Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Sambut Piala Dunia 2026, Kominfo Mateng dan Percepat Pembangunan Transmisi

Sambut Piala Dunia 2026, Kominfo Mateng dan Percepat Pembangunan Transmisi

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
  • visibility 178
  • comment 1 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Demam Piala Dunia 2026 mulai menjangkiti Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar).

Guna memastikan euforia pesta sepak bola jagat raya tersebut bisa dinikmati tanpa gangguan sinyal, Pemerintah Kabupaten Mateng melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bergerak taktis.

Langkah kongkrit diawali dengan pertemuan koordinasi teknis bersama TVRI Sulawesi Barat yang berlangsung di Kafe & Resto Kilometer Satu (KMS), Topoyo, pada Senin (13/4/2026).

Pertemuan ini menjadi krusial untuk mematangkan infrastruktur transmisi siaran di wilayah “Bumi Manakarra” tersebut.

​Strategi Menghadirkan Siaran Tanpa “Semut”

​Kepala Dinas Kominfo Mateng, Hajay, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan layanan hiburan berkualitas bagi masyarakat.

Menurutnya, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi menjadi mitra strategis untuk menjangkau wilayah pelosok.

​”Kami tidak ingin masyarakat hanya mendengar riuhnya saja. Target kami adalah memastikan siaran sampai ke pelosok dengan kualitas gambar jernih dan suara stabil. Pembangunan transmisi ini adalah langkah konkret yang sedang kami pacu,” tegas Hajay.

​Pertemuan tersebut membedah berbagai aspek teknis secara mendalam.

Diantaranya pengaturan anggaran agar proyek berjalan efisien, penggunaan teknologi transmisi terbaru agar tahan terhadap gangguan cuaca dan juga target penyelesaian dipastikan sebelum peluit pertama Piala Dunia dibunyikan.

​Hajay menambahkan, koordinasi yang matang adalah kunci utama. Mengingat tenggat waktu yang semakin mepet, pihaknya mendorong agar realisasi di lapangan bisa dilakukan dalam waktu dekat guna menghindari kendala teknis di saat-saat terakhir.

​Suasana koordinasi berlangsung hangat namun produktif. Sebagai simbol keseriusan kerja sama lintas lembaga ini, pimpinan TVRI Sulbar menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dinas Kominfo Mateng di akhir acara.

​Dengan adanya penguatan infrastruktur ini, hambatan akses siaran yang kerap dialami masyarakat Mateng pada ajang-ajang global sebelumnya diharapkan tidak lagi terulang.

Kini, masyarakat Mamuju Tengah bisa bersiap menyambut Piala Dunia dengan optimisme menonton layar jernih tanpa gangguan “bayang-bayang” pada layar televisi.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Revitalisasi Identitas Pesisir, Program “Taki Maqbasa Mamuju” Resmi Mengangkasa

    Revitalisasi Identitas Pesisir, Program “Taki Maqbasa Mamuju” Resmi Mengangkasa

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Di tengah arus globalisasi yang kian menggerus sekat-sekat kultural, Pemerintah Daerah Mamuju mengambil langkah krusial untuk mengukuhkan kembali marwah lokal. Melalui seremoni yang dihelat di Ballroom Maleo Hotel Mamuju, buku Bahasa Mamuju resmi diluncurkan sekaligus menandai eskalasi gerakan “Taki Maqbasa Mamuju” (Ayo Berbahasa Mamuju), Kamis (29/01/2016). Inisiatif ini bukan sekadar upaya dokumentatif, […]

  • Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi” Akan Digelar di Unasman Mamasa

    Nonton Bareng Film Dokumenter “Pesta Babi” Akan Digelar di Unasman Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kegiatan nonton bareng film dokumenter Pesta Babi akan digelar di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Nonton bereng ini akan dilaksanakan pada Kamis, 14 Mei 2026 mulai pukul 17.00 WITA hingga selesai di Aula Kampus Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Osango. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum, mahasiswa, aktivis, komunitas, hingga pegiat lingkungan […]

  • RSUD Sulbar Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi 

    RSUD Sulbar Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – RSUD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terima kunjungan kerja Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulbar, Senin (1/12/2025). Kunjungan ini untuk menggali informasi dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan manajemen pelayanan kesehatan, ketersediaan fasilitas, serta peningkatan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Kunjungan ini dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Abd. […]

  • Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa rencana mengalihfungsikan Pasar Barra-barra di Desa Osango menjadi pasar hewan terpadu. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat ketahanan pangan hewani sekaligus menjaga stabilitas harga ternak di wilayah tersebut. Rencana ini ditegaskan oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di Dusun Barra-barra, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, […]

  • Unhan RI Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026

    Unhan RI Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) resmi membuka pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2026 bagi lulusan SMA/SMK sederajat. Sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Pertahanan, Unhan menawarkan beasiswa penuh serta jalur karier militer bagi para lulusannya. Berbeda dengan perguruan tinggi pada umumnya, Unhan menerapkan sistem pendidikan yang mengombinasikan keunggulan akademik dengan […]

  • Akses Terputus Sepekan, Pemda Mamasa dan Warga Botteng Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

    Akses Terputus Sepekan, Pemda Mamasa dan Warga Botteng Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

    • 2Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama warga Desa Botteng, Desa Kondo dan Desa Passembuk Kecamatan Mehalaan, melaksanakan gotong royong membangun jembatan darurat di poros Matangga–Keppe, Minggu (22/2/2026). Langkah ini diambil guna memulihkan akses transportasi yang sempat lumpuh total selama sepekan terakhir. ​Jembatan tersebut sebelumnya ambruk total, yang mengakibatkan warga di tiga desa—Desa Kondo, Botteng, […]

expand_less