Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

Perdalam Tata Kelola PAD, Pansus DPRD Mamasa Kunker ke Bapenda Makassar, Ini Harapan Dewan!

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Mamasa melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (12/5/2024).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka konsultasi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Kunker dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman, didampingi sejumlah anggota Pansus yakni Orsan Soleman Bongga, Reski Masran, dan Yehisker.

Suasana Kunjungan Kerja, Tim Pansus DPRD Mamasa ke Bapenda Kota Makasaar, Selasa (12/5/2026). dok. Sulbarupdate.id.

Arwin Rahman, mengatakan bahwa pemilihan Kota Makassar sebagai tujuan konsultasi didasari oleh prestasi daerah tersebut dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kita tahu bersama bahwa wajah Bapenda di Indonesia Timur yang paling top itu adalah Kota Makassar. Tidak tanggung-tanggung, realisasi PAD-nya mampu menembus angka di atas Rp2 triliun,” ujar Arwin.

Ia menjelaskan bahwa materi konsultasi mencakup aspek universal manajemen organisasi, mulai dari kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga tata kelola internal organisasi Bapenda itu sendiri.

Poin krusial yang menjadi bahasan utama adalah mengenai efektivitas pelaksanaan Perda di lapangan.

Arwin tak menampik bahwa kendala utama di Kabupaten Mamasa selama ini bukan pada ketersediaan aturan payung hukum, melainkan pada aspek teknis eksekusi pelaksanaan lapangannya.

“Sejatinya Perda kita sudah mendekati paripurna. Namun, konteks pelaksanaannya secara teknis sering tidak berjalan,” sebut Arwin.

Ia katakan, di Mamasa aturan turunan dalam bentuk pelaksanaan, pengendalian, monitoring, evaluasi, serta penegakan hukumnya masih sangat lemah, sehingga Perda kurang ter-follow up di lapangan.

Menurut Arwin, perbandingan fisik dokumen Perda menunjukkan kompleksitas yang jauh berbeda. Perda Pajak dan Retribusi Mamasa saat ini hanya terdiri dari 40 halaman, sementara milik Kota Makassar mencapai lebih dari 200 halaman.

“Perda itu kan payung hukum dan aturannya. Yang terpenting adalah apa isi payung itu, untuk siapa, dan ke mana muaranya,” ujar Arwin.

Kata dia, Makassar, aturannya sangat kompleks dan mendetail melalui Peraturan Wali Kota (Perwali), Surat Edaran, hingga instruksi teknis lainnya sebagai penguatan pelaksanaan Perda.

Politisi Nasdem ini juga menekankan pentingnya mengubah paradigma berpikir dalam menyusun regulasi. Ia menegaskan bahwa Mamasa tidak boleh berlindung di balik alasan perbedaan kondisi geografis atau kemajuan daerah dibandingkan Makassar.

“Kita tidak boleh terkunci pada paradigma sempit bahwa karena di Mamasa belum ada suatu potensi pajak, maka belum bisa dimuat dalam Perda. Justru yang harus dilakukan adalah muat dulu dalam Perda, lalu kita ciptakan apa yang belum ada itu, sebab dunia ini bercerita masa depan, bukan lari mundur” tegas Arwin.

Ia berharap revisi Perda ini nantinya mampu menjamin keamanan dan kenyamanan bagi wajib pajak serta wajib retribusi, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap norma hukum daerah.

“Inti dari Perda adalah pelaksanaannya. Bagaimana kita menyiapkan payung hukum untuk hal-hal yang bersifat akan hadir di masa depan Mamasa melalui pelaksanaan teknis yang kuat,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    Pemkab Mamuju Tengah Serahkan LKPJ 2025 ke DPRD, Akui Kinerja Belum Optimal

    • 0Komentar

    MAMUJU-TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) resmi menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Mateng. Penyerahan dokumen penting tersebut berlangsung dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Mateng, Senin (30/4/2026). ​Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menyerahkan langsung dokumen tersebut sebagai bentuk transparansi dan evaluasi capaian kinerja pemerintah daerah selama satu tahun […]

  • Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

    Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Komite Organisasi Masyarakat Adat, Budaya, Pusaka, dan Sejarah bersama Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan kekecewaannya terhadap PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk. Kekecewaan ini dipicu oleh ketidakseriusan perusahaan dalam menjawab persoalan tata kelola agraria dan kontribusi daerah. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) […]

  • Lecehkan Penumpang di Bus TransJakarta, Dua Pria Diringkus Polisi

    Lecehkan Penumpang di Bus TransJakarta, Dua Pria Diringkus Polisi

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Pihak kepolisian berhasil meringkus dua pria yang nekat melakukan aksi asusila berupa onani di dalam bus TransJakarta (TransJ) rute 1A (Balai Kota – Pantai Maju). Insiden yang terjadi pada Kamis (15/1/2026) tersebut kini telah masuk ke ranah hukum. Kronologi dan Penangkapan Aksi tidak terpuji ini terungkap setelah adanya laporan dari penumpang yang […]

  • Pemkab Mamuju Tengah Gelar Musrenbang RKPD 2027 di Karossa

    Pemkab Mamuju Tengah Gelar Musrenbang RKPD 2027 di Karossa

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, secara resmi menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Karossa. Forum strategis ini berlangsung pada Kamis (5/2/2026) dengan agenda utama sinkronisasi aspirasi masyarakat terhadap arah kebijakan daerah. ​Mewakili Bupati Mamuju Tengah, Sekretaris Daerah (Sekda) Mateng, Litha Febriani, membuka […]

  • Realisasi Program Pupuk Gratis WS – Hadir Menuai Kritik, Visi Misi Gagal? 

    Realisasi Program Pupuk Gratis WS – Hadir Menuai Kritik, Visi Misi Gagal? 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program bantuan pupuk gratis yang menjadi instrumen utama dalam visi-misi pasangan Welem Sambolangi dan H. Sudirman (WS-Hadir) kini tengah disorot tajam. Alih-alih meringankan beban sektor pertanian, sejumlah kelompok tani di Kabupaten Mamasa justru mengeluhkan rumitnya birokrasi yang dinilai mempersulit masyarakat bawah. ​Sejumlah petani mengaku kecewa karena prosedur administrasi yang berbelit tak sebanding […]

  • Proses Administrasi Sulit, Program Pupuk Gratis Pemda Mamasa Tuai Kecaman!

    Proses Administrasi Sulit, Program Pupuk Gratis Pemda Mamasa Tuai Kecaman!

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id- Pelaksana Tugas Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) DPW Mamasa, Johar Bonga Karaeng, memberikan catatan hitam atas kesemrawutan pengurusan program pupuk gratis oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa tahun 2025. Menurutnya bahwa puluhan Kelompok Tani dan masyarakat telah melengkapi seluruh administrasi sejak lama, namun hingga kini pupuk yang dijanjikan tak kunjung diterima. Johar menyampaikan […]

expand_less