ASN Nongkrong dan Ngopi Saat Upacara HUT RI ke-81, Bupati Mamasa Beri Teguran
- account_circle Whelson
- calendar_month Sen, 17 Agu 2026
- visibility 65
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sorotan lantaran terlihat tidak mengikuti upacara pengibaran Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (17/8/2026).
Pantauan di lokasi, sejumlah pegawai terlihat berada di luar barisan upacara. Sebagian di antaranya memilih duduk berteduh di kedai-kedai sekitar lokasi sambil menikmati secangkir kopi dan merokok, sementara prosesi pengibaran bendera sedang berlangsung.
Kondisi tersebut kemudian mendapat teguran langsung dari Bupati Mamasa, Welem Sambolangi. Setelah ditegur, beberapa ASN terlihat kembali bergabung ke dalam barisan upacara.
Namun, masih terdapat sejumlah pegawai yang memilih bertahan di tempat teduh dan tidak mengikuti upacara dari dalam barisan.
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mamasa juga disebut telah berupaya mengingatkan para pegawai agar mengikuti upacara. Namun, sejumlah alasan disampaikan oleh mereka.
“Saya sudah arahkan, bahkan paksa masuk. Jawaban mereka karena panas matahari, takut pingsan,” ujar Palangi, anggota Satpol PP yang berada di lokasi.
Salah satu pegawai yang mengenakan pakaian Korpri bahkan terlihat santai menikmati kopi dan sebatang rokok ketika ditegur petugas.
“Matahari panas, Pak. Nanti saya pingsan, malu kita,” jawab pegawai tersebut dengan santai.
Pemandangan sejumlah ASN yang berada di luar barisan saat upacara berlangsung pun menjadi perhatian di tengah pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Mamasa.
Upacara HUT Kemerdekaan RI sejatinya menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.
Kehadiran dan kedisiplinan aparatur pemerintah dalam mengikuti upacara menjadi bagian dari keteladanan yang diharapkan dapat ditunjukkan kepada masyarakat.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
