Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Buntut Temuan Belatung, Pengawasan Dapur MBG di Mamasa Diperketat

Buntut Temuan Belatung, Pengawasan Dapur MBG di Mamasa Diperketat

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 345
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi memperketat pengawasan di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah tegas ini diambil menyusul temuan belatung pada menu makanan di wilayah Aralle yang sempat mencuat beberapa waktu lalu.

Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Mamasa, Muhammad Syahrul Gunawan, menyatakan bahwa pihaknya bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Kabupaten akan melakukan inspeksi rutin guna memastikan standar higienitas dan kelayakan konsumsi terpenuhi sebelum makanan sampai ke tangan penerima manfaat.

“Kami sudah bersepakat untuk melakukan pengawasan rutin secara ketat agar kejadian menonjol tidak terulang kembali. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menjaga mutu layanan,” ujar Syahrul, Senin (4/5/2026).

Syahrul menekankan bahwa intervensi ini bukan bertujuan untuk mencampuri urusan operasional internal SPPG, melainkan sebagai fungsi kontrol terhadap proses produksi dan pemilihan bahan baku di setiap dapur.

Untuk memperkuat lini pengawasan, Syahrul menginstruksikan para kader di tingkat sekolah dan Posyandu untuk bertindak sebagai garda terdepan dalam pengecekan kualitas.

Protokol baru yang wajib dipatuhi antara lain melakukan pengecekan menyeluruh terhadap menu makanan saat tiba di lokasi distribusi. Larangan keras menandatangani berita acara serah terima sebelum bahan baku dan menu dinyatakan layak konsumsi.

Jika ditemukan menu yang tidak sesuai SOP, PIC atau kader wajib segera berkoordinasi dengan Kepala SPPG untuk melakukan evaluasi dan penggantian menu seketika.

Terkait respons publik, Syahrul mengimbau masyarakat untuk lebih mengedepankan koordinasi langsung jika menemukan kejanggalan pada menu makanan.

Ia meminta warga melaporkan temuan tersebut kepada pihak SPPG atau relawan setempat agar solusi cepat—seperti penggantian menu—dapat segera dilakukan.

“Kami berharap program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini tetap berjalan maksimal demi mewujudkan target Generasi Emas 2045,” pungkasnya.

Langkah preventif ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus menjamin hak pemenuhan gizi anak-anak di Kabupaten Mamasa tetap terjaga dengan standar keamanan pangan yang tinggi.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Polman Amankan Pria di Matakali Bersama 31 Paket Sabu

    Polres Polman Amankan Pria di Matakali Bersama 31 Paket Sabu

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Polewali Mandar (Polman) amankan seorang pria berinisial M, 29 tahun diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.  Pengungkapan dugaan tindak pidana narkotika di wilayah Tonrolima, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Minggu (2/8/2026) lalu.  Penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas narkotika di wilayah Tonrolima. Menindaklanjuti […]

  • HUT ke-32 Klasis Malimbong, Bupati Mamasa Ajak Gereja Jadi Solusi Persoalan Masyarakat

    HUT ke-32 Klasis Malimbong, Bupati Mamasa Ajak Gereja Jadi Solusi Persoalan Masyarakat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Klasis Malimbong ke-32 yang dipusatkan di Desa Matande, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Jumat (20/2/2026). ​Acara yang berlangsung khidmat di Jemaat Matande ini dihadiri oleh perwakilan dari tujuh jemaat, yakni Jemaat Pasapa’, Paladan, Sipaing, Garonggong, Salutimbu, Dadeko, dan Salubungin. Selain ibadah syukur, prosesi […]

  • Ratusan Umat Muslim di Mamasa Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Tribun

    Ratusan Umat Muslim di Mamasa Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Tribun

    • 0Komentar

      ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Ratusan umat Muslim di Kabupaten Mamasa melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang dipusatkan di pelataran Tribun Kondosapata’, Sabtu (21/3/2026) pagi. Prosesi ibadah berlangsung khidmat di bawah kawalan pengamanan ketat dari pihak berwajib. ​Pantauan di lokasi, jamaah mulai memadati area tribun sejak pukul 06.00 WITA. Gema takbir dan selawat terus berkumandang […]

  • Diikuti 180 Pecatur Bupati Cup I Resmi Dibuka, Ada 8 Master Ikut Tarung 

    Diikuti 180 Pecatur Bupati Cup I Resmi Dibuka, Ada 8 Master Ikut Tarung 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa kini mulai menancapkan taringnya di dunia asah otak. Untuk pertama kalinya, Turnamen Catur Bupati Mamasa Cup I resmi digelar. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, di tribun Lapangan Kondosapata pada Sabtu (20/12/2025). Turnamen yang berlangsung selama tiga hari (20–22 Desember 2025) ini bukan sekadar lomba biasa, melainkan […]

  • Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud: Pembangunan Harus Sejalan Dengan Moralitas Iman

    Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud: Pembangunan Harus Sejalan Dengan Moralitas Iman

    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, Sulbarupdate.id – Menutup lembaran tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyelenggarakan kegiatan “Dzikir dan Doa untuk Negeri” yang dipusatkan di Balikpapan Islamic Center (BIC) pada Rabu (31/12/2025). Mengangkat tema “Muhasabah Diri Raih Prestasi, Mewujudkan Balikpapan Madinatul Iman”, acara ini menjadi momentum bagi jajaran pejabat pemerintah dan elemen masyarakat untuk bersimpuh dalam refleksi spiritual sekaligus […]

  • Polemik SHM di Kawasan Hutan Mamasa, DPRD Desak Pemda dan BPN Segera Bertindak

    Polemik SHM di Kawasan Hutan Mamasa, DPRD Desak Pemda dan BPN Segera Bertindak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk segera melakukan inventarisasi lahan menyusul banyaknya laporan terkait Sertifikat Hak Milik (SHM) warga yang masuk dalam kawasan hutan lindung dan konservasi. ​Kondisi ini dinilai memicu ketimpangan sosial yang serius, lantaran warga kehilangan akses untuk mengelola […]

expand_less