Diduga Dianiaya Mertua Saat Jemput Anak, Wanita di Mamasa Lapor Polisi
- account_circle Whelson
- calendar_month Senin, 4 Mei 2026
- visibility 162
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan penganiayaan dalam lingkup keluarga terjadi di Dusun Tusan, Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa. Seorang perempuan bernama Wahyuni Wulan Dari melaporkan mertuanya sendiri ke pihak berwajib atas dugaan tindak kekerasan fisik.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut bermula pada Rabu (24/4/2024), saat korban mendatangi kediaman mertuanya dengan maksud menjemput sang anak yang sebelumnya dibawa oleh suaminya, Arfin. Namun, situasi memanas ketika ayah mertua korban tiba-tiba melakukan serangan fisik secara membabi buta.
“Tiba-tiba dia datang mendorong dan memukul saya. Tak hanya itu, dia juga menendang bagian belakang saya,” ungkap Wulan saat memberikan keterangan kepada media, Senin (4/5/2026).
Keluarga Pertanyakan Kinerja Kepolisian
Pasca-kejadian, korban didampingi keluarga langsung melakukan visum dan melayangkan laporan resmi ke Polres Mamasa. Namun, pihak keluarga menyayangkan lambatnya penanganan kasus tersebut karena hingga kini pelaku belum ditahan.
Perwakilan keluarga korban, Bojes, menyatakan bahwa pihaknya akan mendatangi Mapolres Mamasa untuk meminta kejelasan progres hukum.
“Kami sudah melapor sejak kejadian itu, namun menjelang dua minggu laporan masuk, belum ada penahanan. Kami akan pertanyakan sejauh mana prosesnya. Jika tidak segera ditindaklanjuti, keluarga akan mengambil sikap,” tegas Bojes.
Menanggapi keluhan tersebut, Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Drones Madika, memastikan bahwa kasus tersebut tetap berjalan dan kini statusnya telah ditingkatkan.
“Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan. Terkait adanya keterlambatan, hal itu disebabkan karena jumlah personel penyidik kami yang sangat terbatas,” ujar Iptu Drones saat dikonfirmasi.
Pihak kepolisian mengimbau keluarga korban untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik guna memastikan keadilan bagi korban.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
