PSC Majene Olah Sampah RT Jadi BBM Ambulans Gratis
- account_circle Juita
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 68
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Program pengelolaan sampah yang digagas relawan PSC Kabupaten Majene kembali mendapat perhatian masyarakat.
Pengumpulan berbagai jenis sampah Rumah Tangga (RT) berhasil dikumpulkan untuk diolah dan dijual sebagai sumber pendanaan operasional ambulans yang melayani masyarakat secara gratis.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Kamis (18/6/2026).
Ketua PSC Majene, Aslan, mengatakan bahwa program tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana amal jariyah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan dan kemanusiaan.
Menurutnya, sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai ternyata dapat diubah menjadi sumber pendapatan untuk membantu biaya bahan bakar minyak (BBM) ambulans relawan PSC Majene.
“Alhamdulillah, hasil pengumpulan sampah pada kegiatan hari ini di Kecamatan Sendana akan digunakan untuk pembelian bahan bakar ambulans. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama antara relawan dan masyarakat dalam membantu pelayanan kemanusiaan,” ujar Aslan.
Ia menjelaskan bahwa PSC Majene menerima berbagai jenis sampah rumah tangga yang masih memiliki nilai jual, seperti plastik bekas, botol kecap, botol saus, botol minuman, pembungkus rokok, kardus atau karton, serta jenis sampah lainnya yang dapat didaur ulang.
Aslan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Majene untuk tidak membuang sampah yang masih bernilai ekonomi.
Sebaliknya, sampah tersebut dapat disumbangkan kepada PSC Majene untuk mendukung operasional ambulans yang setiap hari melayani warga.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Majene. Jika memiliki sampah rumah tangga seperti plastik, botol kecap, botol saus, pembungkus rokok, karton, dan lainnya, jangan dibuang begitu saja. Kami siap menjemputnya. Insya Allah, sampah tersebut bisa menjadi amal jariyah karena hasilnya digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Program ini mendapat respons positif dari warga karena selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, juga memberikan dampak sosial yang nyata.
Hasil penjualan sampah digunakan untuk menunjang kebutuhan operasional ambulans, khususnya pembelian BBM agar layanan kemanusiaan dapat terus berjalan.
PSC Majene selama ini aktif memberikan pelayanan ambulans bagi masyarakat yang sakit, membutuhkan rujukan ke rumah sakit, maupun untuk pengantaran jenazah.
Pelayanan tersebut dilakukan dengan mengedepankan nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong.
Aslan menegaskan bahwa keberadaan ambulans relawan PSC Majene merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang penerima manfaat.
Oleh karena itu, dukungan masyarakat melalui donasi sampah menjadi salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan layanan tersebut.
“Ambulans PSC hadir untuk membantu masyarakat yang sakit maupun yang meninggal dunia. Dukungan dari masyarakat melalui program sedekah sampah sangat berarti agar pelayanan ini tetap berjalan dan terus memberikan manfaat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aslan juga menegaskan bahwa PSC Majene siap memfasilitasi kebutuhan ambulans untuk rujukan pasien maupun pengantaran jenazah hingga lintas provinsi.
Menurutnya, relawan PSC selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Apabila ada masyarakat Majene yang membutuhkan layanan ambulans, termasuk perjalanan lintas provinsi, kami siap memfasilitasi. Pelayanan yang kami berikan jika lintas provinsi seperti dari Kota Makassar ke Majene harganya bisa di diskon contohnya Rp 4 juta bisa jadi kurang ketika jarak jauh sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui program sedekah sampah ini, PSC Majene berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, sampah yang dikelola dengan baik juga dapat menjadi sumber manfaat sosial dan kemanusiaan.
Kegiatan di Kecamatan Sendana tersebut menjadi bukti bahwa langkah kecil dari masyarakat, seperti mengumpulkan dan menyumbangkan sampah rumah tangga, dapat memberikan dampak besar bagi sesama.
Sampah yang sebelumnya tidak bernilai kini berubah menjadi bahan bakar yang menggerakkan ambulans kemanusiaan untuk melayani warga Majene.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, PSC Majene terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjadikan sampah sebagai sarana berbagi dan investasi amal jariyah yang manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
