Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

  • account_circle Juita
  • calendar_month Kam, 14 Mei 2026
  • visibility 481
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id — Kecewa lantaran akses jalan utama tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, warga Desa Pap-pao, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terpaksa membangun jembatan darurat secara swadaya.

Dengan peralatan seadanya, warga membentangkan batang-batang bambu agar aktivitas ekonomi dan pendidikan tidak lumpuh total, Kamis (14/5/2026).

​Kondisi infrastruktur yang menghubungkan pemukiman warga ini dilaporkan terputus akibat diterjang derasnya arus sungai beberapa waktu lalu.

Minimnya respon dari pemerintah daerah membuat warga mengambil inisiatif meski harus bertaruh nyawa.

​Dalam aksi tersebut, warga bahu-membahu mengangkat dan mengikat batang bambu untuk dijadikan landasan penyeberangan. Bahkan, sejumlah warga rela berendam di tengah arus sungai guna memastikan kekuatan fondasi jembatan sementara tersebut.

​Anre, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa tindakan ini merupakan jalan terakhir karena akses tersebut adalah satu-satunya jalur menuju fasilitas publik.

​“Kami sudah lama mengeluh soal jalan ini, tapi tidak pernah ada perhatian serius. Kalau bukan masyarakat sendiri yang bergerak, kami tidak tahu harus bagaimana lagi,” ujar Anre dengan nada kecewa.

​Terputusnya jalan permanen ini membawa dampak sistemik bagi warga Desa Pap-pao.

​Siswa sekolah harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai atau melintasi jembatan bambu yang licin.

​Bahkan evakuasi warga yang sakit menjadi terhambat karena kendaraan tidak dapat melintas.

​Selain itu petani kesulitan mendistribusikan hasil bumi ke pasar, yang memicu kerugian materiil. Kekhawatiran warga memuncak saat musim hujan tiba.

“Kalau hujan deras, air sungai naik dan jembatan bambu ini juga berbahaya dilalui. Tapi kami tidak punya pilihan lain,” tambah warga lainnya.

​Masyarakat Desa Pap-pao menilai Pemerintah Kabupaten Polman terkesan menutup mata terhadap kondisi di wilayah pelosok. Warga pun menagih janji pemerataan pembangunan yang sering digaungkan pemerintah.

​“Kami hanya ingin akses yang layak. Jangan tunggu ada korban jiwa baru pemerintah turun tangan,” tegas Anre.

Warga mendesak dinas terkait untuk segera melakukan peninjauan lapangan dan membangun jembatan permanen yang kokoh.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar maupun Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat terkait tuntutan dan keluhan warga Desa Pap-pao tersebut.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Abaikan Fakta Sidang, Pengacara Terdakwa Korupsi Gerbang Mamuju Ajukan Banding

    Dinilai Abaikan Fakta Sidang, Pengacara Terdakwa Korupsi Gerbang Mamuju Ajukan Banding

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Advokat terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan Gerbang Mamuju memastikan akan menempuh upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Sulawesi Barat.  Langkah ini diambil setelah Pengadilan Negeri (PN) Mamuju menjatuhkan vonis pidana terhadap dua terdakwa, yakni Zulfahmi alias Andis dan H. Ahmad. Kuasa hukum terdakwa, Akriadi Pue Dollah, menilai majelis hakim mengabaikan sejumlah […]

  • Waduh..! Agenda Penting, Kursi Kosong Mendominasi Paripurna Pengusulan Pemberhentian Wagub.

    Waduh..! Agenda Penting, Kursi Kosong Mendominasi Paripurna Pengusulan Pemberhentian Wagub.

    • 0Komentar

    Mamuju –  Sulbarupdate.id – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Barat dengan agenda pengusulan pemberhentian secara hormat Wakil Gubernur Sulbar berlangsung dalam suasana yang relatif tenang, Kamis (2/4/2026). Meski menjadi agenda penting yang dihadiri lansung oleh Gubernur Sulawesi Barat H. Suhardi Suka, jumlah kehadiran anggota dewan dalam rapat tersebut terlihat belum maksimal. Berdasarkan pantauan di dalam […]

  • Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    Kerugian Korupsi Klaim Fiktif BPJS TK Jakarta Membengkak Jadi Rp23 Miliar

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Penyidikan dugaan korupsi dana Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jakarta periode 2014–2024 terus berkembang. Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta mencatat adanya lonjakan nilai kerugian negara serta jumlah identitas yang dicatut dalam modus klaim fiktif tersebut. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, Nauli Rahim Siregar, mengungkapkan bahwa […]

  • Tepis Isu Perselingkuhan, Wakil Ketua DPRD Mamasa:”Itu Fitnah Tak Berdasar”

    Tepis Isu Perselingkuhan, Wakil Ketua DPRD Mamasa:”Itu Fitnah Tak Berdasar”

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, akhirnya angkat bicara perihal isu miring mengenai dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya belakangan ini. Melalui pernyataan resminya, Arwin secara tegas membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak berdasar. ​Klarifikasi ini muncul menyusul pemberitaan di sejumlah media dan ruang publik, […]

  • Grand Strategi: Pakistan dan Turki dalam Incaran Israel berikutnya ?

    Grand Strategi: Pakistan dan Turki dalam Incaran Israel berikutnya ?

    • 1Komentar

    Oleh: Mayor Jenderal TNI Purn Fulad Penasihat Militer Republik Indonesia untuk PBB (2017-2019)   SULBARUPDATE.ID – Dunia baru saja menyaksikan babak paling dramatis dalam konflik Timur Tengah modern. Iran, yang selama lebih dari empat dekade menjadi “musuh utama” Israel dan negara-negara Barat, akhirnya terbukti menjadi target Serangan besar-besaran yang dilancarkan Israel dengan dukungan penuh Amerika […]

  • Pemprov Sulbar Perkuat Penemuan dan Penanganan Kasus TBC 2026

    Pemprov Sulbar Perkuat Penemuan dan Penanganan Kasus TBC 2026

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Penanganan Tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu prioritas utama Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pemerintah Pusat yang terus diperkuat di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB), Pemerintah Provinsi Sulbar terus mengintensifkan upaya penemuan dan pengendalian kasus TBC sebagai bagian dari strategi mewujudkan Sulbar Maju dan Sejahtera […]

expand_less