Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.ID – Setelah tiga hari dicekam ketakutan, pelarian AR (41), pria yang diduga tega menghabisi nyawa istrinya dan melukai putri kandungnya sendiri di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), akhirnya terhenti. 

Perburuan intensif yang melibatkan puluhan personel dan anjing pelacak itu berakhir dramatis di dalam rumah orang tua pelaku.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju Tengah berhasil membekuk tersangka di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, pada Sabtu (6/6/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA.

AR yang sempat menghilang ke dalam kegelapan malam usai aksi brutalnya pada Rabu (3/6/2026) lalu, tak berkutik saat polisi mengepung tempat persembunyiannya.

Kasi Humas Ipda Edwar Hamsah, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa titik terang keberadaan pelaku didapatkan berkat keberanian salah satu anggota keluarga yang memilih melaporkannya ke polisi.

“Iya, tersangka sudah kami amankan di rumah orang tuanya sekitar pukul 01.00 WITA dini hari tadi,” ujar Ipda Edwar saat dikonfirmasi via telepon genggamnya, Sabtu (6/6/2026).

Edwar menceritakan, malam itu ketegangan sempat memuncak saat pihak keluarga menghubungi Kasat Reskrim Polres Mateng dan membisikkan informasi bahwa AR telah kembali ke rumah orang tuanya. 

Tanpa buang waktu, Kasat Reskrim bersama tiga personel bersenjata lengkap langsung bergerak senyap menerobos kegelapan malam menuju lokasi.

“Begitu menerima informasi dari keluarga tersangka, Kasat Reskrim bersama tiga personel langsung turun ke lapangan melakukan penyergapan. Saat ini tersangka sudah dijebloskan ke sel tahanan Polres Mateng,” tegas Edwar.

Meski fisik pelaku telah diringkus, kabut misteri masih menyelimuti motif di balik tragedi berdarah ini. AR memilih bungkam seribu bahasa. 

Di hadapan penyidik, pria berusia 41 tahun itu lebih banyak menatap kosong dan enggan membeberkan alasannya tega mencabut nyawa wanita yang pernah dicintainya.

“Motifnya masih terus kami dalami. Saat diperiksa, yang bersangkutan lebih banyak diam,” tambah Edwar.

Melihat gelagat tak wajar dan aksi keji yang dilakukan pelaku terhadap anak-istrinya, pihak kepolisian berencana membawa AR ke Markas Polda Sulawesi Barat dalam waktu dekat. 

Pelaku akan dikawal ketat untuk menjalani pemeriksaan psikologi forensik guna memastikan kondisi kejiwaannya.

“Tersangka akan kami bawa ke Polda Sulbar untuk menjalani tes kejiwaan. Namun, untuk waktu pastinya, kami masih berkoordinasi,” jelasnya.

Sebelum penangkapan ini, Polres Mateng harus mengerahkan sedikitnya 50 personel gabungan, dibantu Tim Khusus (Timsus) Polda Sulbar serta dua ekor anjing pelacak (K-9) untuk menyisir jejak pelaku yang diduga bersembunyi di dalam hutan dan perkebunan. 

Dengan tertangkapnya AR, polisi mengimbau warga Mamuju Tengah untuk kembali tenang karena situasi kamtibmas kini telah kondusif.

Di tempat terpisah, duka mendalam masih menggelayuti keluarga korban. Atik, salah satu perwakilan keluarga, menyatakan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini ke tangan pihak berwajib. 

Ia berharap keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya atas kekejaman yang menimpa kerabatnya.

Namun, di tengah duka tersebut, Atik juga menyelipkan pesan tegas agar tragedi memilukan ini tidak dipolitisasi atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan tertentu.

“Kami dari keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak berwajib. Selain itu, kami meminta dengan sangat agar kasus ini tidak ‘digoreng’ oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Atik.

Mewakili keluarga besarnya, Atik juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada aparat kepolisian yang tidak kenal lelah memburu pelaku selama tiga hari terakhir.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan aparat kepolisian yang telah bekerja keras siang dan malam selama tiga hari ini dalam pencarian pelaku. Terima kasih,” tutup Atik. (**)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju Rapim Terarah, Bapenda Sulbar Satukan Strategi Pendapatan Daerah

    Menuju Rapim Terarah, Bapenda Sulbar Satukan Strategi Pendapatan Daerah

    • 0Komentar

    Mamuju  Sulbarupdate.id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat internal dalam rangka mematangkan persiapan bahan Rapat Pimpinan (Rapim) sektor pendapatan. Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Bapenda Sulbar, Rabu, 14 Januari 2026, dan dipimpin langsung oleh Plt. Sekretaris Bapenda Sulbar, Fahri Yusuf. Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi […]

  • Tak Kunjung Dibayar, CEO Melapor Kepolresta Mamuju

    Tak Kunjung Dibayar, CEO Melapor Kepolresta Mamuju

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.com – Ini kisah nyata salah satu CEO di Kabupaten Mamuju melaporkan dugaan tindak pidana penipuan yang dialaminya ke Polresta Mamuju pada selasa 9/12/2025. Kisah yang dialami Aco Thamsil Th Dg Baso CEO atau pemilik usaha Tenda Bonpas bukanlah kisah yang sama pada drama – drama korea yang berseliweran di beranda media sosial namun ini […]

  • RSUD Mamuju Resmikan Layanan TBC Resisten Obat

    RSUD Mamuju Resmikan Layanan TBC Resisten Obat

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam akselerasi penanggulangan Tuberkulosis (TBC) semakin terealisasi melalui peresmian Layanan Tuberkulosis Resisten Obat (TBC-RO) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju. Inisiatif strategis ini bukan hanya menjawab urgensi masyarakat akan akses pemeriksaan dan regimen pengobatan TBC-RO yang terstandar, komprehensif, dan terjangkau, tetapi juga menandai langkah fundamental […]

  • MASIH SAMA “DISIPLIN”

    MASIH SAMA “DISIPLIN”

    • 0Komentar

    MASIH SAMA “DISIPLIN” Catatan : Andi Buana Raja    Muda-mudahan saya tidak keliru membuka dengan pilihan kata status “judul” ini. Sebuah pengertian khas yg saya “jumputkan” di tengah suasana kepenuhan tanpa “kejenuhan”. Ya ya ya, di sini saya menjemput suasana yang pada dasarnya tersebut benar-benar baru. Betapa tidak, sekian rajutan dalam runtunan banyak peristiwa bersama […]

  • RHL Rp1,6 Miliar di Mamasa Diduga Gagal, Hanya 30 Persen Tanaman Hidup

    RHL Rp1,6 Miliar di Mamasa Diduga Gagal, Hanya 30 Persen Tanaman Hidup

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Proyek Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) tahun anggaran 2023 yang dikelola Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Barat di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, kini menuai sorotan tajam. Program yang menelan anggaran fantastis sekitar Rp1,6 miliar tersebut diduga gagal total dan sarat akan indikasi penyimpangan. ​Berdasarkan pantauan jurnalis di […]

  • Dinas ESDM Sulbar Tegaskan Usaha Jasa Penunjang Ketenagalistrikan Segera Melaporkan Kegiatan Tahun 2025

    Dinas ESDM Sulbar Tegaskan Usaha Jasa Penunjang Ketenagalistrikan Segera Melaporkan Kegiatan Tahun 2025

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Qamaruddin Kamil, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, 10 Februari 2026, menegaskan kepada seluruh perusahaan usaha jasa penunjang ketenagalistrikan yang belum menyampaikan laporan aktivitas kegiatannya selama Tahun 2025 agar segera menindaklanjuti kewajiban pelaporan kepada Dinas ESDM Provinsi Sulawesi […]

expand_less