Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Polisi » Polresta Mamuju Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Marano 2026

Polresta Mamuju Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Operasi Pekat Marano 2026

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id– Jelang bulan suci Ramadan, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju menunjukkan komitmen tegas dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Sebanyak 1.435 botol minuman keras (miras) pabrikan dan 200 liter minuman tradisional jenis ballo dimusnahkan di halaman Mapolsek Mamuju, Selasa (24/2/2026).

​Barang bukti yang dihancurkan tersebut merupakan hasil sitaan dari Operasi Pekat Marano 2026. Operasi ini difokuskan pada pemberantasan penyakit masyarakat, dengan target utama peredaran miras ilegal yang kerap jadi pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

​Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, mengungkapkan bahwa pemusnahan ini adalah langkah preventif untuk memastikan ibadah di Bulan Suci Ramadan ini berjalan khusyuk.

​”Tujuan kami adalah menjamin masyarakat dapat menunaikan ibadah puasa dengan aman, tanpa gangguan dari potensi tindakan kriminalitas yang dipicu oleh alkohol,” ujar Ferdyan di sela-sela kegiatan.

​Berdasarkan analisis kepolisian, jumlah miras yang diamankan kali ini tergolong signifikan. Ferdyan memberikan gambaran dampak sosial jika ribuan botol tersebut beredar luas di masyarakat.

​Total Botol: 1.435 botol (Kadar alkohol 20 persen hingga 40 persen).
​Minuman Tradisional: ±200 Liter Ballo/Cap Tikus.

Jika satu liter dikonsumsi empat orang, barang bukti ini berpotensi merusak sekitar 7.000 orang.

​”Ini bukan jumlah kecil. Dampaknya bukan hanya mengganggu ibadah, tetapi juga memicu perkelahian, kecelakaan lalu lintas, hingga kekerasan di jalanan,” tambahnya.

​Kegiatan pemusnahan ini tidak hanya dilakukan oleh aparat kepolisian, tetapi juga disaksikan dan didukung penuh oleh elemen masyarakat.

​Polresta Mamuju memastikan tidak akan memberikan ruang bagi praktik peredaran miras tanpa izin, terutama saat momen sakral keagamaan.

Operasi serupa dipastikan akan terus berlanjut guna menyisir lokasi-lokasi yang terindikasi masih nekat melakukan jual beli miras secara masif.

​Dengan pemusnahan ini, diharapkan stabilitas daerah tetap terjaga sehingga masyarakat Mamuju dapat menjalani rutinitas ibadah dengan tenang dan nyaman khusunya di Bulan Suci Ramadhan.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Persiapan Pemprov Sulbar Menyongsong Transisi 2026

    Ini Persiapan Pemprov Sulbar Menyongsong Transisi 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Jelang pergantian tahun dari 2025 menuju 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK) telah mengonstruksi serangkaian agenda strategis. Fokus utama dalam perayaan kali ini tidak sekadar seremoni, melainkan penguatan fondasi spiritualitas dan manifestasi kerukunan antar umat beragama di Tanah Mandar. Hal disampaikan Gubernur Sulawesi Barat, […]

  • Gagal Bobol Rumah di Mamasa, Pelaku Kabur Usai Dipergoki Pemilik

    Gagal Bobol Rumah di Mamasa, Pelaku Kabur Usai Dipergoki Pemilik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aksi dugaan pencurian menyasar sebuah rumah milik Nur Aulia di Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, pada Sabtu (28/3/2026) malam. Beruntung, aksi tersebut berhasil digagalkan setelah pemilik rumah memergoki pelaku yang tengah beraksi. Kejadian bermula saat korban baru saja kembali dari berbelanja di pusat kota Mamasa. Setibanya di rumah, ia terkejut mendapati […]

  • BPBD Sulbar Terima Koordinasi Korem 142/Tatag Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

    BPBD Sulbar Terima Koordinasi Korem 142/Tatag Terkait Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem dan Bencana

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Inaldy LS Silang, menerima kunjungan dan koordinasi dari Kasiops Korem 142/Tatag Mamuju, Wiji, terkait kesiapan personel dan peralatan lintas sektor dalam menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi basah Tahun 2026. Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Kantor […]

  • Akses Terputus Sepekan, Pemda Mamasa dan Warga Botteng Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

    Akses Terputus Sepekan, Pemda Mamasa dan Warga Botteng Gotong Royong Buat Jembatan Darurat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama warga Desa Botteng, Desa Kondo dan Desa Passembuk Kecamatan Mehalaan, melaksanakan gotong royong membangun jembatan darurat di poros Matangga–Keppe, Minggu (22/2/2026). Langkah ini diambil guna memulihkan akses transportasi yang sempat lumpuh total selama sepekan terakhir. ​Jembatan tersebut sebelumnya ambruk total, yang mengakibatkan warga di tiga desa—Desa Kondo, Botteng, […]

  • Bahas Ini! Prabowo Kumpulkan Pucuk Pimpinan TNI di Istana

    Bahas Ini! Prabowo Kumpulkan Pucuk Pimpinan TNI di Istana

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan jajaran pejabat utama Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/1). Pertemuan ini fokus pada penguatan strategi pertahanan serta evaluasi penugasan militer dalam penanggulangan bencana di daerah. Hadir dalam pertemuan tersebut Panglima dan Wakil Panglima TNI, Kepala Staf tiga matra (AD, AL, AU), […]

  • Ribuan Warga Geruduk Kantor DPRD Enrekang Tolak Keras Rencana Tambang Emas

    Ribuan Warga Geruduk Kantor DPRD Enrekang Tolak Keras Rencana Tambang Emas

    • 0Komentar

    Sulsel, Sulbarupdate.id – Ribuan warga dari Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, hari ini melancarkan demonstrasi kolosal sebagai bentuk penolakan tegas terhadap rencana eksploitasi tambang emas di wilayah mereka. Gelombang protes melanda tiga lokasi vital yakni Kantor Bupati, kediaman salah satu investor, dan Kantor DPRD Enrekang, Jumat 12 Desember 2025. Aksi massa yang berlangsung sejak pagi ini […]

expand_less