Dugaan LPJ Fiktif Dana Hibah di STT Arastamar Mamasa, Rektor Masih Bungkam
- account_circle Ancha
- calendar_month Sab, 1 Agu 2026
- visibility 84
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Penggunaan dana hibah sebesar Rp700 juta untuk pembangunan gedung Sekolah Tinggi Teologi (STT) Arastamar Mamasa terus menuai sorotan publik.
Kali ini, muncul dugaan bahwa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) proyek tersebut bersifat fiktif karena realisasi fisik di lapangan diduga tidak sesuai dengan dokumen pertanggungjawaban.
Dana hibah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mamasa Tahun Anggaran 2022 tersebut sebelumnya telah dikritisi oleh pegiat antikorupsi.
Mereka menduga adanya kejanggalan serta manipulasi dokumen dalam penggunaan anggaran pembangunan fisik gedung kampus tersebut.
Pegiat antikorupsi lokal, Marthen Ma’dika, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan indikasi kuat ketidaksesuaian antara laporan yang dibuat dengan kondisi riil bangunan di lapangan.
”Kami menemukan indikasi laporan pertanggungjawaban yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Kami mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan jika ditemukan unsur pelanggaran hukum dalam penggunaan dana hibah ini,” tegas Marthen.
Sementara itu, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa, Rusli, membenarkan adanya alokasi dana hibah bernilai ratusan juta rupiah tersebut untuk STT Arastamar Mamasa.
Namun, ia menjelaskan bahwa penganggaran tersebut telah diprogramkan sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas pada tahun 2022.
Laman ini telah berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada pimpinan kampus. Namun, hingga berita ini diturunkan, Rektor STT Arastamar Mamasa masih enggan memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait peruntukan dan LPJ dana hibah tersebut.
Sikap bungkam dari pihak pimpinan kampus kian menguatkan tanda tanya publik mengenai kejelasan dan transparansi realisasi proyek pembangunan gedung sekolah tinggi tersebut.
Meski demikian, Sulbarupdate.id, menegaskan tetap membuka ruang penuh untuk Hak Jawab maupun Hak Klarifikasi bagi Rektor dan manajemen STT Arastamar Mamasa kapan saja.(*)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
