Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Aksi Unjuk Rasa di Kantor Pajak Mamuju Sempat Ricuh

Aksi Unjuk Rasa di Kantor Pajak Mamuju Sempat Ricuh

  • account_circle Reporter Sulbarupdate.id
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • visibility 827
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Aksi unjuk rasa Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Mamuju di Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Mamuju Rabu 10 Desember 2025 sempat di warnai kericuhan.

Dalam video yang beredar terlihat massa aksi sempat saling dorong dengan petugas keamanan baik dari kepolisian maupun keamanan kantor perpajakan. Dalam video tersebut ada juga yang dicekik pada bagian leher, sampai ada yang terhempas ke tanah.

Aksi unjuk rasa tersebut menindaklanjuti aksi beberapa hari lalu soal adanya kejanggalan pada laporan pajak oleh salah satu wajib pajak yang ada di Mamuju.

Dalam tuntutanya pihak HMI Cabang Mamuju menyampaikan kami sangat berbahagia mendengar kabar kehadiran sosok baru di kementerian keuangan yang saat ini kita lihat tegas dalam menjawab segala keresahan masyarakat soal nasib bangsa ini, terutama soal pajak.

Namun ternyata tidak semua bawahan beliau mampu menerjemahkan kata-kata dan harapan pak menteri Purbaya. Salah satu yang kita pernah lihat dimedia beliau menyampaikan pesan kepada pegawai pajak jangan siksa wajib pajak yang taat. Namun ini berbanding terbalik dengan teman teman pegawai pajak disulbar khususnya dimamuju.

“Bayangkan beberapa pengusaha kaget setelah mereka mendaftarkan diri menjadi PKP justru mereka dijadikan sebagai pihak terperiksa atas temuan pajak 5 tahun ke belakang, terus apa fungsi SPT tahunan yg mereka laporkan setiap tahun, kenapa tidak di berikan himbauan , teguran dan pembinaan ketika mereka ada kekeliruan dalam penginputan dalam SPT mereka, bahkan tidak melakukan edukasi terhadap pengusaha maupun Masyarakat yang baru memulai bisnis bahwa setelah omset 4,8 milyar wajib PKP.,” Tuntutnya.

Lanjutnya, Padahal salah satu tugas KPP Pratama Adalah Pengawasan dan Konsultasi diantaranya Melakukan pengawasan kepatuhan kewajiban perpajakan wajib pajak, menganalisis kinerja wajib pajak, serta memberikan bimbingan dan himbauan terkait pemenuhan kewajiban pajak. Bukan malah membuat jebakan buat para wajib pajak.

“Bahkan ada Wajib pajak diduga di desak membayar PPN dalam temuannya padahal dia tidak memungut PPN dari customer sebab dia belum PKP, pemeriksa pajak tetap memberikan beban walaupun mereka secara sadar bahwa memang dia tidak memungut PPN sebab dia belum PKP. Hanya karna ambisi untuk memenuhi target sehingga memaksa wajib pajak untuk menanggulangi sesuatu yang tidak dia lakukan”.

Padahal dalam peraturannya kami mendapatkan dalam Pasal 14 UU PPN Ayat : (1) Orang pribadi atau badan yang tidak dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak dilarang membuat Faktur Pajak. dan UU KUP (Ketentuan Umum Perpajakan) Pasal 39A Setiap orang yang dengan sengaja: a.menerbitkan dan/atau menggunakan faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak, dan/atau bukti setoran pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya; atau

b.menerbitkan faktur pajak tetapi belum dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak dipidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 6 (enam) tahun serta denda paling sedikit 2 (dua) kali jumlah pajak dalam faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak, dan/atau bukti setoran pajak dan paling banyak 6 (enam) kali jumlah pajak dalam faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak, dan/atau bukti setoran pajak.

Tambahnya, dalam pasal tersebut sangat jelas larangan bagi pengusaha untuk tidak boleh memungut PPN sebelum berstatus PKP, tetapi kenapa justru KPP dapat menagihkan PPN yang nyata-nyata tidak dilakukan pemungutan karena larangan pasal tersebut ? Apabila dilarang kenapa ditagihkan?

2. PPN itu pajak yang dipungut ke pembeli, karena perusahaan tersebut belum PKP maka tidak boleh memungut PPN, karena tidak memungut PPN maka tidak boleh menagihkan Pajak yang tdk pernah dipungut oleh wajib pajak.

3. Sedangkan pihak KPP PRATAMA MAMUJU sebagai salah satu Lembaga pelayanan publik yang Tugas utamanya adalah melaksanakan administrasi dan pelayanan perpajakan kepada Masyarakat, Tidak pernah mengimbau untuk PKP, padahal didaerah masih banyak orang tidak mengerti dan mengetahui peraturan dan kewajiban perpajakannya.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Jilid II PMII Unsulbar, Desak Bupati Majene Copot Plt Direktur PDAM 

    Aksi Jilid II PMII Unsulbar, Desak Bupati Majene Copot Plt Direktur PDAM 

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid II di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (21/8/2026). Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa mendesak Bupati Majene segera mengevaluasi sekaligus mencopot Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Majene. Aksi tersebut menjadi bentuk lanjutan dari sikap kritis mahasiswa […]

  • Wacana Baru MBG: Menkeu Usul Skema Tunai Gantikan Nasi Kotak, Efisiensi atau Risiko?

    Wacana Baru MBG: Menkeu Usul Skema Tunai Gantikan Nasi Kotak, Efisiensi atau Risiko?

    • 0Komentar

    JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi pilar utama pemerintahan baru kini memasuki babak evaluasi krusial. Menteri Keuangan Purbaya secara mengejutkan mengusulkan kepada Presiden agar mekanisme penyaluran program tersebut dirombak total dari penyediaan makanan siap saji menjadi bantuan tunai langsung kepada orang tua siswa. Dalam usulannya, Menkeu Purbaya menekankan bahwa skema pemberian uang […]

  • Arwin Rahman Apresiasi Respon Kodim Mamasa Atas Jembatan Gantung di SDN Botteng

    Arwin Rahman Apresiasi Respon Kodim Mamasa Atas Jembatan Gantung di SDN Botteng

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di balik riak sungai pembela siswa di SDN 006 Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, tersimpan sebuah narasi tentang keteguhan hati para pencari ilmu. Belum lekang dari ingatan, potret siswa dan guru SDN 006 Botteng yang harus bertaruh nyawa, menantang derasnya arus sungai demi mencapai gerbang sekolah. Kondisi ini terpaksa dilakukan, lantaran jembatan […]

  • Berapa Gaji ASN dalam Skema Single Salary? Berikut Simulasi Lengkapnya !

    Berapa Gaji ASN dalam Skema Single Salary? Berikut Simulasi Lengkapnya !

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Wacana penataan ulang remunerasi Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali menjadi diskursus sentral di kalangan pemerintahan saat ini. Meski wacana ini belum final, namun saat ini telah ramai di bahas. Pemerintah kini sedang mematangkan pembahasan mengenai implementasi Skema Single Salary, atau sistem penggajian tunggal yang mengintegrasikan seluruh komponen penghasilan, meliputi gaji pokok dan berbagai […]

  • Kado Akhir Tahun, Sejumlah Personel Polresta Mamuju Terima Kenaikan Pangkat

    Kado Akhir Tahun, Sejumlah Personel Polresta Mamuju Terima Kenaikan Pangkat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Jelang pergantian tahun 2025 ke 2026, suasana penuh syukur menyelimuti Mapolresta Mamuju. Sebanyak 56 personel resmi menerima “kado” istimewa berupa kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam upacara Korps Raport yang digelar di halaman Mapolresta Mamuju, Kamis (31/12/2025). Upacara khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono, dan dihadiri oleh […]

  • Terdakwa Kasus Korupsi Insentif Covid-19, Dua ASN Pemkab Polman Dipecat 

    Terdakwa Kasus Korupsi Insentif Covid-19, Dua ASN Pemkab Polman Dipecat 

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) secara resmi menjatuhkan sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes). Pemecatan ini merupakan respons terhadap vonis bersalah keduanya dalam kasus dugaan korupsi dana insentif COVID-19. Dua ASN yang dipecat, diidentifikasi dengan inisial HE […]

expand_less