Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

Merawat Pohon Peradaban, Revitalisasi Adat di Banua Layuk Mamasa

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 21 Des 2025
  • visibility 485
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Di bawah naungan atap Banua Layuk Buntukasisi, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa yang megah, sejarah seolah kembali memanggil para penjaganya.

Suasana di jantung Kabupaten Mamasa itu tidak sekadar riuh oleh kehadiran manusia, melainkan khidmat oleh semangat “Kombongan Ada’”—sebuah musyawarah besar yang bertujuan membasuh kembali akar kearifan lokal yang mulai tertutup debu modernitas.

Kegiatan bertajuk “Revitalisasi Kearifan Lokal Kabupaten Mamasa” ini bukan sekadar seremoni formal. Ia adalah sebuah konsolidasi batin antara pemerintah dan para pemangku adat dari seantero komunitas di Mamasa untuk memastikan bahwa identitas budaya tidak hanya menjadi pajangan masa lalu, melainkan kompas bagi masa depan.

Kombongan Ada’ di Banua Layuk Buntu Kasisi, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Sabtu 20/12/2025. (Foto. Ancha).

Bupati Mamasa, Welem, dalam narasinya yang lugas namun bernas, menegaskan bahwa forum ini harus melahirkan “titik temu” yang strategis. Ia memandang adat sebagai entitas yang dinamis—harus kuat secara fundamental namun tetap adaptif terhadap dinamika zaman.

“Kombongan Ada’ ini harus melahirkan rumusan kolektif yang berlaku universal di Mamasa, tanpa menegasikan keunikan aturan lokal di masing-masing komunitas adat,” ujar Welem, Sabtu 21 Desember 2025.

Bagi Welem, revitalisasi ini adalah benteng terakhir dalam menjaga harmoni sosial. Di tengah gempuran globalisasi yang seringkali mengikis jati diri, sinergi antara lembaga adat dan pemerintah daerah dipandang sebagai kunci pembangunan yang berkeadilan dan bermartabat.

Kehadiran Dandim 1428/Mamasa serta perwakilan dari Polres Mamasa dalam forum tersebut memberikan dimensi baru bagi penguatan lembaga adat.

Kehadiran mereka menegaskan sebuah pesan penting bahwa hukum adat dan hukum negara bukanlah dua garis yang saling menjauh, melainkan dua pilar yang menyangga rumah besar bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketertiban dan keamanan daerah dinilai akan jauh lebih kokoh jika berpijak pada nilai-nilai luhur yang telah diwariskan leluhur secara turun-temurun.

Adat menjadi mitra strategis negara dalam meredam konflik dan mempererat ikatan persaudaraan antar warga.

Forum ini diharapkan mampu menjadi momentum pemersatu pandangan. Di saat persoalan sosial dan hukum adat semakin kompleks, Kombongan Ada’ menawarkan jalan keluar melalui musyawarah untuk mufakat.

Kesepakatan yang dirumuskan di Buntukasisi ini nantinya akan menjadi rujukan moral dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat di seluruh pelosok Mamasa.

Melalui langkah ini, Pemerintah Kabupaten Mamasa secara tegas menyatakan bahwa kemajuan pembangunan tidak boleh menumbalkan akar budaya.

Di Mamasa, masa depan dibangun bukan dengan meninggalkan masa lalu, melainkan dengan merawatnya sebagai fondasi peradaban yang berkelanjutan.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Suhardi Duka, Resmi Lantik PP IPMAPUS Sulbar Periode 2025 – 2027

    Gubernur Suhardi Duka, Resmi Lantik PP IPMAPUS Sulbar Periode 2025 – 2027

    • 0Komentar

    Mamuju – sulbarupdate.id – Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu Sulawesi Barat (PP-IPMAPUS SULBAR) resmi dilantik oleh Gubernur Sulawesi Barat Dr. Suhardi Duka, M.M, Minggu 14 Desember 2025, diruangan Ballroom D’Maleo Hotel & Convention. Pelantikan dan Milad yang ke-17 Tahun IPMAPUS Sulbar diawali dengan salah satu tarian yang berasal dari Wilayah Pitu Ulunna […]

  • Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di halaman Kantor Kecamatan Topoyo pada Senin, 9 Februari 2026. Meski di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar tetap tepat sasaran. ​Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar. Turut hadir […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025, Stabil tetapi Belum Lepas dari Tantangan

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025, Stabil tetapi Belum Lepas dari Tantangan

    • 0Komentar

    Oleh : Amiruddin, S.E Opini – Sulbarupdate.id – Tahun 2025 menjadi periode penting bagi perekonomian Indonesia di tengah situasi global yang masih penuh ketidakpastian. Perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, serta fluktuasi harga komoditas menjadi faktor eksternal yang ikut memengaruhi kinerja ekonomi nasional. Meski demikian, Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap berada di kisaran 5 persen, […]

  • Proyek Agroforestri Rp1,6 Miliar di Mamasa Tuai Polemik, Kades Sebut Realisasi Tak Sesuai Kesepakatan

    Proyek Agroforestri Rp1,6 Miliar di Mamasa Tuai Polemik, Kades Sebut Realisasi Tak Sesuai Kesepakatan

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Kegiatan Agroforestri (wanatani) tahun anggaran 2023 di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, menuai protes. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp1,6 miliar tersebut dinilai gagal memenuhi target pertumbuhan tanaman yang telah disepakati sejak awal. ​Kepala Desa Tawalian Timur, Saulinggi, mengungkapkan kekecewaannya setelah meninjau langsung lokasi penanaman di Dusun Salulotong. Ia menyebut […]

  • Pendidikan: Kesadaran Kritis dan Tanggung Jawab Bersama

    Pendidikan: Kesadaran Kritis dan Tanggung Jawab Bersama

    • 0Komentar

    Oleh: Arwin Rahman, S.H. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa   SULBARUPDATE.ID– Pendidikan kerap dipahami sebagai proses penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diukur secara kuantitatif. Indikatornya jelas dan mudah dihitung: nilai, kelulusan, dan ijazah. Namun, jika pendidikan hanya berhenti pada aspek tersebut, kita berisiko kehilangan makna yang lebih mendasar dari proses pendidikan itu sendiri—yakni pembentukan […]

  • Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

    Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.ID – Setelah tiga hari dicekam ketakutan, pelarian AR (41), pria yang diduga tega menghabisi nyawa istrinya dan melukai putri kandungnya sendiri di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), akhirnya terhenti.  Perburuan intensif yang melibatkan puluhan personel dan anjing pelacak itu berakhir dramatis di dalam rumah orang tua pelaku. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju […]

expand_less