Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

  • account_circle Juita
  • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
  • visibility 551
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id — Kecewa lantaran akses jalan utama tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, warga Desa Pap-pao, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terpaksa membangun jembatan darurat secara swadaya.

Dengan peralatan seadanya, warga membentangkan batang-batang bambu agar aktivitas ekonomi dan pendidikan tidak lumpuh total, Kamis (14/5/2026).

​Kondisi infrastruktur yang menghubungkan pemukiman warga ini dilaporkan terputus akibat diterjang derasnya arus sungai beberapa waktu lalu.

Minimnya respon dari pemerintah daerah membuat warga mengambil inisiatif meski harus bertaruh nyawa.

​Dalam aksi tersebut, warga bahu-membahu mengangkat dan mengikat batang bambu untuk dijadikan landasan penyeberangan. Bahkan, sejumlah warga rela berendam di tengah arus sungai guna memastikan kekuatan fondasi jembatan sementara tersebut.

​Anre, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa tindakan ini merupakan jalan terakhir karena akses tersebut adalah satu-satunya jalur menuju fasilitas publik.

​“Kami sudah lama mengeluh soal jalan ini, tapi tidak pernah ada perhatian serius. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, kami tidak tahu harus bagaimana lagi,” ujar Anre dengan nada kecewa.

​Terputusnya jalan permanen ini membawa dampak sistemik bagi warga Desa Pap-pao.

​Siswa sekolah harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai atau melintasi jembatan bambu yang licin.

​Bahkan evakuasi warga yang sakit menjadi terhambat karena kendaraan tidak dapat melintas.

​Selain itu petani kesulitan mendistribusikan hasil bumi ke pasar, yang memicu kerugian materiil. Kekhawatiran warga memuncak saat musim hujan tiba.

“Kalau hujan deras, air sungai naik dan jembatan bambu ini juga berbahaya dilalui. Tapi kami tidak punya pilihan lain,” tambah warga lainnya.

​Masyarakat Desa Pap-pao menilai Pemerintah Kabupaten Polman terkesan menutup mata terhadap kondisi di wilayah pelosok. Warga pun menagih janji pemerataan pembangunan yang sering digaungkan pemerintah.

​“Kami hanya ingin akses yang layak. Jangan tunggu ada korban jiwa baru pemerintah turun tangan,” tegas Anre.

Warga mendesak dinas terkait untuk segera melakukan peninjauan lapangan dan membangun jembatan permanen yang kokoh.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar maupun Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat terkait tuntutan dan keluhan warga Desa Pap-pao tersebut.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa dan Emak-Emak di Lambahadak Mamuju Tengah Nunggu MBG Tak Kunjung Dirasakan

    Siswa dan Emak-Emak di Lambahadak Mamuju Tengah Nunggu MBG Tak Kunjung Dirasakan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tampaknya menjadi salah satu hal yang paling dinantikan di kawasan Terpencil, Terdalam, dan Terluar (3T) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Sayangnya, hingga pertengahan tahun ini, aroma masakan bergizi yang dinanti-nanti belum juga tercium dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat. ​Pembangunan gedung dapur […]

  • Rawat Kedamaian, Densus 88 Sulbar Hadirkan Aksi Sosial di Pepana Mambi

    Rawat Kedamaian, Densus 88 Sulbar Hadirkan Aksi Sosial di Pepana Mambi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kehadiran Korps Burung Hantu di Sulawesi Barat kini tidak lagi melulu diidentikkan dengan penegakan hukum yang kaku.  Melalui Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Sulawesi Barat Densus 88 Antiteror Polri, negara hadir membawa kedamaian dan kepedulian nyata yang menyentuh aspek paling mendasar dalam kehidupan sosial masyarakat. Kehangatan itu kembali singgah di Lingkungan Pepana, Kelurahan […]

  • Hadapi Potensi Bencana, Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Komitmen Siaga 24 Jam

    Hadapi Potensi Bencana, Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Komitmen Siaga 24 Jam

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Koordinator Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Herman menegaskan komitmen regunya untuk selalu siap siaga 24 jam dalam menghadapi potensi bencana. Disampaikan, penguatan koordinasi internal terus dilakukan guna memastikan setiap informasi dan laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. “Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar berkomitmen […]

  • Prabowo Restui Tunjangan Rp.30 Juta bagi Dokter Spesialis di Daerah 3T

    Prabowo Restui Tunjangan Rp.30 Juta bagi Dokter Spesialis di Daerah 3T

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyetujui kebijakan pemberian tunjangan khusus sebesar Rp.30 juta per bulan bagi dokter spesialis yang bertugas di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Langkah strategis ini diambil guna mengatasi ketimpangan layanan kesehatan dan penumpukan tenaga medis ahli di kota-kota besar. Distribusi Langsung ke Rekening Pribadi Untuk menjamin efektivitas […]

  • Optimalkan PAD dan Layanan Publik, Bupati Mamasa Sidak di Tujuh Titik

    Optimalkan PAD dan Layanan Publik, Bupati Mamasa Sidak di Tujuh Titik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Menanggapi keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan dan tata kelola daerah, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tujuh titik layanan publik dan sektor usaha pada Selasa (27/1/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan aparatur sipil negara (ASN) bekerja optimal sekaligus mengevaluasi kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi daerah. Sidak dimulai di Museum […]

  • Dispoparekraf Sulbar Terima Audiensi Media Bahas Pola Promosi Pariwisata melalui Digitalisasi

    Dispoparekraf Sulbar Terima Audiensi Media Bahas Pola Promosi Pariwisata melalui Digitalisasi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Barat (Dispoparekraf Sulbar) terima audiensi media dari Malaqbi.com guna membahas penguatan pola promosi pariwisata dan ekonomi kreatif melalui digitalisasi. Pertemuan bertempat di Ruang Kerja Kepala Bidang Pemasaran, pada Selasa, 10 Februari 2026. Pelibatan media dalam promosi wisata sejalan dengan kebijakan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, […]

expand_less