Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Oknum Guru PPPK Madrasah di Polman Diduga Cabuli Sejumlah Siswa

Oknum Guru PPPK Madrasah di Polman Diduga Cabuli Sejumlah Siswa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • visibility 613
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diguncang isu dugaan pelecehan seksual.

Seorang oknum guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sebuah madrasah di Kabupaten Polman diduga kuat telah melecehkan sejumlah siswanya.

​Meskipun kasus ini telah menjadi perbincangan hangat, namun hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke pihak kepolisian.

Hal ini memicu desakan dari aktivis perlindungan anak agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan tanpa menunggu laporan formal.

​Aktivis Peduli Anak, Retno Dwi Utami, menegaskan bahwa kepolisian seharusnya mengambil langkah proaktif mengingat dampak psikologis yang dialami para korban sangat besar.

​”Walaupun belum ada laporan resmi, sebaiknya polisi segera bertindak. Apalagi terduga pelaku adalah seorang pendidik yang seharusnya menjadi pelindung bagi siswa,” ujar Retno, Kamis (16/04/2026).

​Retno menambahkan bahwa tindakan tegas diperlukan untuk mencegah jatuhnya korban baru dan memutus rantai trauma.

Ia mengkhawatirkan jika tidak ditangani secara serius, para korban berisiko mengalami trauma berkepanjangan atau bahkan berpotensi menjadi pelaku di masa depan akibat penyimpangan perilaku yang mereka alami.

​Menurut Direktur Lembaga Lentera Perempuan Mandar ini, ada alasan kuat mengapa para korban hingga kini masih enggan bersuara.

Rasa malu dan ketakutan akan intimidasi menjadi penghalang utama.

​”Korban merasa terbebani dengan stigma negatif di masyarakat dan adanya potensi tekanan atau diskriminasi dari pihak tertentu jika korban berani melakukan speak-up,” Ujar Retno.

​Lembaga Lentera Perempuan Mandar meminta pihak terkait untuk tidak menganggap remeh masalah ini atau menyelesaikannya secara kekeluargaan jika terbukti benar.

​”Kasus ini jangan dianggap lumrah. Jika memang terbukti, terduga pelaku harus diproses hukum sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu,” tegas Retno menutup keterangannya.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak madrasah maupun kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah-langkah yang akan diambil menyikapi dugaan kasus pelecehan tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korwil MBG Mamasa Angkat Bicara Perihal 14 Siswa Diduga Keracunan MBG di Tabulahan

    Korwil MBG Mamasa Angkat Bicara Perihal 14 Siswa Diduga Keracunan MBG di Tabulahan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Koordinator wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Mamasa, Muhammad Syahrul Gunawan, angkat bicara perihal adanya 14 siswa SMP Negeri 1 Tabulahan, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, yang diduga keracunan usai konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (28/9/2026). Informasi yang dihimpun Sulbarupdate.id, dari 14 siswa tersebut, delapan masih menjalani perawatan di Puskesmas Tabulahan, sementara […]

  • Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Majene, 16 Kambing Dilaporkan Hangus

    Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Majene, 16 Kambing Dilaporkan Hangus

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan kembali terjadi di Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (25/8/2026) malam. Kebakaran dilaporkan semakin mengkhawatirkan karena kondisi angin di lokasi cukup kencang. Berdasarkan pantauan siaran langsung akun TikTok Satria, sedikitnya 16 ekor kambing dilaporkan hangus terbakar, sementara beberapa kambing lainnya mengalami luka bakar. Kandang ternak juga ikut dilalap […]

  • Gubernur Sulbar Instruksikan Standarisasi Rujukan Stunting di Seluruh RSUD

    Gubernur Sulbar Instruksikan Standarisasi Rujukan Stunting di Seluruh RSUD

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), secara instruktif memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi untuk segera mereplikasi dan meluncurkan Pos Pelayanan Terpadu Rujukan Stunting di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pada lima kabupaten di Sulbar. Langkah strategis ini diambil guna memacu percepatan penurunan prevalensi stunting di wilayah tersebut. Instruksi tegas ini disampaikan saat […]

  • Seorang Pria di Mamuju Tewas Jatuh dari Pohon Durian

    Seorang Pria di Mamuju Tewas Jatuh dari Pohon Durian

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Suasana duka menyelimuti Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, setelah sebuah insiden fatal merenggut nyawa seorang pria bernama Rusli (40). Korban mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Mamuju pasca terjatuh dari pohon durian setinggi puluhan meter saat sedang bekerja, Senin 22 Desember 2025. Kronologi Peristiwa Peristiwa naas ini bermula sekira pukul 07.00 WITA di Lingkungan […]

  • Menimbang Skenario Kursi Kosong Merdeka Barat

    Menimbang Skenario Kursi Kosong Merdeka Barat

    • 0Komentar

    Oleh: Firdaus. Sulbarupdate.id – Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memanaskan suhu politik di Medan Merdeka.  Kali ini, pemicunya adalah Gugatan Nomor Perkara 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 di Mahkamah Konstitusi (MK). Diajukan oleh 12 pemohon, gugatan tersebut mempersoalkan keabsahan ijazah Gibran saat mendaftar Pilpres 2024—sebuah materi gugatan yang oleh kuasa hukum KPU dinilai sudah menyerempet wilayah […]

  • Ribuan Penerima Manfaat Nikmati Makan Bergizi Gratis di Sumarorong

    Ribuan Penerima Manfaat Nikmati Makan Bergizi Gratis di Sumarorong

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumarorong Batang Uru, Kabupaten Mamasa, kembali menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat. Penyaluran dipusatkan di Aula Tondok Tallu, Kelurahan Sumarorong, Kecamatan Sumarorong, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 2.913 penerima manfaat menikmati MBG tersebut. Mulai dari anak sekolah, pendidik, hingga kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan […]

expand_less