Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Bocah 9 Tahun di Polman Tewas Tenggelam saat Asyik Memancing di Irigasi Wonomulyo

Bocah 9 Tahun di Polman Tewas Tenggelam saat Asyik Memancing di Irigasi Wonomulyo

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
  • visibility 256
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Nasib nahas menimpa seorang bocah laki-laki berinisial MA (9) di Desa Sumberjo Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Korban ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus deras saat sedang asyik memancing di saluran irigasi, Kamis pagi (14/5/2026) sekira pukul 07:30 wita.

​Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, peristiwa bermula ketika korban bersama dua rekannya mendatangi saluran irigasi untuk memancing ikan.

Di sela aktivitas tersebut, korban diduga memutuskan untuk berenang. Namun, derasnya arus irigasi seketika menyeret tubuh mungil MA menuju area pintu air.

​”Korban diduga berenang sebelum akhirnya terseret arus deras. Karena kondisi air yang cukup dalam sekitar dua meter dan aliran yang kuat, korban tidak mampu menyelamatkan diri,” ujar AKP Sandy di lokasi kejadian.

​Warga sekitar yang menyadari adanya anak tenggelam segera melakukan upaya pencarian secara manual. Nahas, saat berhasil dievakuasi dari dasar saluran, nyawa MA sudah tidak tertolong lagi.

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, selain arus yang kencang, kondisi fisik saluran irigasi turut menjadi faktor risiko. Dasar irigasi yang dipenuhi batu dan material keras diduga memperparah kondisi korban saat terseret arus.

​Setelah dievakuasi, jenazah MA langsung dibawa ke rumah duka di Desa Sumberjo. Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai musibah murni.

​”Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Jenazah rencananya akan dimakamkan siang ini di TPU Desa Sumberjo,” tambah Sandy.

​Menyikapi tragedi ini, AKP Sandy Indrajatiwiguna mengimbau kepada seluruh orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di dekat aliran air.

​”Kami meminta masyarakat lebih waspada. Jangan biarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan di sekitar saluran air atau sungai, apalagi saat debit air meningkat dan arus sedang deras,” tegasnya.(**)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Mamasa Temui Mentan RI

    Perkuat Sektor Pertanian, Bupati Mamasa Temui Mentan RI

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan pertemuan strategis dengan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Jakarta.  Pertemuan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengakselerasi potensi pertanian di Kabupaten Mamasa melalui dukungan pemerintah pusat. ​Pertemuan tersebut difokuskan pada tindak lanjut hasil kunjungan tim tenaga ahli Kementan ke Mamasa beberapa waktu lalu. Bersama Biro […]

  • Pemukiman Warga di Hahangan Aralle Diterjang Banjir, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak

    Pemukiman Warga di Hahangan Aralle Diterjang Banjir, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menyebabkan debit air sungai di Kecamatan Aralle meningkat hingga meluap ke pemukiman warga pada Kamis sore (14/5/2026). ​Peristiwa ini tepatnya terjadi di Desa Hahangan. Air mulai memasuki halaman dan rumah penduduk setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat tanpa henti sejak siang hingga […]

  • NICOLAS MADURO

    NICOLAS MADURO

    • 0Komentar

    Oleh: Zacky Antony *CARACAS*, Kota berpenduduk sekitar 3 juta jiwa, menjelang tengah malam Sabtu (3/1) mati lampu. Bukan sedang ada pemadaman bergilir, tapi itu adalah bagian dari strategi intelijen AS. Kota dengan tingkat pembunuhan salah satu yang tertinggi di dunia itu gelap gulita. Saat itulah operasi rahasia CIA dimulai. Pukul 22.10 waktu Amerika, Presiden AS […]

  • Sengketa Lahan di Tobadak Mateng, Kesaksian Saling Jegal Antara Kelompok Tani dan Pemkab

    Sengketa Lahan di Tobadak Mateng, Kesaksian Saling Jegal Antara Kelompok Tani dan Pemkab

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Persidangan kasus sengketa lahan seluas 115 hektare di wilayah Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, antara kelompok tani Pak Balo melawan PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM) terus menyita perhatian publik. ​Dalam rangkaian persidangan yang berlangsung sejak April hingga Juni 2026 di Pengadilan Negeri Mamuju, majelis hakim dihadapkan pada rentetan kesaksian yang saling […]

  • Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

    Aktivis Desak Kemendagri Percepat Pengisian Jabatan Wakil Gubernur Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sejumlah aktivis dan elemen masyarakat sipil di Sulawesi Barat (Sulbar) mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mempercepat proses pengisian jabatan Wakil Gubernur yang hingga kini masih kosong. Kekosongan kursi nomor dua di pemerintahan provinsi tersebut dinilai mulai menghambat ritme kerja dan pengawasan program strategis daerah. ​Aktivis Sulbar, Akbar, menyatakan bahwa Kemendagri harus […]

  • Pemkab Mamasa Imbau Masyarakat Semarakkan Peringatan HUT ke-81 RI

    Pemkab Mamasa Imbau Masyarakat Semarakkan Peringatan HUT ke-81 RI

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa secara resmi mengeluarkan imbauan kepada seluruh jajaran instansi dan lapisan masyarakat untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. Imbauan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 009/748/SET/VII/2026 yang ditandatangani langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, pada Senin (27/7/2026).  ​Penerbitan surat ini merupakan tindak lanjut dari […]

expand_less