Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Aktivis Soroti Kondisi SDN 007 Botteng, Stenly: Jangan Biarkan Masa Depan Siswa Terkubur Libur Ilegal

Aktivis Soroti Kondisi SDN 007 Botteng, Stenly: Jangan Biarkan Masa Depan Siswa Terkubur Libur Ilegal

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
  • visibility 520
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kondisi SDN 007 Botteng di Dusun Kata-Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, masih jadi sorotan tajam setelah viral di pemberitaan kerap meliburkan aktivitas belajar mengajar di luar kalender akademik resmi.

​Ketidakhadiran tenaga pengajar ini memicu reaksi keras dari sejumlah aktivis di Kabupaten Mamasa.

Stenly Gadion Buntukareang, seorang aktivis pemerhati pendidikan di Mamasa, mendesak Pemerintah Kabupaten Mamasa dan Dinas Pendidikan, untuk serius membenahi karut-marut pendidikan di wilayah tersebut.

​Bagi siswa di Dusun Kata-Kata, bersekolah adalah sebuah perjuangan fisik. Banyak dari mereka yang harus menempuh perjalanan kaki berkilo-kilometer dengan medan yang tidak mudah.

Namun, seringkali semangat itu dipatahkan oleh gerbang sekolah yang sepi tanpa aktivitas.

​Salah satu orang tua siswa, yang meminta identitasnya tidak disebut, mengungkapkan bahwa praktik “libur mendadak” ini bukan lagi hal baru, melainkan masalah menahun yang seolah-olah sudah dianggap lumrah.

​”Bukan cuma kali ini, sudah sering sekali tidak ada guru. Padahal anak-anak kami banyak yang jalan kaki jauh. Kasihan niat belajar mereka terpatahkan karena sekolah kosong,” keluhnya dengan nada kecewa mendalam.

​Menanggapi fenomena ini, Stenly Gadion Buntukareang menyatakan bahwa ketidakhadiran guru secara sistematis adalah bentuk kegagalan pengawasan dari instansi terkait.

Ini merupakan kali kedua sekolah tersebut menjadi sorotan publik dengan masalah yang sama, namun belum ada tindakan tegas.

​”Kami mendesak Bupati Mamasa dan Dinas Pendidikan untuk segera turun tangan. Jangan hanya duduk di belakang meja sementara pendidikan di pelosok hancur. Ini menyangkut hak dasar anak-anak kita,” tegas Stenly.

​Ia menambahkan bahwa jika pemerintah daerah tidak segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja guru dan kepala sekolah di SDN 007 Botteng, maka kualitas pendidikan di Mamasa akan semakin tertinggal.

​Kritik ini bukan tanpa alasan. Stenly menilai perlunya ada sanksi tegas bagi oknum pendidik yang mengabaikan tugasnya.

“Pemerintah harus serius mengurusi pendidikan. Jangan sampai niat belajar siswa di pelosok yang begitu besar justru dipadamkan oleh kelalaian birokrasi dan ketidakhadiran guru,” pungkasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah konkret yang akan diambil untuk mengatasi masalah di SDN 007 Botteng.

Sementara itu upaya konfirmasi ke Kepala Sekolah SDN 007 Botteng, hingga kini belum berhasil. Laman ini akan terus berusaha lakukan konfirmasi hingga berhasil.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Editor Sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kadis Kominfo Mamasa: Pers Bebas Demokrasi Sehat

    Hari Kebebasan Pers Sedunia, Kadis Kominfo Mamasa: Pers Bebas Demokrasi Sehat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa memberikan penghormatan khusus kepada seluruh insan pers dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia (World Press Freedom Day) yang jatuh pada Minggu, 3 Mei 2026. Momentum ini ditegaskan sebagai pengingat pentingnya peran jurnalisme independen dalam menjaga ekosistem demokrasi di daerah. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mamasa, Ernesto Randan, menyatakan bahwa […]

  • Wujudkan Kesetaraan Gizi, SPPG Osango Kunjungi Penyandang Disabilitas di Mamasa

    Wujudkan Kesetaraan Gizi, SPPG Osango Kunjungi Penyandang Disabilitas di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Osango terus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, tim SPPG turun langsung mengunjungi warga penyandang disabilitas di kawasan Jalan Pembangunan, Kota Mamasa, pada Rabu (6/5/2026). Aksi jemput bola ini dilakukan untuk memastikan bahwa akses terhadap nutrisi berkualitas dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk […]

  • Pemkesra Pemprov Sulbar Laksanakan Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

    Pemkesra Pemprov Sulbar Laksanakan Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

    • 0Komentar

    Polewali Mandar, Sulbarupdate.id – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat mengelola pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib yang digelar pada Jumat, 13 Maret 2026, di Hotel Al Ikhlas, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini merupakan program pembinaan keagamaan yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas imam dan khatib agar semakin cakap memimpin ibadah, menyampaikan khutbah yang menyejukkan, serta […]

  • Gubernur Sultra ASR Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo soal Penertiban Kabel dan Spanduk

    Gubernur Sultra ASR Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo soal Penertiban Kabel dan Spanduk

    • 0Komentar

    BOGOR, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, merespons cepat arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait penertiban kabel utilitas serta spanduk dan baliho yang semrawut di sejumlah daerah. Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center, Senin (2/2/2026). […]

  • “Data Sudah Dikirm” Itulah Jawaban Bupati Mamuju Kepada Nakes Dan Guru

    “Data Sudah Dikirm” Itulah Jawaban Bupati Mamuju Kepada Nakes Dan Guru

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Di tengah gemuruh aspirasi yang berhari-hari bergema di halaman kantor bupati, akhirnya pintu dialog terbuka diruangan yang nyaman, selasa 6 Januari 2026. Bupati menerima langsung perwakilan massa aksi guru honorer dan tenaga kesehatan, mereka yang selama ini menjaga ruang kelas dan ruang perawatan, namun masih menunggu kepastian nasib. Dengan sikap tegas […]

  • Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

    Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabar gembira datang dari pedalaman Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Jembatan gantung yang sempat menyita perhatian publik akibat insiden ambruknya pada Oktober 2024 lalu, kini telah rampung dibangun kembali dan berdiri dengan gagah. Berdasarkan pantauan langsung tim Sulbarupdate.id di lokasi pada Minggu (10/5/2026), infrastruktur vital ini tampil dengan […]

expand_less