Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Oknum Guru PPPK Madrasah di Polman Diduga Cabuli Sejumlah Siswa

Oknum Guru PPPK Madrasah di Polman Diduga Cabuli Sejumlah Siswa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • visibility 633
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diguncang isu dugaan pelecehan seksual.

Seorang oknum guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sebuah madrasah di Kabupaten Polman diduga kuat telah melecehkan sejumlah siswanya.

​Meskipun kasus ini telah menjadi perbincangan hangat, namun hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke pihak kepolisian.

Hal ini memicu desakan dari aktivis perlindungan anak agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan tanpa menunggu laporan formal.

​Aktivis Peduli Anak, Retno Dwi Utami, menegaskan bahwa kepolisian seharusnya mengambil langkah proaktif mengingat dampak psikologis yang dialami para korban sangat besar.

​”Walaupun belum ada laporan resmi, sebaiknya polisi segera bertindak. Apalagi terduga pelaku adalah seorang pendidik yang seharusnya menjadi pelindung bagi siswa,” ujar Retno, Kamis (16/04/2026).

​Retno menambahkan bahwa tindakan tegas diperlukan untuk mencegah jatuhnya korban baru dan memutus rantai trauma.

Ia mengkhawatirkan jika tidak ditangani secara serius, para korban berisiko mengalami trauma berkepanjangan atau bahkan berpotensi menjadi pelaku di masa depan akibat penyimpangan perilaku yang mereka alami.

​Menurut Direktur Lembaga Lentera Perempuan Mandar ini, ada alasan kuat mengapa para korban hingga kini masih enggan bersuara.

Rasa malu dan ketakutan akan intimidasi menjadi penghalang utama.

​”Korban merasa terbebani dengan stigma negatif di masyarakat dan adanya potensi tekanan atau diskriminasi dari pihak tertentu jika korban berani melakukan speak-up,” Ujar Retno.

​Lembaga Lentera Perempuan Mandar meminta pihak terkait untuk tidak menganggap remeh masalah ini atau menyelesaikannya secara kekeluargaan jika terbukti benar.

​”Kasus ini jangan dianggap lumrah. Jika memang terbukti, terduga pelaku harus diproses hukum sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu,” tegas Retno menutup keterangannya.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak madrasah maupun kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah-langkah yang akan diambil menyikapi dugaan kasus pelecehan tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gema Takbir di Bumi Kondosapata, Ribuan Warga Mamasa Tumpah Ruah Rayakan Malam Takbiran

    Gema Takbir di Bumi Kondosapata, Ribuan Warga Mamasa Tumpah Ruah Rayakan Malam Takbiran

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Gema takbir berkumandang memecah kesunyian malam di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Ribuan umat Muslim setempat menggelar Karnaval Takbiran dalam rangka menyambut Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026) malam. Iring-iringan pawai dimulai dari Kecamatan Tandukalua tepat setelah salat Isya. Rombongan yang dilepas oleh Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman ini bergerak meriah menuju titik […]

  • Piala Dunia 2026: Enam Tiket Tersisa Untuk Siapa Saja?

    Piala Dunia 2026: Enam Tiket Tersisa Untuk Siapa Saja?

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Sudah ada 42 negara yang memastikan tempat di Piala Dunia 2026, dengan demikian masih ada enam tiket tersisa untuk berlaga pada pesta sepak bola dunia tahun depan. Belgia, Australia, Swiss, Spanyol, Skotlandia, Panama, Haiti, dan Curacao menjadi delapan negara terakhir yang semringah menyambut keberhasilan melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 pada […]

  • MK Perkuat Perlindungan Wartawan, Sengketa Jurnalistik Wajib Lewat Dewan Pers

    MK Perkuat Perlindungan Wartawan, Sengketa Jurnalistik Wajib Lewat Dewan Pers

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi mempertegas perlindungan hukum bagi wartawan melalui putusan atas uji materiil Pasal 8 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam putusan Nomor 145/PUU-XXIII/2025 yang dibacakan pada Senin (19/1/2026), MK menyatakan bahwa sanksi pidana maupun perdata terhadap wartawan hanya dapat digunakan sebagai langkah terakhir setelah menempuh mekanisme di […]

  • DPRD dan Pemkab Mamasa Sahkan Tiga Ranperda, Termasuk APBD Perubahan 2026

    DPRD dan Pemkab Mamasa Sahkan Tiga Ranperda, Termasuk APBD Perubahan 2026

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten Mamasa menyepakati dan menetapkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam Rapat Paripurna DPRD Mamasa, Rabu (30/9/2026) malam. Tiga Ranperda yang disahkan yakni Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Ranperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah, serta Ranperda tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak. Rapat paripurna […]

  • Rujuk Pasien ke Makassar, Mobil Ambulance RSUD Sulbar Kecelakaan di Majene

    Rujuk Pasien ke Makassar, Mobil Ambulance RSUD Sulbar Kecelakaan di Majene

    • 0Komentar

    Majene, Sulbarupdate.id – Mobil ambulance milik RSUD Regional Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan alami kecelakaan di Majene, Kabupaten Majene. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Baru, Kecamatan Baggae, Kabupaten Majene, Minggu, 14 Desember 2024 sekira pukul 02:00 dini hari tadi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanaya kondisi mobil ambulance rusak parah. Dikonfirmasi Kasat Lantas Polres […]

  • Lentera dari Sespa Mamasa, Perjuangan Mandiri Aniela Juinivita Raih Emas Nasional

    Lentera dari Sespa Mamasa, Perjuangan Mandiri Aniela Juinivita Raih Emas Nasional

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di tengah keterbatasan fasilitas dan minimnya atensi birokrasi, seorang remaja putri dari pelosok Kabupaten Mamasa membuktikan bahwa prestasi tak butuh permisi. Aniela Juinivita, siswi SMPN 001 Sesenapadang (Sespa) sukses menggetarkan panggung nasional dengan menyabet Medali Emas Predikat Skor A dalam ajang Bakat Generasi Muda Berprestasi Tingkat Nasional 2026. ​Prestasi ini bukan sekadar […]

expand_less