Breaking News
light_mode
Beranda » Makassar » Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
  • visibility 381
  • comment 0 komentar

MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Komite Organisasi Masyarakat Adat, Budaya, Pusaka, dan Sejarah bersama Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan kekecewaannya terhadap PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk.

Kekecewaan ini dipicu oleh ketidakseriusan perusahaan dalam menjawab persoalan tata kelola agraria dan kontribusi daerah.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Sulawesi Selatan pada Rabu (14/1/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif, serta dihadiri perwakilan Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, dan Pemkab Gowa selaku pemegang saham.

Meski dihadiri langsung oleh jajaran petinggi perusahaan—termasuk Presiden Komisaris Irawan Yusuf dan Direktur Utama Ali Said—suasana rapat sempat memanas. Pihak GMTD dinilai hanya memberikan jawaban normatif yang tidak berbasis data dan fakta lapangan.

Zubhan Dg Nuntung, perwakilan Komite Masyarakat Adat, menyoroti ketidakmampuan manajemen GMTD dalam menjelaskan kepatuhan terhadap Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait izin pembangunan terpadu di lahan seluas 1.000 hektare.

“Kami meminta penjelasan detail terkait SK Gubernur dan pemanfaatan lahan tersebut, namun mereka tidak bisa menjelaskan dan tidak membawa data lokasi. Hanya disebutkan secara lisan telah membebaskan 700 hektare tanpa bukti konkret,” tegas Zubhan.

Selain masalah lahan, aliansi masyarakat dan mahasiswa juga mendesak transparansi mengenai, struktur kejelasan porsi kepemilikan pemerintah daerah di dalam perusahaan.

Dampak nyata kehadiran GMTD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sinkronisasi pemanfaatan lahan dengan aturan tata ruang yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPRD Sulsel berkomitmen untuk terus mengawal sengketa ini guna memastikan kepentingan masyarakat adat dan pemerintah daerah tidak dirugikan oleh aktivitas korporasi.
(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panitia Natal GMKI Mamasa Gelar Bakti Kesehatan Di Nosu, Warga Antri Berobat Gratis

    Panitia Natal GMKI Mamasa Gelar Bakti Kesehatan Di Nosu, Warga Antri Berobat Gratis

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Semangat pelayanan kasih mewarnai rangkaian perayaan Natal Nasional Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) tahun 2025. Salah satu agenda krusial yang menyita perhatian publik adalah aksi kemanusiaan berupa pengobatan gratis dengan menghadirkan jajaran dokter spesialis langsung ke tengah masyarakat di Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa. Bertempat di wilayah Lekkong, Desa Minanga Timur, Kecamatan Nosu, […]

  • Bupati Mamuju Tengah Apresiasi Dedikasi Polri di Bumi Lalla’ Tassisara’

    Bupati Mamuju Tengah Apresiasi Dedikasi Polri di Bumi Lalla’ Tassisara’

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, Dr. Arsal Aras, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan kinerja jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya Polres Mamuju Tengah yang kini berdiri selama 6 Tahun dalam bekerja sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.  Hal ini disampaikan Arsal usai menghadiri Upacara dan syukuran dalam peringatan Hari […]

  • SPPG Mehalaan Kembali Salurkan MBG, Ini Menunya!

    SPPG Mehalaan Kembali Salurkan MBG, Ini Menunya!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui SPPG Mehalaan, yang beralamat di Desa Mehalaan Barat, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali melaksanakan program Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (23/9/2026). Kegiatan menyasar peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, anak tidak sekolah (ATS), serta kelompok 3B yang terdiri atas balita, ibu hamil dan ibu menyusui. Kepala […]

  • Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Majene, 16 Kambing Dilaporkan Hangus

    Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Majene, 16 Kambing Dilaporkan Hangus

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan kembali terjadi di Mosso, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (25/8/2026) malam. Kebakaran dilaporkan semakin mengkhawatirkan karena kondisi angin di lokasi cukup kencang. Berdasarkan pantauan siaran langsung akun TikTok Satria, sedikitnya 16 ekor kambing dilaporkan hangus terbakar, sementara beberapa kambing lainnya mengalami luka bakar. Kandang ternak juga ikut dilalap […]

  • Ayah Diduga Dikeroyok di Tengah Pawai Kuda di Majene, Tangisan Anak Jadi Sorotan Publik

    Ayah Diduga Dikeroyok di Tengah Pawai Kuda di Majene, Tangisan Anak Jadi Sorotan Publik

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kemeriahan pawai kuda dalam rangkaian tamatan massal di Desa Maliaya, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mendadak diwarnai keributan, Sabtu (26/9/2026). Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen seorang pria diduga menjadi korban pengeroyokan di tengah kerumunan warga. Dalam rekaman itu, seorang pria mengenakan kaus kuning dan celana […]

  • Pelayanan Publik Berbasis HAM Digaungkan di Majene, Warga Rentan Jadi Prioritas

    Pelayanan Publik Berbasis HAM Digaungkan di Majene, Warga Rentan Jadi Prioritas

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berperspektif hak asasi manusia (HAM) terus didorong hingga ke tingkat akar rumput. Melalui kolaborasi antara akademisi dan pemerintah, kesadaran akan pentingnya pelayanan publik yang inklusif mulai disemai kuat di Kelurahan Banggae, Kabupaten Majene Sulawesi, Barat. Langkah ini diwujudkan melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat […]

expand_less