Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

Pembunuh Istri di Mamuju Tengah Akhirnya Diringkus Polisi 

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
  • visibility 466
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.ID – Setelah tiga hari dicekam ketakutan, pelarian AR (41), pria yang diduga tega menghabisi nyawa istrinya dan melukai putri kandungnya sendiri di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), akhirnya terhenti. 

Perburuan intensif yang melibatkan puluhan personel dan anjing pelacak itu berakhir dramatis di dalam rumah orang tua pelaku.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mamuju Tengah berhasil membekuk tersangka di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, pada Sabtu (6/6/2026) dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA.

AR yang sempat menghilang ke dalam kegelapan malam usai aksi brutalnya pada Rabu (3/6/2026) lalu, tak berkutik saat polisi mengepung tempat persembunyiannya.

Kasi Humas Ipda Edwar Hamsah, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa titik terang keberadaan pelaku didapatkan berkat keberanian salah satu anggota keluarga yang memilih melaporkannya ke polisi.

“Iya, tersangka sudah kami amankan di rumah orang tuanya sekitar pukul 01.00 WITA dini hari tadi,” ujar Ipda Edwar saat dikonfirmasi via telepon genggamnya, Sabtu (6/6/2026).

Edwar menceritakan, malam itu ketegangan sempat memuncak saat pihak keluarga menghubungi Kasat Reskrim Polres Mateng dan membisikkan informasi bahwa AR telah kembali ke rumah orang tuanya. 

Tanpa buang waktu, Kasat Reskrim bersama tiga personel bersenjata lengkap langsung bergerak senyap menerobos kegelapan malam menuju lokasi.

“Begitu menerima informasi dari keluarga tersangka, Kasat Reskrim bersama tiga personel langsung turun ke lapangan melakukan penyergapan. Saat ini tersangka sudah dijebloskan ke sel tahanan Polres Mateng,” tegas Edwar.

Meski fisik pelaku telah diringkus, kabut misteri masih menyelimuti motif di balik tragedi berdarah ini. AR memilih bungkam seribu bahasa. 

Di hadapan penyidik, pria berusia 41 tahun itu lebih banyak menatap kosong dan enggan membeberkan alasannya tega mencabut nyawa wanita yang pernah dicintainya.

“Motifnya masih terus kami dalami. Saat diperiksa, yang bersangkutan lebih banyak diam,” tambah Edwar.

Melihat gelagat tak wajar dan aksi keji yang dilakukan pelaku terhadap anak-istrinya, pihak kepolisian berencana membawa AR ke Markas Polda Sulawesi Barat dalam waktu dekat. 

Pelaku akan dikawal ketat untuk menjalani pemeriksaan psikologi forensik guna memastikan kondisi kejiwaannya.

“Tersangka akan kami bawa ke Polda Sulbar untuk menjalani tes kejiwaan. Namun, untuk waktu pastinya, kami masih berkoordinasi,” jelasnya.

Sebelum penangkapan ini, Polres Mateng harus mengerahkan sedikitnya 50 personel gabungan, dibantu Tim Khusus (Timsus) Polda Sulbar serta dua ekor anjing pelacak (K-9) untuk menyisir jejak pelaku yang diduga bersembunyi di dalam hutan dan perkebunan. 

Dengan tertangkapnya AR, polisi mengimbau warga Mamuju Tengah untuk kembali tenang karena situasi kamtibmas kini telah kondusif.

Di tempat terpisah, duka mendalam masih menggelayuti keluarga korban. Atik, salah satu perwakilan keluarga, menyatakan bahwa pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum ini ke tangan pihak berwajib. 

Ia berharap keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya atas kekejaman yang menimpa kerabatnya.

Namun, di tengah duka tersebut, Atik juga menyelipkan pesan tegas agar tragedi memilukan ini tidak dipolitisasi atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan tertentu.

“Kami dari keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak berwajib. Selain itu, kami meminta dengan sangat agar kasus ini tidak ‘digoreng’ oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Atik.

Mewakili keluarga besarnya, Atik juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada aparat kepolisian yang tidak kenal lelah memburu pelaku selama tiga hari terakhir.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan aparat kepolisian yang telah bekerja keras siang dan malam selama tiga hari ini dalam pencarian pelaku. Terima kasih,” tutup Atik. (**)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskominfostatisper Mateng Gelar Rakor Pengelolaan Data Pembangunan

    Diskominfostatisper Mateng Gelar Rakor Pengelolaan Data Pembangunan

    • 0Komentar

    TOBADAK, Sulbarupdate.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) gelar Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Standar Penyelenggaraan dan Penguatan Prinsip Satu Data Indonesia, Senin (9/3/2026). ​Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Diskominfo, Tobadak, Sulawesi Barat tersebut dihadiri oleh perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Mateng. ​Kepala Diskominfo […]

  • Monitoring BMD 2025: BPKAD Sulbar dan Inspektorat Daerah Pastikan BMD Dikelola Optimal

    Monitoring BMD 2025: BPKAD Sulbar dan Inspektorat Daerah Pastikan BMD Dikelola Optimal

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menerima kedatangan Tim dari Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Senin (9/2/2026). Kunjungan ini dalam rangka monitoring terkait Barang Milik Daerah (BMD) Tahun 2025. Pertemuan berlangsung di ruang Kepala BPKAD dan dilanjutkan secara teknis di ruang rapat Bidang Pengelolaan […]

  • PMII Sulbar Desak Kepala BGN Baru Benahi Sistem Keamanan Program MBG

    PMII Sulbar Desak Kepala BGN Baru Benahi Sistem Keamanan Program MBG

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pengangkatan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru diharapkan menjadi momentum besar untuk membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).  Harapan tersebut ditegaskan oleh Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat menyusul rentetan kasus keracunan makanan yang sempat membayangi pelaksanaan program strategis pemerintah tersebut. […]

  • Eks Pj. Gubernur Sulbar Dicekal Keluar Negeri: Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Bibit Nenas Rp65 Milyar

    Eks Pj. Gubernur Sulbar Dicekal Keluar Negeri: Dalam Pusaran Dugaan Korupsi Bibit Nenas Rp65 Milyar

    • 0Komentar

    MAKASSAR, SULBARUPDATE.ID- Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi umumkan pencekalan ke luar negeri eks PJ Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin ke luar negeri di kantor Kejati Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (30/12/2025) sore. Bahtiar Baharuddin mantan Pj Gubernur Sulsel sempat diperiksa terkait kasus dugaan korupsi bibit nanas senilai Rp60 miliar. Kejati […]

  • Rumah Qur’an Birrul Walidain Salurkan 31 Hewan Kurban hingga Pelosok Mamuju Tengah

    Rumah Qur’an Birrul Walidain Salurkan 31 Hewan Kurban hingga Pelosok Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, SULBARUPDATE.id – Rumah Qur’an Birrul Walidain sukses menggelar penyembelihan dan penyaluran hewan kurban pada perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). Sebanyak 31 ekor hewan kurban disalurkan secara tepat sasaran, bahkan hingga menjangkau kawasan pelosok di Kabupaten Mamuju Tengah. ​Pada tahun ini, pihak panitia menerima amanah dari 133 shahibul kurban (orang yang […]

  • Mateng Gencarkan Program ‘Genting’, Ajak Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

    Mateng Gencarkan Program ‘Genting’, Ajak Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, terus memacu percepatan penanganan stunting melalui inovasi Gerakan Melawan Stunting (Genting). Dalam upaya mencapai target nol kasus (zero stunting), pemerintah daerah kini memperluas kolaborasi dengan mengajak sektor swasta dan masyarakat mampu menjadi orang tua asuh. ​Ajakan tersebut ditegaskan oleh Asisten III Setda Mamuju Tengah, […]

expand_less