Pencarian Nelayan Hilang di Majene Meluas hingga 50 Mil, Hasil Masih Nihil
- account_circle Ancha
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- visibility 117
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Memasuki hari kelima pencarian, tim SAR gabungan memperluas radius penyisiran terhadap Muh. Rifai (32), nelayan asal Desa Onang yang dilaporkan jatuh dari kapalnya di perairan Majene, Sulawesi Barat.
Meski area pencarian kini mencapai 50 mil laut, keberadaan korban belum juga ditemukan hingga Senin (2/2/2026) petang.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mamuju mengerahkan dua Search and Rescue Unit (SRU) sejak pukul 07.00 WITA. Fokus utama hari ini adalah menyisir area yang lebih luas guna mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus laut.
Meski cuaca di lokasi terpantau cerah berawan dengan kecepatan angin yang relatif tenang (1–20 km/jam), luasnya medan pencarian menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.
“Hingga pukul 18.00 WITA, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi hari kelima dihentikan sementara dengan hasil nihil,” tulis laporan resmi Kansar Mamuju.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak untuk memaksimalkan penyisiran.
Sejumlah alutsista turut dikerahkan, mulai dari Rigid Inflatable Boat (RIB), perahu karet, hingga peralatan navigasi dan medis canggih untuk mendukung proses evakuasi jika korban ditemukan.
Pihak Kansar Mamuju menegaskan bahwa pencarian tidak akan berhenti di sini. Sesuai prosedur, operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Selasa (3/2/2026) pagi pukul 07.00 WITA dengan tetap memprioritaskan keselamatan para personel yang bertugas.(*)
- Penulis: Ancha
