Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » Eks Pj. Gubernur Sulbar Dicekal Keluar Negeri: Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Bibit Nenas Rp65 Milyar

Eks Pj. Gubernur Sulbar Dicekal Keluar Negeri: Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Bibit Nenas Rp65 Milyar

  • account_circle Amr
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 249
  • comment 0 komentar

MAKASSAR, SULBARUPDATE.ID- Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi umumkan pencekalan ke luar negeri eks PJ Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin ke luar negeri di kantor Kejati Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (30/12/2025) sore. Bahtiar Baharuddin mantan Pj Gubernur Sulsel sempat diperiksa terkait kasus dugaan korupsi bibit nanas senilai Rp60 miliar.

Kejati Sulsel secara resmi mencekal mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin untuk bepergian ke luar negeri.

Selain Bahtiar Baharuddin, lima orang lainnya juga dicekal.

Tiga dari lima orang itu, adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sulsel, seorang direktur perusahaan dan seorang karyawan.

Pencekalan itu, diumumkan langsung Kajati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi di kantor Kejati Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (30/12/2025) sore.

Didik didampingi, Aspidsus Rachmat Supriady, Asintel Ferizal, Kordinator Pidsus Masmudi, Kasi Ops Pidsus Hary Surahman dan Kasi Penkum Soetarmi.

“Langkah pencekalan ini untuk memastikan penyidikan berjalan dengan lancar dan mencegah kemungkinan para pihak mempersulit atau melarikan diri ke luar negeri,” kata Didik Farkhan Alisyahdi.

Adapun identitas ke enam orang itu, masih-masing;

  1. BB atau Bahtiar Baharuddin (Laki-laki, 54 Tahun), Pekerjaan: PNS/Mantan Penjabat (PJ) Gubernur Sulsel.
  2. HS (Laki-laki, 51 Tahun), Pekerjaan: PNS pada Pemprov Sulsel.
  3. RR (Perempuan, 35 Tahun), Pekerjaan: PNS
  4. UN (Perempuan, 49 Tahun), Pekerjaan: PNS.
  5. RM (Perempuan, 55 Tahun), Pekerjaan: Wiraswasta (Direktur Utama PT. AAN).
  6. RE (Laki-laki, 40 Tahun), Pekerjaan: Karyawan Swasta.

Perkembangan Penyidikan

Sebelum pengajuan cekal ini, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulsel telah melakukan pemeriksaan maraton terhadap mantan Pj Gubernur Sulsel, BB, pada Rabu (17/12/2025).

Pemeriksaan tersebut berlangsung selama kurang lebih 10 jam guna mendalami kebijakan terkait proyek pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar.

Penyidik menduga adanya praktik penggelembungan harga (mark-up) serta indikasi pengadaan fiktif.

Status keenam orang yang dicekal saat ini masih sebagai saksi.

Tim penyidik terus mendalami proses perencanaan dan penganggaran pengadaan bibit nanas tersebut.(*)

  • Penulis: Amr

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Khusus Dibentuk, Usut Tuntas Anak Putus Sekolah di Sulbar

    Tim Khusus Dibentuk, Usut Tuntas Anak Putus Sekolah di Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Angka anak putus sekolah (APS) di Sulawesi Barat masih jadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Pemerintah daerah terus berupaya memperbaiki layanan pendidikan, tapi grafik penurunannya belum terlihat signifikan. Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) mengatakan persoalan ini harus dibenahi dari akarnya. Ia ingin penyebab anak putus sekolah atau anak tidak sekolah digali lebih […]

  • Perkuat Sektor Agraris, DPD RI Salurkan Puluhan Alsintan di Mamasa

    Perkuat Sektor Agraris, DPD RI Salurkan Puluhan Alsintan di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Anggota DPD RI asal Sulawesi Barat, Andri Prayoga Putra Singkarru, lakukan langkah konkret dalam upaya modernisasi pertanian di Kabupaten Mamasa. Melalui serangkaian kunjungan kerja di tiga titik strategis, yakni Kecamatan Mamasa, Mambi, dan Tabulahan, Senator muda ini menyerahkan bantuan puluhan unit hand tractor secara langsung kepada kelompok tani setempat. Penyerahan bantuan ini […]

  • DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

    DPRD Mamasa Desak Dinas Terkait Lakukan Penertiban Parkir Dalam Kota Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa memberikan sorotan tajam terhadap semrawutnya tata kelola parkir di sejumlah titik vital pusat kota Mamasa. Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, kondisi ini dinilai tidak hanya mencederai estetika kota, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan. Dalam keterangannya, pimpinan legislatif tersebut mengungkapkan bahwa hasil observasi […]

  • Bulgaria Resmi Adopsi Euro, Jadi Anggota ke-21 Zona Euro

    Bulgaria Resmi Adopsi Euro, Jadi Anggota ke-21 Zona Euro

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Bulgaria resmi meninggalkan mata uang Lev dan beralih menggunakan Euro terhitung mulai 1 Januari 2026. Bergabungnya negara Balkan ini menjadikan Bulgaria sebagai anggota ke-21 Zona Euro, sekaligus menambah populasi pengguna mata uang tunggal Eropa menjadi lebih dari 350 juta orang. Momen bersejarah ini dirayakan dengan meriah di ibu kota Sofia. Langkah ini […]

  • Diduga Penyalahgunaan Data Nasabah, Warga Mamasa Kaget Namanya Tercatat Menunggak di PNM

    Diduga Penyalahgunaan Data Nasabah, Warga Mamasa Kaget Namanya Tercatat Menunggak di PNM

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.id — Dugaan persoalan administrasi hingga penyalahgunaan data nasabah kembali mencuat di lingkungan Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Mamasa. Seorang warga bernama Merlianti mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercatat memiliki tunggakan pinjaman aktif, padahal ia merasa tidak pernah lagi melakukan pengajuan kredit sejak beberapa tahun lalu.   Kasus tersebut terungkap saat Merlianti mengajukan permohonan kredit […]

  • ​Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Trans Sulawesi di Topoyo Dikeluhkan Warga

    ​Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Trans Sulawesi di Topoyo Dikeluhkan Warga

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kondisi Jalan Trans Sulawesi ruas Palu–Mamuju yang melintasi wilayah Kota Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kian memprihatinkan.  Kerusakan jalan yang telah berlangsung lama ini mulai dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena dinilai memicu risiko kecelakaan tinggi. Berdasarkan pantauan Sulbarupdate.id di lapangan, titik kerusakan paling parah berada di kawasan persimpangan […]

expand_less