Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Bupati Mamuju Tengah Jagokan Francis dan Korsel di Piala Dunia, Ini Alasannya!

Bupati Mamuju Tengah Jagokan Francis dan Korsel di Piala Dunia, Ini Alasannya!

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 188
  • comment 0 komentar

MATENG, Sulbarupdate.id,– Atmosfer Piala Dunia mulai menyelimuti Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Menariknya, euforia ajang sepak bola terbesar di dunia ini tidak hanya menjangkiti kalangan muda, tetapi juga melanda jajaran pejabat daerah.

Salah satunya adalah Bupati Mateng, Dr. Arsal Aras. Ia secara terbuka mengungkapkan dua tim nasional favorit yang akan didukungnya selama turnamen berlangsung.

Hal itu diungkapkan Arsal kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Stasiun Transmisi Penyiaran TVRI, dalam rangka meninjau kesiapan penyiaran Piala Dunia yang akan segera bergulir.

Tanpa ragu, Arsal mengaku menjagokan dua tim nasional tangguh dari dua benua berbeda, yakni Korea Selatan dari Asia dan Prancis dari Eropa.

“Boleh dua kan yang dijagokan? Jagoan saya satu dari Asia, yaitu Korea Selatan, dan dari Eropa, Prancis,” ujar Arsal sembari tersenyum, Rabu (3/6/2026).

Arsal menjelaskan, keputusannya mendukung Korea Selatan didasari oleh semangat solidaritas sesama negara penemu benua. 

Sebagai sesama representasi Asia seperti Indonesia, ia menilai negara-negara Asia patut saling memberikan dukungan di panggung dunia.

“Korea kan dari Asia, Indonesia juga Asia. Jadi bisa dibilang mewakili kita juga, makanya harus kita dukung,” tuturnya.

Sementara untuk raksasa Eropa, Prancis, Arsal belum membeberkan alasan khususnya. Namun, ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan dan dukungan terhadap tim favorit adalah bagian dari keseruan menikmati pesta sepak bola yang dinantikan masyarakat global.

Di sisi lain, demam Piala Dunia di Mateng sudah sangat terasa di tingkat tapak. Dalam beberapa pekan terakhir, kelompok pemuda di berbagai desa mulai sibuk berburu proyektor dan perlengkapan nonton bareng (nobar).

Warung kopi, kafe, hingga ruang publik diprediksi akan menjadi titik kumpul utama warga untuk menyaksikan tim kesayangan mereka berlaga. 

Momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan silaturahmi warga Mamuju Tengah.(***)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinsos Sulbar Pantau Persiapan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    Dinsos Sulbar Pantau Persiapan Pembersihan Lahan Sekolah Rakyat Terintegrasi

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat (Dinsos Sulbar) Idham Halik turun langsung memantau persiapan pembersihan lahan lokasi Sekolah Rakyat Terintegrasi yang berada di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Kamis, 18 Desember 2025. Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan lahan sebelum proses pembangunan dimulai. […]

  • Yakub Tato’ Resmi Dilantik Sebagai Ketua Kadin Mamasa, Taslim Tammauni Tekankan Sinergi

    Yakub Tato’ Resmi Dilantik Sebagai Ketua Kadin Mamasa, Taslim Tammauni Tekankan Sinergi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mamasa resmi memulai babak baru. Yakub Tato’ secara resmi dilantik sebagai Ketua Kadin Kabupaten Mamasa untuk masa bakti 2025-2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Kediaman Taslim Tammauni, Kabupaten Mamuju, pada Jumat (15/5/2026) malam, sekitar pukul 20.30 WITA. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh […]

  • TPA Salurano Kian Memanas, 2 Aktivis Ditahan Polisi Tanpa Sebab? Begini Penjelasan Kapolres Mamasa

    TPA Salurano Kian Memanas, 2 Aktivis Ditahan Polisi Tanpa Sebab? Begini Penjelasan Kapolres Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aktivis asal Desa Malabo, Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa, Taufik Rama Wijaya dan rekannya Rein Mesakaraeng, mengaku ditahan Polres Mamasa tanpa sebab. Keduanya merupakan aktivis yang tengah berjuang dalam aksi penolakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang ada di Salurano, Malabo. Kepada Sulbarupdate.id, Rama mangaku, saat ini dirinya ditahan di Polres Mamasa tanpa ia […]

  • Usai Kebakaran, SD Inpres Paraili Mamuju Tengah Dapat Dana Revitalisasi Rp1,3 Miliar

    Usai Kebakaran, SD Inpres Paraili Mamuju Tengah Dapat Dana Revitalisasi Rp1,3 Miliar

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sekolah Dasar (SD) Inpres Paraili, Desa Paraili, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, mulai berbenah setelah mengalami kebakaran pada 28 Juni 2026. Kebakaran tersebut menghanguskan dua ruang kelas darurat dan sejumlah fasilitas sekolah dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Kini, sekolah tersebut mendapat bantuan revitalisasi senilai Rp1,3 miliar dari Kementerian Pendidikan dan […]

  • Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    Empat Mata Untuk Enam Kabupaten, Gubernur SDK Serukan Keadilan Pembangunan Hingga Kinerja OPD

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) menegaskan tidak ada satu pun daerah yang diperlakukan berbeda dalam kebijakan pemerintahan. Enam kabupaten di Sulbar dipandang sama. Pernyataan itu disampaikan saat malam silaturahmi dan refleksi akhir tahun di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu, 31 Desember 2025. “Yakinlah bahwa tidak ada kabupaten yang kita pandang sebelah mata, […]

  • May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    May Day 2026 di Majene, KAMRI Tuntut Revisi UU Cipta Kerja

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gelombang aksi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pecah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (1/5/2026). Puluhan massa yang tergabung dalam Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia (KAMRI) turun ke jalan menyuarakan pembelaan terhadap nasib kaum buruh. ​Massa memulai aksi di kawasan Jalan Gatot Subroto hingga Tugu Pahlawan. Dalam aksinya, mahasiswa membakar ban […]

expand_less