Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 18 Des 2025
  • visibility 592
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Sebuah kemelut rumah tangga yang melibatkan dugaan perselingkuhan di Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, berakhir di meja mediasi dengan keputusan yang mengejutkan.

Kasus yang menyeret pria berinisial AJ (25) dan seorang wanita bersuami berinisial FA (22) ini berujung pada kesepakatan pengembalian uang biaya dapur pernikahan (panai) sebesar Rp 30 juta kepada pihak suami sah, yakni RU (21).

Peristiwa yang sempat memicu ketegangan massa ini bermula pada Rabu, 17 Desember 2025. AJ dilaporkan sempat menjadi sasaran amuk warga setelah kedapatan menjalin hubungan terlarang dengan FA, yang ironisnya baru menyandang status istri RU selama beberapa pekan terakhir.

Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengatakan bahwa konflik tersebut telah diselesaikan melalui jalur kekeluargaan (mediasi).

Pihak keluarga RU mengajukan tuntutan ganti rugi atas biaya pernikahan yang telah dikeluarkan, mengingat ikatan suci perkawinan tersebut dinodai oleh pengkhianatan di usia yang sangat dini.

“Melalui proses mediasi, pihak suami (RU) meminta kompensasi berupa pengembalian uang dapur pernikahan senilai Rp 30 juta sebagai syarat perdamaian,” ujar AKP Sandy Indrajatiwiguna saat dikonfirmasi Wartawan Kamis (18/12/2025).

Selain pengembalian materiil, mediasi tersebut melahirkan keputusan krusial terkait status perkawinan mereka.

RU secara resmi menyatakan kesediaannya untuk menceraikan FA dan memutus seluruh kewajiban nafkah terhadap istrinya tersebut.

Menariknya, AJ—pria yang menjadi pihak ketiga sekaligus korban penganiayaan warga dalam insiden ini—menyatakan kesediaannya untuk menanggung sebagian dari beban ganti rugi tersebut.

“Pernikahan mereka tergolong sangat baru. Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas kemelut yang terjadi, lelaki AJ bersedia berikan kontribusi sebesar Rp 10 juta guna meringankan beban FA untuk kembalikan uang panai tersebut kepada RU,” ujar AKP Sandy.

Kasus ini menjadi potret fenomena sosial di mana hukum adat dan penyelesaian kekeluargaan masih menjadi instrumen utama dalam menjaga stabilitas di tengah masyarakat Polman.

Meskipun diwarnai insiden fisik, kesepakatan ini mengakhiri sengketa asmara tersebut tanpa berlanjut ke ranah pidana yang lebih panjang.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • AKBP Muchlis Nadjar Pamit dari Polres Mamasa

    AKBP Muchlis Nadjar Pamit dari Polres Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Suasana khidmat menyelimuti Aula Rumah Jabatan Bupati Mamasa di Jalan Pendidikan, Kelurahan Mamasa, pada Senin (5/1/2026). Acara pisah sambut Kapolres Mamasa berlangsung penuh haru saat AKBP Muchlis Nadjar menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh sanubari para tamu undangan. Dalam sambutannya, AKBP Muchlis Nadjar mengungkapkan bahwa masa pengabdiannya di Kabupaten Mamasa telah meninggalkan impresi […]

  • ARB Kembali Sorot Dugaan Suap Menyuap Soal Dapur MBG dan Desak Percepatan Suspend SPPG

    ARB Kembali Sorot Dugaan Suap Menyuap Soal Dapur MBG dan Desak Percepatan Suspend SPPG

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Aliansi Rakyat Bersatu dijadwalkan kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada 8 April 2026. Aksi ini merupakan bentuk lanjutan dari tuntutan mereka terhadap berbagai persoalan dalam program dapur MBG atau SPPG di wilayah Sulbar. Juru Bicara Aliansi Rakyat Bersatu, Galang, kepada media ini senin 6/4/2026, menyampaikan bahwa pihaknya […]

  • Diduga Ada “Pemain Besar” BBM, Warga Majene Desak Kapolda Sulbar Turun Tangan

    Diduga Ada “Pemain Besar” BBM, Warga Majene Desak Kapolda Sulbar Turun Tangan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Persoalan kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kembali mendapat sorotan masyarakat. Seorang warga Majene, Rudi Sanggup, menyampaikan dugaan adanya pihak tertentu yang menjadi “pemain besar” dalam persoalan distribusi BBM di wilayah tersebut. Hal itu disampaikannya kepada Wakil […]

  • Perayaan Natal Nasional GMKI, Gubernur Sulbar Ajak Jaga Toleransi dan Tingkatkan Ketaatan Hukum

    Perayaan Natal Nasional GMKI, Gubernur Sulbar Ajak Jaga Toleransi dan Tingkatkan Ketaatan Hukum

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id- Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menghadiri Perayaan Natal Nasional GMKI bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa dan masyarakat Mamasa Tahun 2025, yang digelar di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Senin malam 29 Desember 2025. Gubernur Suhardi Duka hadir didampingi Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Biro Umum, Plt Kasatpol PP dan Damkar, serta […]

  • Merajut Silaturahmi dalam Balutan Tradisi, Kala Pemkab Mamasa Menyapa Pemuda Mappurondo

    Merajut Silaturahmi dalam Balutan Tradisi, Kala Pemkab Mamasa Menyapa Pemuda Mappurondo

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aroma kemenyan dan semangat persaudaraan menyatu dalam sebuah ritual tahunan yang sakral di Dusun Saludadeko, Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Senin (27/4/2026). Keheningan wilayah Pitu Ulunna Salu (PUS) pecah oleh antusiasme ratusan pemuda penghayat kepercayaan. Mereka berkumpul bukan sekadar untuk seremoni, melainkan untuk meneguhkan eksistensi identitas dalam bingkai keberagaman. Kegiatan bertajuk […]

  • Para Pemain Gelap Distribusi BBM Bersubsidi di Sulbar

    Para Pemain Gelap Distribusi BBM Bersubsidi di Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id  – Ketika Negara berusaha memasok energi sebagai kebutuhan vital Rakyat, di saat yang sama pengusaha yang semata mengejar keuntungan tanpa batas bermain di antara Negara dan Rakyat. Ini modus yang berlangsung sejak lama di semua titik di Republik yang kemerdekaannya telah berumur 81 tahun. Logika atas permainan gelap distribusi BBM Bersubsidi di Sulawesi […]

expand_less