Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa 

Di Atas Titian Kokoh Asa Baru Pendidikan Botteng Mamasa 

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 504
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id – Sebuah pemandangan kontras yang menghadirkan secercah harapan kini terbentang di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Botteng, Desa Botteng Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.

Namun jembatan gantung yang menjadi tumpuan akses pendidikan bagi anak-anak mengenyam pendidikan kini telah berdiri kokoh, menjauhkan mereka dari ancaman bahaya yang selama ini mengintai.

Sebelumnya, sempat viral di berbagi platform media bagaimana potret pilu yang merekam perjuangan para pelajar di SDN 006 Botteng, Kecamatan Mehalaan.

Para pelajar tersebut nekat menantang arus sungai saat debit air meninggi, demi mengejar cita – cita mereka lantaran jembatan gantung menuju sekolah rusak total.

Kondisi memprihatinkan ini tak hanya menyiratkan minimnya infrastruktur, namun juga menggarisbawahi determinasi tak tergoyahkan para siswa dalam menjemput cita-cita di tengah keterbatasan.

Di tengah keriuhan publik dan keresahan masyarakat, Kodim 1428/Mamasa tampil sebagai inisiator solusi cepat.

Berbekal semangat gotong royong dan kesadaran akan urgensi keselamatan generasi penerus bangsa, upaya atensi dan pembangunan jembatan baru segera dieksekusi.

Dalam waktu yang relatif singkat, jembatan yang dulunya hanya berupa untaian tali lapuk kini telah bertransformasi menjadi bentangan infrastruktur yang rapi dan teruji kekuatannya.

Kehadiran jembatan gantung yang kokoh ini bukan sekadar penambahan fisik, melainkan manifestasi komitmen terhadap hak dasar pendidikan.

Para siswa dan guru di wilayah terpencil ini kini tak lagi dibayangi ketakutan saat berangkat menuju atau kembali dari sekolah.

Jembatan yang dahulu menjadi taruhan nyawa para pejuang ilmu, kini telah menjelma menjadi titian asa yang menghubungkan masa depan.

Ini adalah kisah tentang bagaimana respon cepat dan empati mampu mengubah infrastruktur yang rusak menjadi simbol keselamatan dan penggerak kemajuan pendidikan di daerah terpencil.

Dulunya puluhan tunas bangsa yang menimba ilmu di SDN 006 Botteng harus mempertaruhkan keselamatan jiwa setiap hari dengan menyebrang sungai demi mengenyam pendidikan.

Namun kini jembatan yang dulunya hanya menyisakan tali penyangga kedua sisi, kini telah terbentang kokoh seperti sedia kala.

Kekuatiran siswa kini menjadi sebuah harapan baru untuk mengenyam pendidikan demi cita – cita dan masa depan mereka.

Akhirnya siswa dan guru di sekolah SDN 006 Botteng tak lagi dalam kekhwatiran dan kecemasan.

Salah satu Guru, Hasamr mengaku sangat berterima kasih atas bantuan dan respon cepat dari Kodim 1428/Mamasa itu.

“Tak banyak perkataan yang saya mau sampaikan, pada intinya kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Dandim 1428/Mamasa,”uangkapnya saat dikonfirmasi Jumat 12 Desember 2025.

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim editor Sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Mamasa Minta Tim Penyusun LKPJ 2025 Lakukan Perbaikan Total

    DPRD Mamasa Minta Tim Penyusun LKPJ 2025 Lakukan Perbaikan Total

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa menggelar rapat kerja guna membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa Tahun Anggaran 2025. Pertemuan yang diwarnai kritikan terkait validitas data dari DPRD ini berlangsung di Ruang Paripurna DPRD pada Kamis (9/4/2026). ​Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman Tona, […]

  • Tolak Pilkada Lewat DPR, Aliansi Masyarakat Lawan Manuver Elit Politik Nasional

    Tolak Pilkada Lewat DPR, Aliansi Masyarakat Lawan Manuver Elit Politik Nasional

    • 0Komentar

    Jakarta – Sulbarupdate.id – Sejumlah elemen masyarakat sipil menyampaikan Petisi Selamatkan Demokrasi sebagai bentuk keprihatinan atas menguatnya wacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Petisi tersebut menegaskan bahwa langkah tersebut berpotensi mencabut kedaulatan rakyat yang selama ini menjadi prinsip fundamental demokrasi Indonesia. Koordinator […]

  • Mendidik dan Pesan Cinta “Maulana Jalaluddin Rumi”

    Mendidik dan Pesan Cinta “Maulana Jalaluddin Rumi”

    • 0Komentar

    Oleh: Ervyan Ramlan&Hanafi Pelu Guru MIN 2 Wajo, Widyaiswara Balai Diklat Kegamaan Makassar. Desember sangat dekat dengan dinginnya, layaknya cinta dekat dengan rindu. Desember adalah ujung tapi bukan akhir dari segala upaya yang tak sampai selama bulan-bulan yang berlalu. Banyak hal yang membuat desember begitu istimewah, termasuk saya sebagai pendidik. Mengapa demikian?, Sebagai Pendidik bulan […]

  • Dari Puskesmas ke Sekolah, KominfoSS Sulbar Pantau Internet SULBAR Digital di SMKN 7 Majene

    Dari Puskesmas ke Sekolah, KominfoSS Sulbar Pantau Internet SULBAR Digital di SMKN 7 Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, SULBARUPDATE.ID – Setelah memantau pemanfaatan jaringan di fasilitas kesehatan, langkah monitoring berlanjut ke sektor pendidikan. Masih pada Rabu (25/2/2026), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KominfoSS) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, meninjau langsung perangkat bantuan internet program SULBAR Digital di SMKN 7 Majene. Kunjungan ini difokuskan pada dua hal utama, yakni memastikan perangkat berfungsi […]

  • HUT ke-32 Klasis Malimbong, Bupati Mamasa Ajak Gereja Jadi Solusi Persoalan Masyarakat

    HUT ke-32 Klasis Malimbong, Bupati Mamasa Ajak Gereja Jadi Solusi Persoalan Masyarakat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Klasis Malimbong ke-32 yang dipusatkan di Desa Matande, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Jumat (20/2/2026). ​Acara yang berlangsung khidmat di Jemaat Matande ini dihadiri oleh perwakilan dari tujuh jemaat, yakni Jemaat Pasapa’, Paladan, Sipaing, Garonggong, Salutimbu, Dadeko, dan Salubungin. Selain ibadah syukur, prosesi […]

  • Nahas! Seorang Warga di Mamasa Takut Berobat Lantaran Tak Punya KTP

    Nahas! Seorang Warga di Mamasa Takut Berobat Lantaran Tak Punya KTP

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di balik rimbunnya perbukitan Desa Lembana Salulo (Lemsa), Kecamatan Mamasa, seorang wanita bernama Bu Neli hanya bisa terbaring pasrah. Bukan karena tidak ada obat, melainkan karena ia tidak memiliki selembar kartu yang krusial: Kartu Tanda Penduduk (KTP). Tanpa identitas resmi itu, pintu rumah sakit terasa tertutup rapat baginya. ​Kisah memprihatinkan ini mencuat […]

expand_less