kebakaran Galung Tuluk Polewali Mandar

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, mengikuti rapat terbatas yang digelar di Ruang Rapat Gubernur Sulawesi Barat, Senin (2/3/2026). Rapat dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana. Turut hadir para Asisten Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. […]

  • PKC PMII Sulbar Apresiasi Aksi Kolaborasi Cegah Stunting di Majene

    PKC PMII Sulbar Apresiasi Aksi Kolaborasi Cegah Stunting di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi kemanusiaan yang diinisiasi oleh Kanit Lantas Polres Majene bersama Korps HMI Wati (KOHATI) dan Korps PMII Putri (KOPRI).  Sinergi lintas sektor tersebut diwujudkan melalui aksi bakti sosial yang difokuskan pada upaya pencegahan stunting di wilayah Kabupaten […]

  • Lima Jembatan Garuda di Majene Diresmikan, Akses Warga hingga Hasil Pertanian Makin Terbuka

    Lima Jembatan Garuda di Majene Diresmikan, Akses Warga hingga Hasil Pertanian Makin Terbuka

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Harapan masyarakat di sejumlah wilayah pedesaan Kabupaten Majene untuk memiliki akses transportasi yang lebih mudah dan aman mendapat titik terang.  Sebanyak lima Jembatan Garuda di Kabupaten Majene turut diresmikan dalam rangkaian kegiatan Launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 titik Air Bersih yang mengusung tema “Negara Hadir untuk Rakyat”, Kamis (13/8/2026). Peresmian tersebut […]

  • Cekcok Pedagang Buah di Pasar Baru Mamuju Nyaris Baku Hantam

    Cekcok Pedagang Buah di Pasar Baru Mamuju Nyaris Baku Hantam

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Personel Sat Samapta Polresta Mamuju bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait insiden keributan yang pecah di kawasan Pasar Baru, Mamuju, pada Senin (02/02/2026) malam. ​Aksi sigap ini bermula dari laporan warga melalui Call Center 110 Polri yang menginformasikan adanya ketegangan di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Patroli Bermotor (Patmor) yang dipimpin […]

  • Aparat Amankan Kelompok Pemuda Pemicu Keributan Dalam Kamar Kos di Mamuju

    Aparat Amankan Kelompok Pemuda Pemicu Keributan Dalam Kamar Kos di Mamuju

    • 0Komentar

    Mamuju,Sulbarupdate.id – Menanggapi laporan warga yang diterima melalui layanan pusat panggilan 110 Polri pada Senin malam, 15 Desember 2025, sekira pukul 22.00 WITA, jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju segera bertindak. ​Piket Patroli Motor (Patmor) Samapta Polresta Mamuju langsung bergegas menuju lokasi kejadian di Jalan Pongtiku, Mamuju, Kabupaten Mamuju. Laporan tersebut mengindikasikan adanya kelompok pemuda […]

expand_less