Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Cengkraman Hukum Kepung Tambang Ilegal Kalumpang 

Cengkraman Hukum Kepung Tambang Ilegal Kalumpang 

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 12 Des 2025
  • visibility 390
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Janji fatamorgana rezeki instan dari aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kalumpang, Mamuju, kini berhadapan langsung dengan palu godam penegakan hukum.

Setelah sekian lama mencabik akar lingkungan dan mengancam kesejahteraan sosial, praktik ilegal tersebut menjadi target operasi gabungan lintas instansi yang diluncurkan dengan gencar.

Beberapa hari lalu tim gabungan—yang terdiri dari Personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulbar, Samapta Polda Sulbar, Polresta Mamuju, unsur TNI dari Koramil dan Polsek Kalumpang, serta representasi Dinas ESDM dan Kehutanan Pemprov Sulbar—melancarkan operasi penertiban di tiga titik yang diidentifikasi sebagai zona merah PETI.

Operasi ini bukan sekadar manuver seremonial, melainkan respons gentar terhadap praktik penambangan liar yang berpotensi masif memicu bencana ekologis, mulai dari longsor, pencemaran merkuri, hingga konflik sosial di kawasan hutan lindung.

Lokasi Disegel, Ancaman Pidana Ditegaskan

Meskipun saat kedatangan tim lokasi-lokasi yang dicurigai PETI didapati sunyi senyap—tanpa terdengar raungan alat berat atau deru mesin penyedot—tim tidak mengendurkan kewaspadaan.

Tindakan tegas segera diambil yakni seluruh area PETI langsung disegel dengan garis polisi dan dipasangi spanduk berisikan larangan keras.

Pemasangan spanduk tersebut, yang menyertakan ancaman pidana tegas berdasarkan Undang-Undang Mineral dan Batubara (Minerba) Nomor 4 Tahun 2009, berfungsi ganda, memastikan “hantu” PETI tak bangkit kembali dan mengirimkan pesan ultimatif bahwa wilayah Kalumpang adalah zona terlarang bagi penambang liar.

Pengawasan Nonstop dan Komitmen Anti-Toleransi

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, saat dikonfirmasi, membenarkan operasi masif ini. Ia menegaskan komitmen institusinya untuk menindak tuntas para pelaku.

“Kami akan terus pantau dan tindak tegas pelaku PETI. Tidak ada toleransi bagi mereka yang mengulangi praktik ini,” ujar Kombes Ardi, Jumat 12 Desember 2025.

Pihaknya menekankan bahwa strategi penindakan akan diiringi dengan patroli rutin yang berkelanjutan. Langkah tersebut esensial untuk membongkar aktivitas ilegal yang kerap kali menghilang saat razia namun kembali muncul bak jamur di musim penghujan.

Tim gabungan turut melayangkan imbauan pedas kepada masyarakat. Mereka diminta menjauhi jebakan PETI yang hanya menciptakan kemiskinan palsu dan segera melaporkan setiap dugaan aktivitas tambang liar kepada aparat terdekat.

“Lindungi hutan kita, selamatkan generasi mendatang,” demikian seruan kritis yang menggema, mengingatkan bahwa tanpa pengawasan ketat, Mamuju berisiko tinggi terjerembap dalam lumpur emas haram.

Operasi ini menjadi penanda bahwa negara tidak akan membiarkan kawasan vital Kalumpang tenggelam dalam kerusakan demi keuntungan sesaat.(**)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sulbar Perkuat Penemuan dan Penanganan Kasus TBC 2026

    Pemprov Sulbar Perkuat Penemuan dan Penanganan Kasus TBC 2026

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Penanganan Tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu prioritas utama Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pemerintah Pusat yang terus diperkuat di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB), Pemerintah Provinsi Sulbar terus mengintensifkan upaya penemuan dan pengendalian kasus TBC sebagai bagian dari strategi mewujudkan Sulbar Maju dan Sejahtera […]

  • Penguatan Lembaga Anak AMPK, Dinsos Sulbar Dorong Sinergi Lintas Sektor

    Penguatan Lembaga Anak AMPK, Dinsos Sulbar Dorong Sinergi Lintas Sektor

    • 0Komentar

    Mamuju — Sulbarupdate.id – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menghadiri kegiatan Penguatan dan Pengembangan Lembaga Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (18/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat dan bertujuan untuk […]

  • Bukan Sekadar Serapan Karbon: Proposal FOLU Sulbar Rancang Manfaat Ekonomi Langsung untuk Komunitas Lokal

    Bukan Sekadar Serapan Karbon: Proposal FOLU Sulbar Rancang Manfaat Ekonomi Langsung untuk Komunitas Lokal

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mempresentasikan proposal pendanaan program Forest and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030 dalam forum verifikasi dan asistensi bersama Tim Verifikasi Nasional. Forum ini menjadi momentum penting bagi Sulbar untuk memperkuat komitmen penurunan emisi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat desa hutan melalui skema Perhutanan Sosial. Hal ini telah menjadi […]

  • Dukung Produktivitas, Pemkab Mateng Sosialisasi Pupuk Subsidi bagi Pembudidaya Ikan

    Dukung Produktivitas, Pemkab Mateng Sosialisasi Pupuk Subsidi bagi Pembudidaya Ikan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melalui Dinas Perikanan menggandeng PT Pupuk Indonesia Area Sulawesi Barat menggelar sosialisasi pemanfaatan pupuk subsidi bagi para pembudidaya ikan lokal. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan daerah ini dipusatkan di Aula Desa Kambunong pada Selasa, 5 Mei 2026. Dalam sambutannya, Askary menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan […]

  • Di Aula Polres Mamuju, Bara Konflik Akhirnya Reda

    Di Aula Polres Mamuju, Bara Konflik Akhirnya Reda

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Tiga kali aksi mengguncang jalanan. Tiga kali pula benturan tak terhindarkan. Aspal merekam langkah-langkah tergesa, udara menahan perih gas air mata, dan luka menjadi bahasa yang sama bagi mahasiswa maupun aparat kepolisian. Lapangan pernah menjadi ruang paling panas, tempat emosi saling beradu tanpa jeda. Namun hari ini, cerita bergerak ke arah yang […]

  • Bupati Polman Beri Ultimatum 100 Hari, “Rakyat Tak Butuh Alasan, Butuh Bukti!”

    Bupati Polman Beri Ultimatum 100 Hari, “Rakyat Tak Butuh Alasan, Butuh Bukti!”

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, mengeluarkan ultimatum tegas bagi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Polman. Ia menuntut perubahan nyata dan performa maksimal dalam 100 hari kerja pertama sejak dimulainya masa koordinasi baru. Ketegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang digelar di Ruang […]

expand_less