Breaking News
light_mode
Beranda » Breaking News » Gempa M7,7 Guncang Flores, Ruang Tunggu Pelabuhan Lorens Say Maumere Roboh

Gempa M7,7 Guncang Flores, Ruang Tunggu Pelabuhan Lorens Say Maumere Roboh

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 15 Agu 2026
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

MAUMERE, Sulbarupdate.id, – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.

Guncangan kuat menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan, termasuk fasilitas di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Kabupaten Sikka.

Ruang tunggu di Pelabuhan Lorens Say dilaporkan roboh akibat guncangan gempa. Kondisi tersebut terlihat dalam sejumlah dokumentasi warga yang beredar setelah gempa terjadi.

Informasi mengenai kerusakan di Pelabuhan Lorens Say juga dikonfirmasi dalam laporan awal terkait dampak gempa di wilayah Maumere.

Tim SAR gabungan turut melakukan penanganan terhadap dampak gempa dan mengecek kondisi bangunan yang terdampak. Gempa utama terjadi sekitar pukul 05.58 WITA.

Data awal BMKG mencatat gempa berada pada koordinat sekitar 8,36 LS dan 121,38 BT, dengan kedalaman 10 kilometer serta berjarak sekitar 100 kilometer barat laut Maumere.

Dalam pemutakhiran parameter, BMKG kemudian mencatat episenter gempa berada di laut pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT, atau sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 15 kilometer.

Gempa tersebut berkaitan dengan aktivitas Flores Back-Arc Thrust dan mekanisme sesar naik (thrust fault).

Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah

Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami. Warga yang berada di kawasan pesisir dilaporkan bergerak menjauh dari pantai dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi setelah merasakan guncangan kuat.

BMKG mencatat gelombang tsunami terdeteksi di sejumlah titik. Di Sikka, gelombang tercatat sekitar 20 sentimeter, sedangkan di Pelabuhan Kewapante mencapai 38 sentimeter.

Di Labuan Bajo, tsunami tercatat setinggi 36 sentimeter.

Gelombang tertinggi dalam pemantauan BMKG tercatat di Maurole, Kabupaten Ende, dengan ketinggian mencapai 94 sentimeter. Gelombang juga tercatat di Flores Timur, Dompu, Alor, Baubau, Bulukumba dan Kolaka.

Namun, masyarakat perlu mengetahui bahwa peringatan dini tsunami tersebut telah dinyatakan berakhir oleh BMKG pada pukul 07.30 WIB atau 08.30 WITA.

BMKG menyatakan tidak lagi mendeteksi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat di sepanjang pesisir terdampak.

Puluhan Gempa Susulan Terdeteksi
Pasca gempa utama, aktivitas gempa susulan masih terjadi. BMKG mencatat hingga pukul 07.07 WIB sedikitnya 37 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo antara M3,6 hingga M6,2. Salah satu gempa susulan tersebut dirasakan oleh masyarakat.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap gempa susulan dan tidak memasuki bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan struktur sebelum dinyatakan aman.

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah Flores. Intensitas hingga VI MMI tercatat di Wolowae, Kabupaten Nagekeo, dan Kota Bajawa. Sementara intensitas V MMI dirasakan di Ende, Borong dan Ruteng.

Bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan di wilayah Maumere, Manggarai Barat dan Labuan Bajo. Fasilitas Pelabuhan Maumere serta salah satu bangunan hotel di Labuan Bajo turut dilaporkan mengalami kerusakan.

BNPB menyampaikan bahwa data korban dan kerusakan masih dalam proses verifikasi bersama pemerintah daerah, BPBD, BMKG dan unsur terkait. Dalam pembaruan BMKG, BNPB menyebut sementara terdapat dua orang meninggal dunia akibat gempa tersebut.

BMKG juga telah menerjunkan tim ke wilayah terdampak untuk melakukan survei kerusakan secara menyeluruh.
Masyarakat diminta tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.

Warga yang bangunannya mengalami retakan atau kerusakan struktural diimbau untuk tidak masuk sebelum mendapatkan kepastian bahwa bangunan tersebut aman.

Informasi mengenai perkembangan korban, kerusakan dan gempa susulan masih dapat berubah seiring proses pendataan di lapangan.

Masyarakat disarankan mengikuti pembaruan resmi BMKG, BNPB, BPBD dan pemerintah daerah.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Mamuju Tengah Ungkap 10 Kasus Narkoba Dalam 3 Bulan 

    Polres Mamuju Tengah Ungkap 10 Kasus Narkoba Dalam 3 Bulan 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, berhasil membongkar sepuluh kasus tindak pidana narkotika selama periode April hingga Juni 2026.  Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 17 orang tersangka yang seluruhnya merupakan usia dewasa. Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Arie Prayetno, menyampaikan, para tersangka yang ditangkap memiliki peran berbeda. Sebanyak sembilan orang […]

  • Bupati Mamuju Tengah Pastikan Nasib PPPK Aman, Rela Tunda Pembangunan demi Gaji Pegawai

    Bupati Mamuju Tengah Pastikan Nasib PPPK Aman, Rela Tunda Pembangunan demi Gaji Pegawai

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, bergerak cepat merespons keresahan terkait isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Isu ini mencuat menyusul adanya regulasi pembatasan belanja pegawai yang mulai menghantui berbagai daerah di Indonesia. ​Bupati Mamuju Tengah, Dr. Arsal Aras, meminta seluruh Aparatur Sipil […]

  • Diduga Korsleting, Mobil Pick Up Terbakar Saat Diperbaiki di Bengkel Wonomulyo

    Diduga Korsleting, Mobil Pick Up Terbakar Saat Diperbaiki di Bengkel Wonomulyo

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran melanda satu unit mobil Daihatsu Grandmax Pick Up di Bengkel Agung Pratama Motor yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar pada Jumat pagi. Insiden yang terjadi padaJumat (17/04/2026) sekira pukul 11.00 WITA. Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi kejadian. ​Personel piket […]

  • Krisis Air Bersih Landa Majene, Kodim Langsung Turun Tangan

    Krisis Air Bersih Landa Majene, Kodim Langsung Turun Tangan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Di tengah keterbatasan ketersediaan air bersih yang mulai dirasakan masyarakat, Kodim 1401/Majene turun langsung membantu warga Lingkungan Salabose, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dengan menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 12.30 Wita. Bantuan air bersih diberikan kepada […]

  • Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Menjaga Marwah di Tengah Turbulensi Kebebasan

    Refleksi Hari Pers Nasional 2026, Menjaga Marwah di Tengah Turbulensi Kebebasan

    • 0Komentar

    Oleh: Hamsah Sabir Wartawan Muda PWI Sulawesi Barat Sembilan Februari kembali hadir bukan sekedar sebagai seremonial tahunan, melainkan sebagai momentum kontemplasi mendalam bagi seluruh insan pers di tanah air. Sebagai bagian dari korps jurnalis yang telah tersertifikasi melalui jenjang Wartawan Muda Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), hari ini disambut dengan rasa tanggung jawab yang kian membebani […]

  • Pejabat Eselon II Sulbar Dilantik Gubernur Suhardi Duka

    Pejabat Eselon II Sulbar Dilantik Gubernur Suhardi Duka

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di bawah naungan atap Ballroom Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), sebuah babak baru birokrasi resmi dimulai, Jumat 19 Desember 2025. Gubernur Suhardi Duka (SDK) mengukuhkan sepuluh punggawa baru dalam jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni rotasi, melainkan manifestasi dari hasil seleksi terbuka yang panjang dan transparan. Gubernur Suhardi […]

expand_less