Breaking News
light_mode
Beranda » Polman » Buaya Pemangsa Warga di Polman Ditemukan Mati Mengapung, Diduga Makan Racun

Buaya Pemangsa Warga di Polman Ditemukan Mati Mengapung, Diduga Makan Racun

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
  • visibility 325
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id – Teror predator berdarah dingin yang menghantui warga di sepanjang Sungai Mandar akhirnya menemui titik akhir yang dramatis.

Sebuah pengabdian sekaligus aksi balas dendam warga membuahkan hasil saat seekor buaya sepanjang 2,8 meter ditemukan tewas mengapung, Senin (4/5/2026).

Reptil raksasa yang diduga kuat sebagai “mesin pembunuh” di balik tewasnya sejumlah warga itu ditemukan tak bernyawa di Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Peristiwa bermula diketahui saat seorang warga, Salman, yang hendak mencari kerikil sontak terperanjat saat melihat sosok raksasa berwarna kecoklatan dengan bercak hitam mengapung kaku di permukaan air.

Salman, warga setempat yang terlibat langsung dalam evakuasi, mengungkapkan bahwa kematian buaya ini bukanlah kebetulan.

Ia mengakui telah memasang jebakan maut berupa umpan yang telah dibubuhi racun demi menghentikan teror yang kian meresahkan.

“Saya pasang empat umpan beracun di pinggir sungai, dan satu di antaranya dimakan. Ini adalah buaya yang menerkam Muhlis hingga tewas, saya sangat mengenali warnanya,” tegas Salman dengan nada getir.

Keyakinan Salman bukan tanpa alasan. Ingatan warga masih segar akan peristiwa memilukan pada Kamis malam (24/4) lalu. Saat itu, Muhlis (50) alias Pute, tewas mengenaskan setelah diterkam predator ini ketika sedang mandi di sungai.

Kematian Muhlis hanyalah puncak gunung es dari rentetan horor di Sungai Mandar. Tercatat dalam beberapa bulan terakhir sedikitnya empat warga telah menjadi korban serangan.

Diketahui satu orang dinyatakan meninggal dunia yakni Muhlis. Sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka serius.

Meski sang predator utama telah dikuburkan dengan layak oleh warga, rasa aman belum sepenuhnya kembali ke pelukan masyarakat Tinambung. Salman memperingatkan bahwa masih ada “monster” lain yang bersembunyi di balik keruhnya air Mandar.

“Masih ada buaya lain yang berkeliaran, ada anaknya yang ukurannya sekitar satu meter. Kami akan terus melakukan perburuan karena keberadaan mereka masih sangat meresahkan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, bangkai buaya tersebut telah dikuburkan oleh warga. Namun, bayang-bayang serangan balasan dari “penghuni sungai” lainnya masih menyisakan kecemasan bagi siapa saja yang beraktivitas di tepian Sungai Mandar.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

    Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Mamasa melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/5/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka konsultasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kunker dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD […]

  • SPPG Sesenapadang Salurkan MBG untuk 2.240 Penerima, Menu Lengkap dengan Protein dan Sayuran

    SPPG Sesenapadang Salurkan MBG untuk 2.240 Penerima, Menu Lengkap dengan Protein dan Sayuran

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat, Senin (5/10/2026). Penyaluran menyasar peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA, SMK, guru dan tenaga kependidikan, serta kelompok sasaran B3. Kepala SPPG Sesenapadang, Arianus, mengatakan total penerima manfaat dalam penyaluran MBG […]

  • Polres Mamasa Bongkar Arena Judi Sambung Ayam di Kariango

    Polres Mamasa Bongkar Arena Judi Sambung Ayam di Kariango

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dalam rangka Operasi Pekat Marano 2026, personel gabungan Polres Mamasa melakukan pembubaran dan pembongkaran arena judi sabung ayam di Desa Kariango, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, Jumat (30/01/2026). Langkah tegas ini diambil sebagai respons atas keresahan masyarakat terhadap aktivitas perjudian di wilayah tersebut. Operasi yang dimulai pukul 15.00 WITA ini dipimpin langsung oleh […]

  • Anjas Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Mamasa Periode 2026-2029

    Anjas Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Mamasa Periode 2026-2029

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mamasa resmi memiliki nahkoda baru. Sahabat Anjas terpilih secara sah sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mamasa masa khidmat 2026-2029 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-3 yang digelar di Aula Lantang Kadanene, Kecamatan Mambi, Jumat (29/5/2026). Konfercab ke-3 yang mengusung tema “Transformasi Gerakan Pemuda Ansor dalam […]

  • Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Di bawah naungan atap Banua Layuk Buntukasisi, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa yang megah, sejarah seolah kembali memanggil para penjaganya. Suasana di jantung Kabupaten Mamasa itu tidak sekadar riuh oleh kehadiran manusia, melainkan khidmat oleh semangat “Kombongan Ada’”—sebuah musyawarah besar yang bertujuan membasuh kembali akar kearifan lokal yang mulai tertutup debu […]

  • Dugaan Black Market Bendera Ifada Keruk BBM Subsidi di Sulbar

    Dugaan Black Market Bendera Ifada Keruk BBM Subsidi di Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – BBM bersubsidi jenis Solar di wilayah Sulawesi Barat khususnya di beberapa SPBU di Mamuju Tengah, Pasangkayu, Mamuju dan Majene dan Dalam Kota Mamuju ditengarai dikuras oleh pemain BBM _black market_ kemudian dilarikan ke Sulawesi Tengah. Informasi awal menyebutkan, harga BBM bersubsidi yang dikuras di sejumlah pertamina dimaksud dijual kembali di Sulawesi Tengah […]

expand_less