Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Golkar Papua Dukung Pemekaran Papua Utara, Namun Ingatkan Kondisi Fiskal yang “Lampu Kuning”

Golkar Papua Dukung Pemekaran Papua Utara, Namun Ingatkan Kondisi Fiskal yang “Lampu Kuning”

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar

JAYAPURA, Sulbarupdate.id – Wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Utara terus menjadi perbincangan hangat. Menanggapi hal tersebut, DPD Partai Golkar Provinsi Papua menyatakan sikap mendukung rencana pemekaran, namun memberikan catatan kritis mengenai waktu pelaksanaan yang dinilai belum tepat.

Ketua DPD Partai Golkar Papua, Mathius D. Fakhiri, menegaskan bahwa pihaknya secara prinsip tidak menolak aspirasi pemekaran. Kendati demikian, ia menyoroti realitas pahit terkait kondisi keuangan daerah yang saat ini dinilai tidak mampu menopang beban administratif provinsi baru.

Fakhiri memaparkan data konkret mengenai penyusutan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua pasca-pemekaran tiga DOB sebelumnya (Papua Tengah, Papua Selatan, dan Papua Pegunungan).

“Saya sebagai Gubernur mengetahui persis bahwa kondisi keuangan Provinsi Papua tidak baik-baik saja,” ujar Fakhiri usai menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Golkar di Kota Jayapura, Kamis (29/1/2026).

Ancaman Defisit dan Gaji Pegawai
Lebih lanjut, Fakhiri memberikan simulasi jika Papua Utara dipaksakan mekar dalam waktu dekat. Menurutnya, pembagian anggaran yang tersisa akan membuat struktur keuangan menjadi minus.

“Kalau terjadi pemekaran lagi dan dibagi dua, maka anggarannya hanya tersisa sekitar Rp600 hingga Rp700 miliar. Sementara beban gaji pegawai saja mencapai hampir Rp990 miliar. Artinya, kita akan mengalami minus sekitar Rp200 miliar,” tegasnya.

Pesan untuk Aktor Politik

Menutup keterangannya, Fakhiri mengimbau para elit politik agar lebih rasional dan tidak hanya mengedepankan syahwat politik tanpa mempertimbangkan kesejahteraan rakyat di masa depan. Ia berharap isu pemekaran tidak dijadikan komoditas janji manis yang justru menjadi beban bagi masyarakat.

“Saya berharap orang-orang yang bermain politik jangan ‘menjual jamu’ tetapi justru menyengsarakan masyarakatnya. Ini harus dipikirkan secara cerdas,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

    Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id -Aliansi aktivis lingkungan di Kabupaten Mamasa desak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat untuk segera panggil dan periksa Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan. Desakan ini mencuat terkait dugaan ketidakberesan pengelolaan dana hibah bernilai ratusan miliar rupiah dalam proyek Forest Programme IV. ​Program yang menyasar kawasan Taman Nasional Gandang Dewata […]

  • Pasang Target Lebih Presisi, Bapenda Sulbar Bedah Total Potensi Retribusi 2026–2027   

    Pasang Target Lebih Presisi, Bapenda Sulbar Bedah Total Potensi Retribusi 2026–2027  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat tak ingin memasang target yang meleset. Dalam langkah tegas memperkuat struktur fiskal daerah, Bapenda Sulbar menggelar rapat sinkronisasi penetapan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor retribusi tahun 2026 sekaligus penyusunan rencana target retribusi tahun 2027. Rapat berlangsung Rabu 11 Februari 2026, pukul 09.00 WITA sampai […]

  • Perkuat Ekonomi Desa, Bupati Mamasa Temui Menkop RI Bahas UMKM dan Gerai Kopdes

    Perkuat Ekonomi Desa, Bupati Mamasa Temui Menkop RI Bahas UMKM dan Gerai Kopdes

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa terus berupaya mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Terbaru, Bupati Mamasa Welem Sambolangi didampingi Wakil Bupati menemui Menteri Koperasi RI, Ferry Joko Juliantono, di Jakarta untuk membahas agenda strategis pengembangan UMKM dan Koperasi Desa (Kopdes). ​Dalam pertemuan tersebut, Bupati Welem menekankan bahwa UMKM adalah tulang punggung […]

  • Nakhoda Baru SDM Kemenag RI, Antara Integritas Sistem dan Jejak Reformasi

    Nakhoda Baru SDM Kemenag RI, Antara Integritas Sistem dan Jejak Reformasi

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Di bawah sorot lampu ruang pelantikan Kantor Pusat Kementerian Agama Republik Indonesia, sebuah babak baru tata kelola birokrasi dimulai. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, secara resmi lantik Muhammad Zain sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal, Kamis 12 Februari 2026. Sebuah mandat yang bukan sekadar seremonial, melainkan beban strategis di tengah […]

  • Diduga Tak Berizin, Operasional THM ‘Vegas’ di Mamuju Tengah Tuai Sorotan

    Diduga Tak Berizin, Operasional THM ‘Vegas’ di Mamuju Tengah Tuai Sorotan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) bernama Vegas yang berlokasi di Talluanggalo, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, tempat hiburan tersebut diduga kuat beroperasi tanpa mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah setempat. ​Sementara merujuk pada Pasal 115 UU No. 28 Tahun 2009 (yang kini telah disesuaikan […]

  • Mahasiswa KKN Unsulbar Pasang Lampu Reflektor di Desa Kunyi

    Mahasiswa KKN Unsulbar Pasang Lampu Reflektor di Desa Kunyi

    • 0Komentar

    Polewali Mandar, Sulbarupdate.id- Desa Kunyi, Polewali Mandar, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) Gelombang XXVI Tahun 2025 melaksanakan kegiatan pemasangan lampu reflektor di sejumlah titik rawan di Desa Kunyi. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan lingkungan desa. Pemasangan lampu reflektor dilakukan di beberapa […]

expand_less