Usai Kebakaran, SD Inpres Paraili Mamuju Tengah Dapat Dana Revitalisasi Rp1,3 Miliar
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month Sen, 7 Sep 2026
- visibility 51
- comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sekolah Dasar (SD) Inpres Paraili, Desa Paraili, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, mulai berbenah setelah mengalami kebakaran pada 28 Juni 2026.
Kebakaran tersebut menghanguskan dua ruang kelas darurat dan sejumlah fasilitas sekolah dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Kini, sekolah tersebut mendapat bantuan revitalisasi senilai Rp1,3 miliar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui usulan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju Tengah.
Kepala SD Inpres Paraili, Naslia, mengatakan usulan bantuan diajukan sekitar satu pekan setelah kebakaran.
Bantuan tersebut digunakan untuk membangun tiga ruang kelas, satu ruang administrasi, satu ruang UKS, serta rehab ringan perpustakaan dan pembangunan pagar sekolah.
“Alhamdulillah, pengerjaannya sudah dimulai sekitar satu minggu lalu dan ditargetkan selesai Desember 2026,” kata Naslia saat dikonfirmasi di sekolah, Minggu (6/9/2026) sore.
Menurutnya, pascakebakaran proses belajar mengajar sempat terkendala karena kekurangan ruang kelas. Sekolah kemudian menerapkan sistem belajar bergantian, dengan kelas rendah masuk pagi dan kelas tinggi pada siang hari.
Saat ini, SD Inpres Paraili memiliki 181 siswa dan 15 guru, termasuk kepala sekolah. Dalam pengerjaan revitalisasi, pihak sekolah turut melibatkan orang tua siswa dan masyarakat setempat.
Naslia berharap pembangunan segera rampung sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal tanpa sistem bergantian.(*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
