Breaking News
light_mode
Beranda » Makassar » Mangkir RDP Dua Kali, DPRD Makassar Ancam Panggil Paksa PT GMTD

Mangkir RDP Dua Kali, DPRD Makassar Ancam Panggil Paksa PT GMTD

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • visibility 329
  • comment 0 komentar

MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar berang terhadap sikap PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) yang mangkir dalam rapat dengar pendapat (RDP) sebanyak dua kali berturut-turut.

DPRD kini membuka opsi pemanggilan paksa hingga rekomendasi penghentian sementara perizinan terhadap pengembang tersebut.

Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Imam Muzakkar, menegaskan bahwa lembaga legislatif memiliki kewenangan penuh untuk memanggil pihak mana pun yang beroperasi di wilayah Makassar, terutama jika terkait dengan kepentingan publik.

“Jangan sampai GMTD mengira DPRD tidak punya kekuatan mendasar. Kami berhak memanggil siapa pun, apalagi jika kegiatannya merugikan masyarakat,” tegas Imam dalam RDP di Gedung Sementara DPRD Makassar, Jalan Hertasning, Jumat (30/01).

Ketegasan DPRD ini dipicu oleh surat resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar yang meminta klarifikasi sekaligus penghentian sementara proses perizinan GMTD. Imam menyebut surat tersebut sebagai langkah luar biasa yang jarang terjadi.

“Ini ‘surat sakti’. Baru pertama kali Wali Kota mengirimkan surat meminta pemberhentian sementara perizinan. Artinya, ada persoalan yang sangat krusial di dalamnya,” ujar legislator dua periode tersebut.

Merujuk pada data RDP di tingkat Provinsi Sulsel, Pemprov yang memiliki saham 13% disebut hanya menerima Rp5,5 miliar dari yang seharusnya Rp11 miliar. Hal serupa diduga terjadi pada saham milik Pemkot Makassar dan Pemkab Gowa yang masing-masing sebesar 6,5%.

“Secara aturan, jika kembali tidak hadir, kita bisa mengusulkan undangan paksa atau rekomendasi pemberhentian izin. Namun, eksekusinya tetap ada di tangan pemerintah kota,” pungkas Imam.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT GMTD belum memberikan keterangan resmi terkait ketidakhadiran mereka dalam rapat tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    • 0Komentar

    MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Mateng. Penyerahan dokumen penting tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Mateng, Senin (30/4/2026). ​Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menyerahkan langsung dokumen tersebut sebagai bentuk transparansi dan evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun […]

  • Sukses Tekan Pengangguran, Sulbar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik dari Kemendagri

    Sukses Tekan Pengangguran, Sulbar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik dari Kemendagri

    • 0Komentar

    KENDARI, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional.  Di bawah komando Gubernur Suhardi Duka, Sulbar dinobatkan sebagai Provinsi Terbaik I dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung dalam acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) […]

  • BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Diduga Jadi Korban Penganiayaan Gegara Antrian di SPBU Lambanan

    BREAKING NEWS:Pria di Mamasa Diduga Jadi Korban Penganiayaan Gegara Antrian di SPBU Lambanan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Seorang pria diduga menjadi korban penganiayaan setelah terjadi persoalan terkait antrean pembelian BBM menggunakan jeriken di SPBU Lambanan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Informasi tersebut mencuat melalui sebuah unggahan media sosial Facebook oleh akun Uchu Danunan, Selasa (25/8/2026) pagi. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa korban diduga mengalami penganiayaan oleh pegawai SPBU Lambanan. Unggahan […]

  • 2 Wanita di Majene Diduga Curi Uang dalam Kamar Kos Belasan Juta Rupiah

    2 Wanita di Majene Diduga Curi Uang dalam Kamar Kos Belasan Juta Rupiah

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Dua wanita diduga terlibat kasus pencurian uang di sebuah rumah kost di Lingkungan Pakkola, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Rabu (29/7)2026). Keduanya berhasil diamankan setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan oleh aparat kepolisian Polres Majene.  Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial AL (23), warga Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, dan AF (27), warga Kelurahan […]

  • Strategi “Kandang Gajah” di Timur, PSI Bidik Basis NasDem Sulsel

    Strategi “Kandang Gajah” di Timur, PSI Bidik Basis NasDem Sulsel

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Peta politik Sulawesi Selatan (Sulsel) menjelang Pemilu 2029 dipastikan memanas. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara terbuka mematok target ambisius untuk merebut kemenangan di wilayah yang selama ini menjadi lumbung suara Partai NasDem tersebut. Dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI se-Sulsel dan Sulbar di Makassar, Rabu (28/1), Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memberikan […]

  • Andri Prayoga Putra Singkarru, Sambangi Korban Kebakaran di Tandukkalua

    Andri Prayoga Putra Singkarru, Sambangi Korban Kebakaran di Tandukkalua

    • 0Komentar

    Senator asal Sulawesi Barat Andri Prayoga Putra Singkarru melakukan kunjungan langsung kepada korban kebakaran di minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa. Kamis, 18 Desember 2025. Andri datang bersama Tim Rumah Aspirasi miliknya di Kabupaten Mamasa sekaligus memberikan bantuan langsung kepada korban kebakaran. “Hari ini kita di Minake Kecamatan Tandukkalua, tadi menyerahkan bantuan alsintan di osango Kecamatan […]

expand_less