Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi » Tokoh Toraja Deklarasikan Dukungan Provinsi Luwu–Toraja

Tokoh Toraja Deklarasikan Dukungan Provinsi Luwu–Toraja

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • visibility 379
  • comment 0 komentar

RANTEPAO, Sulbarupdate.id – Wacana pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Puluhan tokoh lintas sektor dari Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara secara resmi menyatakan komitmen untuk bergabung dengan wilayah Luwu Raya guna memperjuangkan pembentukan Provinsi Luwu–Toraja (Lutor).

Dukungan kolektif tersebut dideklarasikan dalam pertemuan strategis yang berlangsung di D’Rij Hotel & Convention Hall, Toraja Utara, Kamis (29/1/2026).

Sebagai langkah konkret, forum yang dihadiri sekitar 50 tokoh tersebut sepakat membentuk Tim Formatur Pembentukan Provinsi Luwu–Toraja. Tokoh rohaniawan, Pdt. Musa Salusu, didapuk sebagai Ketua Tim Formatur, didampingi Yohanis Lintin Paembonan sebagai Sekretaris.

Pdt. Musa Salusu menegaskan bahwa gerakan ini merupakan langkah konstitusional yang serius. Ia optimis dukungan akan terus mengalir seiring dengan masifnya konsolidasi di tingkat akar rumput.

“Ini adalah awal dari proses panjang. Kami menyadari tantangannya besar, mulai dari persetujuan DPRD, rekomendasi gubernur, hingga keputusan di tingkat pusat. Namun, wacana ini kini telah menjadi gerakan terbuka,” ujar Pdt. Musa dalam keterangannya.

Secara administratif, penggabungan Luwu Raya (Kota Palopo, Kab. Luwu, Kab. Luwu Utara, dan Kab. Luwu Timur) dengan dua kabupaten di Toraja akan membuat calon DOB ini memiliki total enam kabupaten/kota.

Jumlah ini telah melampaui syarat minimal lima daerah bawahan yang ditetapkan undang-undang untuk pembentukan sebuah provinsi baru.

Selain aspek administratif, pertemuan tersebut turut membedah landasan historis dan potensi ekonomi.

“Luwu–Toraja bukan sekadar provinsi baru, melainkan simpul kekuatan budaya dan ekonomi yang saling melengkapi,” tambah Pdt. Musa.

Sebelum deklarasi ini, Tim Formatur diketahui telah melakukan kunjungan kehormatan (silaturahmi) ke Datu Luwu di Istana Kedatuan Luwu untuk memperkuat restu kultural.

Sederet tokoh berpengaruh tampak hadir dalam barisan pendukung, di antaranya Victor Datuan Batara (mantan Wakil Bupati Tana Toraja), Kombes Pol (P) Darma Lelepadang, akademisi Dr. Ishak Pasulu, hingga tokoh pemuda dan adat lainnya.

Dengan terbentuknya tim ini, peta politik pemekaran di Sulawesi Selatan diprediksi akan semakin dinamis. Agenda “Lutor” kini resmi bergeser dari sekadar diskusi terbatas menjadi agenda politik yang siap diperjuangkan di tingkat nasional.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK RI Ungkap Kepatuhan LHKPN 2025 Baru 35,52 Persen, Berikut Batasnya

    KPK RI Ungkap Kepatuhan LHKPN 2025 Baru 35,52 Persen, Berikut Batasnya

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa tingkat kepatuhan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025 hingga awal Februari 2026 baru mencapai 35,52 persen. Angka tersebut dinilai masih jauh dari harapan dan perlu segera ditingkatkan. KPK pun menetapkan tenggat waktu pelaporan hingga 31 Maret 2026 bagi seluruh penyelenggara negara yang wajib melaporkan […]

  • Ada Anggotanya Ditangkap BNN, Kapolres Majene Gelar Tes Urine Mendadak

    Ada Anggotanya Ditangkap BNN, Kapolres Majene Gelar Tes Urine Mendadak

    • 0Komentar

    Majene – Sulbarupdate.id – Dalam upaya mengantisipasi dan mencegah terjadinya penyalahgunaan obat terlarang jenis narkotika di kalangan personel Polri, Unit Propam Polres Majene menggelar tes urin secara mendadak kepada personel Polres Majene. Kegiatan tersebut dilaksanakan sesaat setelah apel pagi dan berlangsung di halaman Satuan Reserse Narkoba Polres Majene, Rabu (17/12/25). Tes urin ini dipimpin langsung […]

  • Pemkab Mamasa Buka Seleksi Terbuka 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    Pemkab Mamasa Buka Seleksi Terbuka 10 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi membuka seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Mamasa. Pengumuman seleksi tersebut disampaikan Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama pada 10 Februari 2026 dan dilaksanakan secara terbuka serta kompetitif. Dalam surat pengumuman, Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Mamasa, Herdin Ismail, mengatakan seleksi ini […]

  • Warga Mamasa Adukan Rencana Aktivasi TPA Salurano ke Kementerian HAM dan KLH

    Warga Mamasa Adukan Rencana Aktivasi TPA Salurano ke Kementerian HAM dan KLH

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Rencana Pemerintah Kabupaten Mamasa untuk mengaktifkan kembali Tempat Pemrosesan Akhir atau TPA Salurano menuai penolakan keras dari warga setempat. Perwakilan masyarakat Salurano dan Mala’bo, Reynal Mesakaraeng, didampingi Ketua Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Sulawesi Barat, Ramli, mendatangi Jakarta untuk melaporkan persoalan ini langsung kepada Kementerian Hak Asasi Manusia dan Kementerian […]

  • Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa 

    Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa 

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Sebuah pemandangan kontras yang menghadirkan secercah harapan kini terbentang di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Botteng, Desa Botteng Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Namun jembatan gantung yang menjadi tumpuan akses pendidikan bagi anak-anak mengenyam pendidikan kini telah berdiri kokoh, menjauhkan mereka dari ancaman bahaya yang selama ini mengintai. Sebelumnya, sempat viral […]

  • Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Penyidikan dugaan korupsi dana Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jakarta periode 2014–2024 terus berkembang. Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mencatat adanya lonjakan nilai kerugian negara serta jumlah identitas yang dicatut dalam modus klaim fiktif tersebut. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Nauli Rahim Siregar, mengungkapkan bahwa […]

expand_less