RSUD Mamuju Resmikan Layanan TBC Resisten Obat
- account_circle sulbarupdate
- calendar_month Jumat, 5 Des 2025
- visibility 195
- comment 0 komentar

Dok. Humas Pemprov Sulbar
Mamuju, Sulbarupdate.id – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam akselerasi penanggulangan Tuberkulosis (TBC) semakin terealisasi melalui peresmian Layanan Tuberkulosis Resisten Obat (TBC-RO) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju.
Inisiatif strategis ini bukan hanya menjawab urgensi masyarakat akan akses pemeriksaan dan regimen pengobatan TBC-RO yang terstandar, komprehensif, dan terjangkau, tetapi juga menandai langkah fundamental dalam mendukung percepatan eliminasi TBC di kawasan Sulawesi Barat.
Pembukaan layanan ini secara resmi melengkapi jejaring fasilitas kesehatan yang ditunjuk sebagai Rumah Sakit Layanan TBC-RO, sesuai dengan amanat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/350/2017.
Ketersediaan pusat rujukan ini kini memungkinkan warga Sulawesi Barat, khususnya di wilayah Mamuju dan sekitarnya, untuk mengakses pengobatan TBC-RO tanpa harus menempuh mobilitas jarak jauh yang memberatkan, sebagaimana kondisi sebelumnya.
Layanan TBC-RO di RSUD Kabupaten Mamuju dioperasikan dengan dukungan sistem pemantauan yang intensif, penyediaan pendampingan pasien secara berkelanjutan sepanjang periode terapi, serta konseling terstruktur guna menjamin kepatuhan dan efektivitas pengobatan.
Sinergi yang erat antara RSUD Mamuju, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju terus diperkuat, utamanya dalam memastikan kesinambungan alur rujukan, serta validitas pencatatan dan pelaporan data melalui Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa peresmian layanan ini merupakan manifestasi nyata dari dedikasi pemerintah daerah dalam memperkokoh kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kata dia, penanganan TBC merupakan pilar integral dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo. Kehadiran layanan TBC-RO di RSUD Mamuju memberikan akses yang lebih dekat dan terjamin bagi masyarakat terhadap terapi TBC resisten obat.
“Ini merupakan lompatan signifikan dalam upaya kolektif kita untuk mereduksi angka kesakitan dan mortalitas akibat TBC di Sulawesi Barat,” jelas dr. Nursyamsi.
Nursyamsi, menggarisbawahi bahwa langkah ini selaras dengan Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang diusung oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya pada dimensi peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Dengan mulai beroperasinya layanan TBC-RO ini, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan optimisme tinggi bahwa cakupan penemuan kasus dan pengobatan TBC resisten obat akan mengalami peningkatan substansial.
Masyarakat didorong untuk proaktif dalam melakukan deteksi dini apabila mendapati gejala klinis seperti batuk persisten, keringat malam, atau penurunan berat badan, serta menjalankan seluruh rangkaian pengobatan secara paripurna demi mencegah transmisi penyakit lebih lanjut.
RSUD Kabupaten Mamuju mengundang seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya eliminasi TBC melalui deteksi dini, kepatuhan regimen pengobatan, dan praktik Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Layanan TBC-RO kini telah beroperasi penuh dan siap sedia melayani demi terwujudnya visi Mamuju Sehat dan Sulawesi Barat Bebas TBC pada tahun 2030.(**)
- Penulis: sulbarupdate
- Editor: Tim editor
- Sumber: Tim Reporter
