Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » BBM dan Elpiji Langka di Sulbar, HMI BADKO Desak Evaluasi Total Pertamina Patra Niaga

BBM dan Elpiji Langka di Sulbar, HMI BADKO Desak Evaluasi Total Pertamina Patra Niaga

  • account_circle Juita
  • calendar_month Ming, 13 Sep 2026
  • visibility 277
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelangkaan BBM dan gas elpiji yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Barat menuai kritik keras dari BADKO Sulbar Bidang BUMD, Energi, Sumber Daya Alam dan Minerba, Sabtu (12/9/2026).

Ketua bidang, Muhammad Alif Mulky, mendesak Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dievaluasi karena dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan pasokan dan distribusi energi yang berulang di Sulbar.

Alif menegaskan, kelangkaan BBM dan elpiji tidak boleh terus dianggap sebagai persoalan teknis yang muncul secara berkala. Menurutnya, jika persoalan yang sama terus terjadi tanpa solusi yang permanen, maka kinerja dan sistem distribusi Pertamina Patra Niaga patut dipertanyakan.

> “Kami meminta Pertamina Patra Niaga Sulawesi dievaluasi. Kalau kelangkaan BBM dan elpiji terus berulang dan tidak mampu diselesaikan, berarti ada persoalan serius yang harus dibenahi. Jangan masyarakat terus yang menanggung dampaknya,” tegas Alif.

Ia menilai BBM dan elpiji merupakan sektor energi yang menyangkut kepentingan publik. Kelangkaan BBM dapat menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi, sedangkan kelangkaan elpiji dapat langsung memukul kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha kecil.

BADKO Sulbar mempertanyakan efektivitas sistem pasokan, distribusi, dan pengawasan energi yang diterapkan di Sulawesi Barat. Lalu, pihak terkait seharusnya mampu melakukan langkah antisipasi sebelum terjadi kekosongan stok dan antrean panjang.

“Jangan baru bertindak setelah kelangkaan terjadi. Pertamina harus punya sistem antisipasi yang jelas. Kalau terus berulang, jangan hanya memberikan penjelasan, tetapi lakukan evaluasi terhadap sistem yang menyebabkan persoalan ini terjadi,”ujarnya.

Selain itu, BADKO Sulbar mendesak Pertamina membuka informasi terkait jumlah pasokan, kuota penyaluran, realisasi distribusi, serta jalur penyaluran BBM dan elpiji di Sulbar. Transparansi diperlukan untuk mengetahui titik persoalan sekaligus mencegah terjadinya kesenjangan antara data dan kondisi di lapangan.

“Kami ingin persoalan ini dibuka secara terang. Apa penyebab kelangkaannya, di mana titik masalahnya, dan siapa yang bertanggung jawab terhadap distribusinya. Jangan persoalan ini terus berulang tanpa ada evaluasi dan perbaikan,” katanya.

BADKO Sulbar menegaskan akan mengawal persoalan energi tersebut dan meminta evaluasi kinerja Pertamina Patra niaga tidak berhenti pada tataran administratif. Evaluasi harus menghasilkan perbaikan nyata terhadap sistem distribusi dan ketersediaan BBM serta elpiji di Sulawesi Barat.

“Kalau sistemnya tidak mampu menjamin ketersediaan energi secara konsisten, maka sistem itu harus diperbaiki. Kami meminta Pertamina dan pemerintah serius menangani persoalan ini sebelum dampaknya semakin luas,” tutupnya.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Hamsah

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potret Buram Pendidikan di Majene, Nestapa Inklusif di Bawah Segel Sengketa

    Potret Buram Pendidikan di Majene, Nestapa Inklusif di Bawah Segel Sengketa

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Di saat gema orasi tentang kemajuan literasi dan pemerataan akses pendidikan membubung tinggi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, sebuah kenyataan getir justru terpotret di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Lingkungan Lutang, Kecamatan Banggae Timur, yang selama puluhan tahun berdiri sebagai lentera bagi anak-anak berkebutuhan khusus, […]

  • ATM Bungkam Barcelona 4-0 di Riyadh Air Metropolitano

    ATM Bungkam Barcelona 4-0 di Riyadh Air Metropolitano

    • 0Komentar

    Madrid, Sulbarupdate.id — Laga sengit bertajuk final Copa del Rey Spanyol mempertemukan dua raksasa La Liga, Atletico Madrid kontra Barcelona FC, yang digelar di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Jumat, 13 Februari 2026. Sejak kick-off dimulai, pertandingan langsung berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim sama-sama tampil menekan dan saling melancarkan serangan cepat, mencerminkan duel dua kekuatan […]

  • Diduga Kumpul Kebo, Pasangan Bukan Pasutri di Mamuju Diamankan Polisi

    Diduga Kumpul Kebo, Pasangan Bukan Pasutri di Mamuju Diamankan Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patmor Satuan Samapta Polresta Mamuju mengamankan pasangan bukan suami istri yakni pria berinisial F (24) dan wanita H (23). Keduanya kedapatan tinggal bersama dalam satu kamar kost di wilayah Kabupaten Mamuju, Selasa (17/2/2026) dini hari. ​Penertiban ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga sekitar yang merasa resah dan keberatan […]

  • Gubernur Sulbar Targetkan Kenaikan IP Setara Cetak Sawah 30 Ribu Hektare

    Gubernur Sulbar Targetkan Kenaikan IP Setara Cetak Sawah 30 Ribu Hektare

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa peningkatan Indeks Pertanaman (IP) menjadi strategi utama untuk mendongkrak produksi pangan di wilayahnya. Dengan meningkatkan IP dari rata-rata 1,4 menjadi 2, Sulbar diproyeksikan mampu menghasilkan produksi yang setara dengan mencetak 30.000 hektare sawah baru. Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Panen Raya Padi dan Pengumuman […]

  • Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

    Dugaan Kasus Perselingkuhan Berujung “Ganti Rugi” Uang Panai Rp 30 Juta di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Sebuah kemelut rumah tangga yang melibatkan dugaan perselingkuhan di Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, berakhir di meja mediasi dengan keputusan yang mengejutkan. Kasus yang menyeret pria berinisial AJ (25) dan seorang wanita bersuami berinisial FA (22) ini berujung pada kesepakatan pengembalian uang biaya dapur pernikahan (panai) sebesar Rp 30 […]

  • TPA Salurano Kian Memanas, 2 Aktivis Ditahan Polisi Tanpa Sebab? Begini Penjelasan Kapolres Mamasa

    TPA Salurano Kian Memanas, 2 Aktivis Ditahan Polisi Tanpa Sebab? Begini Penjelasan Kapolres Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aktivis asal Desa Malabo, Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa, Taufik Rama Wijaya dan rekannya Rein Mesakaraeng, mengaku ditahan Polres Mamasa tanpa sebab. Keduanya merupakan aktivis yang tengah berjuang dalam aksi penolakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang ada di Salurano, Malabo. Kepada Sulbarupdate.id, Rama mangaku, saat ini dirinya ditahan di Polres Mamasa tanpa ia […]

expand_less