Persimaju Kirim Sinyal Bahaya, Binjai City Jadi Korban Pertama
- account_circle sulbarupdate
- calendar_month 59 menit yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar

BANTUL, Yogyakarta - Sulbar Keterangan update.id - Wakil Sulawesi Barat, Persimaju Mamuju, memulai petualangan nasional…
BANTUL, Yogyakarta – Sulbar Keterangan update.id – Wakil Sulawesi Barat, Persimaju Mamuju, memulai petualangan nasional mereka dengan cara yang menggetarkan. Bermain di Stadion Sultan Agung, Persimaju sukses menaklukkan Binjai City dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga pembuka Grup G Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026, Sabtu (30/5).
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Bagi Persimaju, hasil tersebut menjadi deklarasi bahwa wakil Sulawesi Barat datang ke pentas nasional bukan hanya untuk meramaikan persaingan, melainkan untuk menantang dominasi klub-klub besar dari berbagai daerah di Indonesia.
Gol pembuka Persimaju lahir melalui aksi tajam Muh Fitra Ramadhan yang berhasil memanfaatkan celah pertahanan Binjai City.
Gol tersebut mengubah ritme pertandingan dan membuat skuad Laskar Manakarra tampil semakin percaya diri menguasai jalannya laga.
Memasuki babak berikutnya, tekanan demi tekanan terus dilancarkan Persimaju. Upaya tersebut akhirnya berbuah manis ketika Rian Egy Saputra menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Gol kedua itu praktis mematikan perlawanan Binjai City sekaligus memastikan kemenangan penting bagi wakil Sulawesi Barat tersebut.
Atmosfer pertandingan di Stadion Sultan Agung terasa istimewa. Stadion berkapasitas sekitar 30 ribu penonton itu menjadi panggung pembuktian bagi pemain-pemain muda Persimaju yang tampil disiplin, agresif, dan menunjukkan kualitas permainan yang semakin matang.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persimaju terlihat lebih siap secara taktik maupun mental. Organisasi permainan yang dibangun pelatih Muh Irfan Rahman berjalan efektif. Transisi menyerang berlangsung cepat, sementara koordinasi lini belakang mampu meredam beberapa percobaan serangan yang dibangun Binjai City.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena Persimaju datang ke putaran nasional dengan status juara Liga 4 Sulawesi Barat. Modal tersebut kini terbukti bukan sekadar catatan statistik, melainkan fondasi kuat yang mampu diterjemahkan menjadi performa kompetitif di level nasional.
Dalam peta persaingan Grup G, hasil ini membuka peluang besar bagi Persimaju untuk melangkah ke fase berikutnya. Grup G sendiri dihuni oleh Persimaju Mamuju, Binjai City, Unaaha FC, dan Persipegaf, dengan seluruh pertandingan dipusatkan di Stadion Sultan Agung Bantul.
Skuad Persimaju pada laga ini menunjukkan kedalaman tim yang menjanjikan. Kombinasi pemain muda dengan semangat tinggi serta beberapa figur berpengalaman menjadikan permainan Persimaju tampak lebih stabil dibandingkan lawannya. Kehadiran pemain-pemain seperti Muh Fitra Ramadhan dan Rian Egy Saputra menjadi bukti bahwa Persimaju memiliki sumber daya yang mampu membuat perbedaan dalam pertandingan besar.
Lebih dari itu, kemenangan atas Binjai City menjadi simbol kebangkitan sepak bola Sulawesi Barat. Dalam beberapa tahun terakhir, kompetisi daerah terus berkembang dan menghasilkan talenta-talenta baru. Kini, Persimaju menjadi representasi harapan masyarakat Sulbar untuk membawa nama daerah semakin dikenal di panggung sepak bola nasional.
Dukungan pemerintah daerah, PSSI Sulawesi Barat, KONI Sulbar, serta ribuan masyarakat Mamuju menjadi energi tambahan bagi perjalanan Persimaju di Liga 4 Piala Presiden. Sebelumnya, tim ini juga mendapat dukungan penuh menjelang keberangkatan menuju putaran nasional.
Secara futuristik, kemenangan ini bisa menjadi awal dari sebuah perjalanan besar. Jika mampu menjaga konsistensi permainan, memperkuat kedalaman skuad, dan mempertahankan mental juara yang ditunjukkan saat menghadapi Binjai City, Persimaju berpotensi menjadi salah satu kuda hitam paling berbahaya dalam kompetisi tahun ini.
Malam di Bantul pun menjadi saksi lahirnya optimisme baru. Ketika peluit panjang berbunyi dan skor 2-0 terpampang di papan pertandingan, pesan yang dikirim Persimaju kepada seluruh peserta Liga 4 Piala Presiden menjadi sangat jelas, Laskar Manakarra telah datang, dan mereka siap mengguncang panggung sepak bola nasional. (***)
- Penulis: sulbarupdate
