Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Guru PPPK Berpeluang Ikut Seleksi PNS 2027, Ini Skema dan Formasinya!

Guru PPPK Berpeluang Ikut Seleksi PNS 2027, Ini Skema dan Formasinya!

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id — Kabar baik bagi para guru yang saat ini berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pemerintah membuka peluang bagi guru PPPK untuk mengikuti seleksi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diperkirakan mulai dibuka pada awal 2027.

Rencana tersebut menjadi bagian dari penataan status dan kebutuhan tenaga pendidik secara nasional yang tengah dibahas pemerintah bersama DPR.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyampaikan bahwa guru PPPK penuh waktu nantinya akan diberikan kesempatan mengikuti seleksi untuk menjadi PNS.

“Guru PPPK akan diberikan kesempatan untuk mengikuti seleksi PNS yang diperkirakan pendaftarannya pada awal 2027,” demikian informasi yang disampaikan dalam pembahasan pemerintah dan DPR.

Namun, peluang tersebut bukan berarti seluruh guru PPPK otomatis diangkat menjadi PNS. Guru tetap harus mengikuti proses seleksi sesuai formasi, persyaratan dan ketentuan yang nantinya ditetapkan pemerintah.

Guru PPPK Paruh Waktu Diproses Menjadi Penuh Waktu

Selain peluang bagi PPPK penuh waktu untuk mengikuti seleksi PNS, pemerintah juga menyiapkan skema bagi guru yang masih berstatus PPPK paruh waktu.

Guru PPPK paruh waktu akan mendapat kesempatan untuk diproses menjadi PPPK penuh waktu pada 2027.

Data pemerintah mencatat jumlah PPPK guru mencapai sekitar 955.245 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 231.246 guru masih berstatus PPPK paruh waktu.

Penataan ini diharapkan dapat memberikan kepastian status kepegawaian bagi para tenaga pendidik yang selama ini masih berada dalam skema paruh waktu.

Status Guru PPPK Akan Dialihkan ke Pemerintah Pusat

Pemerintah dan DPR juga menyepakati arah penataan status kepegawaian guru PPPK menjadi pegawai pemerintah pusat.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menata pengelolaan tenaga pendidik secara nasional.

Kebijakan tersebut nantinya berkaitan dengan pengelolaan kepegawaian, kebutuhan guru, hingga pembiayaan yang harus disiapkan pemerintah.

Kebutuhan Guru Capai 526.689 Formasi
Di sisi lain, pemerintah juga tengah memproyeksikan kebutuhan guru secara nasional.

Kebutuhan tenaga pendidik diperkirakan mencapai 526.689 formasi. Kebutuhan tersebut antara lain berkaitan dengan pengembangan sejumlah program pendidikan pemerintah, seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Terintegrasi dan Sekolah Garuda.

Jumlah kebutuhan formasi ini menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan peluang dan mekanisme seleksi PNS bagi guru PPPK.

Artinya, guru PPPK yang nantinya mengikuti seleksi tetap harus menyesuaikan dengan kebutuhan formasi yang tersedia.

Guru Diminta Menunggu Aturan Resmi
Meski kabar tersebut menjadi angin segar bagi guru PPPK, pemerintah belum merinci seluruh mekanisme pendaftaran, persyaratan, jadwal serta formasi yang akan dibuka.

Karena itu, guru PPPK diimbau tidak langsung mempercayai informasi mengenai pendaftaran CPNS 2027 yang beredar di media sosial, terutama jika berasal dari tautan atau sumber yang tidak resmi.

Informasi mengenai jadwal dan mekanisme seleksi sebaiknya menunggu pengumuman resmi pemerintah melalui kanal resmi Kementerian PANRB dan instansi terkait.

Dengan demikian, skema yang sedang disiapkan pemerintah saat ini dapat diringkas sebagai berikut:
Guru PPPK penuh waktu mendapat kesempatan mengikuti seleksi PNS yang diperkirakan dibuka pada awal 2027.
Guru PPPK paruh waktu akan diproses untuk menjadi PPPK penuh waktu.

Status kepegawaian guru PPPK diarahkan menjadi pegawai pemerintah pusat.
Seleksi PNS tetap berdasarkan kebutuhan dan formasi, sehingga tidak ada pengangkatan otomatis seluruh guru PPPK.

Pemerintah memproyeksikan kebutuhan sekitar 526.689 formasi guru secara nasional.

Kebijakan tersebut masih membutuhkan aturan teknis sebagai dasar pelaksanaan. Guru PPPK diharapkan mempersiapkan diri sambil menunggu pengumuman resmi terkait tahapan seleksi PNS 2027.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampanye Diet Plastik, Ketua TP PKK Mamasa Bagikan Tas Belanja di Pasar Tamalantik

    Kampanye Diet Plastik, Ketua TP PKK Mamasa Bagikan Tas Belanja di Pasar Tamalantik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa terus memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui kampanye pengurangan sampah plastik. Langkah nyata ini ditunjukkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mamasa, Adel Welem, dengan membagikan tas belanja ramah lingkungan kepada warga di Pasar Tamalantik, Jumat (16/1/2026). Kegiatan sosial ini dipantau langsung Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, yang […]

  • Hangatkan Asa di Kole, Sinergi Menuju Tata Kelola Wisata Mamasa yang Mandiri

    Hangatkan Asa di Kole, Sinergi Menuju Tata Kelola Wisata Mamasa yang Mandiri

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Mamasa yang sejuk, sebuah langkah strategis diambil untuk menghidupkan kembali potensi wisata lokal. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, meninjau Permandian Air Panas Kole, pada Sabtu, 24 Januari 2026. Diketahui wisata ini adalah sebuah destinasi yang menyimpan potensi besar namun memerlukan sentuhan manajerial yang lebih modern. Dalam kunjungan itu, Bupati tidak […]

  • Ini Jadwal Lengkap Imsakiyah Ramadan 1447 H 2026 M untuk Wilayah Mamasa

    Ini Jadwal Lengkap Imsakiyah Ramadan 1447 H 2026 M untuk Wilayah Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat resmi merilis jadwal Imsakiyah untuk bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Jadwal ini dikhususkan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Mamasa dan sekitarnya guna mempermudah pelaksanaan ibadah puasa. ​Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Dr. H. Adnan Nota, didampingi Kabid Bimas Islam, H. Haerul, mengimbau masyarakat untuk […]

  • Tragis, Seorang Warga di Mamuju Tengah Jatuh ke Sungai Budong-Budong

    Tragis, Seorang Warga di Mamuju Tengah Jatuh ke Sungai Budong-Budong

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Peristiwa nahas menimpa seorang warga Desa Babana bernama Adi di aliran Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (30/3/2026). Korban dilaporkan tenggelam setelah terjatuh dari perahu rakit penyeberangan (pincara) sekitar pukul 10.30 WITA. ​Peristiwa bermula saat Adi tengah mengantar mertuanya, Salmia, menyeberangi sungai yang menghubungkan Desa Babana dan Desa Budong-Budong […]

  • Polda Sulbar Canangkan Januari 2026 sebagai ‘Bulan Tertib Helm’

    Polda Sulbar Canangkan Januari 2026 sebagai ‘Bulan Tertib Helm’

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) resmi menetapkan Januari 2026 sebagai Bulan Tertib Helm. Kebijakan ini diambil sebagai langkah konkret kepolisian dalam mendisiplinkan pengguna kendaraan roda dua demi menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Sulawesi Barat. Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, menegaskan bahwa kampanye […]

  • Tepis Isu Perselingkuhan, Wakil Ketua DPRD Mamasa:”Itu Fitnah Tak Berdasar”

    Tepis Isu Perselingkuhan, Wakil Ketua DPRD Mamasa:”Itu Fitnah Tak Berdasar”

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, akhirnya angkat bicara perihal isu miring mengenai dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya belakangan ini. Melalui pernyataan resminya, Arwin secara tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak berdasar. ​Klarifikasi ini muncul menyusul pemberitaan di sejumlah media dan ruang publik, […]

expand_less