BKPSDM Majene Gelar Donor Darah Saat Penyerahan SK PNS
- account_circle Juita
- calendar_month Sen, 8 Jun 2026
- visibility 94
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Momentum penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majene pada Senin (8/6/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati, tidak hanya menjadi momen penting bagi para aparatur yang menerima SK, tetapi juga diwarnai dengan aksi sosial kemanusiaan berupa kegiatan donor darah.
Kegiatan yang berlangsung di sela-sela agenda penyerahan SK tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu menggabungkan semangat pengabdian sebagai aparatur negara dengan kepedulian terhadap sesama.
Sejumlah pegawai dan peserta kegiatan secara sukarela mendonorkan darahnya untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Kehadiran kegiatan donor darah ini menjadi bukti bahwa ASN tidak hanya dituntut menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Darah yang terkumpul dari para pendonor nantinya akan digunakan untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah, khususnya di RSUD Majene.
Ketua Public Safety Center (PSC) Majene, Aslam, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran BKPSDM Majene yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan memiliki arti yang sangat besar bagi keselamatan dan kehidupan pasien yang sedang membutuhkan bantuan transfusi darah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran BKPSDM Majene yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini. Tidak penting sedikit atau banyak darah yang didonorkan, yang terpenting adalah niat dan kepedulian untuk membantu sesama. Setiap kantong darah yang terkumpul sangat berarti bagi pasien yang sedang dirawat di RSUD dan membutuhkan transfusi darah,” ujar Aslam.
Ia menambahkan bahwa kebutuhan darah di rumah sakit sering kali mengalami peningkatan, sementara ketersediaan stok darah tidak selalu mencukupi.
Oleh karena itu, kegiatan donor darah yang dilakukan oleh instansi pemerintah maupun organisasi masyarakat sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi pasien.
Aslam berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan oleh BKPSDM Majene, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Majene untuk terus melaksanakan donor darah secara rutin dan berkelanjutan.
“Kami berharap BKPSDM Majene dapat terus melaksanakan kegiatan donor darah secara berkala. Begitu pula seluruh OPD yang ada di Kabupaten Majene diharapkan dapat ikut berpartisipasi dan menjadikan donor darah sebagai agenda rutin. Dengan demikian, kebutuhan darah di rumah sakit dapat terpenuhi dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal,” katanya.
Kegiatan donor darah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya gotong royong dan solidaritas di lingkungan pemerintahan.
Selain memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor, kegiatan tersebut juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Para peserta yang mengikuti donor darah tampak antusias dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.
Mereka mengaku senang dapat berkontribusi membantu sesama sekaligus mendukung upaya pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat Majene.
Melalui kegiatan ini, BKPSDM Majene menunjukkan bahwa peringatan maupun agenda kedinasan dapat menjadi sarana untuk menghadirkan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Semangat berbagi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan para ASN diharapkan dapat menginspirasi instansi lain untuk melakukan hal serupa.
Dengan semakin banyaknya lembaga dan OPD yang terlibat dalam kegiatan donor darah, ketersediaan stok darah di Kabupaten Majene diharapkan tetap terjaga sehingga pasien yang membutuhkan transfusi dapat segera memperoleh bantuan medis tanpa harus menunggu lama.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
