Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » APBD Sulbar 2026 Disahkan, Pemprov Fokus Perkuat PAD di Tengah Tekanan Fiskal

APBD Sulbar 2026 Disahkan, Pemprov Fokus Perkuat PAD di Tengah Tekanan Fiskal

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • visibility 387
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id- Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 resmi disahkan melalui rapat paripurna, Mamuju 31 Desember 2025.

Hadir mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Wakil Gubernur Salim S Mengga bersama Sekprov Junda Maula, rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulbar St. Suraidah Suhardi.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju 31 Desember 2025 (Dok. Sulbarupdate.id)

Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga mengatakan Ranperda APBD 2026 yang disusun Pemprov bersama DPRD Sulbar sudah masuk tahap penyempurnaan dan ditetapkan.

“Saya mewakili Pemprov Sulbar mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Sulbar yang luar biasa, komitmen dalam mendukung kelancaran pembangunan daerah,” kata Salim S Mengga.

Ia berharap dengan kemampuan fiskal yang dimiliki Pemprov Sulbar kinerja seluruh jajaran ASN jauh lebih baik lagi tahun 2026 mendatang.

“Kita berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita dalam kondisi keterbatasan fiskal,” ungkapnya.

Sementara itu, efisiensi dari Pemerintah pusat sebenarnya memacu daerah untuk mencari sumber-sumber pendapatan yang ada di Sulbar.

“Makanya kewajiban kita mencari sumber-sumber pendapatan daerah yang kita perbaiki. Jadi bagaimana meningkatkan PAD kita dalam kondisi efisiensi,” tambahnya.

Selain itu, program Pancadaya tetap akan berjalan dengan keterbatasan anggaran yang ada, seperti program beasiswa tetap lanjut pada tahun 2026.

“Titik fokus kita tahun 2026 melakukan peningkatan PAD yang tidak bisa jangkau seperti pemasukan perkebunan, pajak kendaraan dan yang lainnya. Kita berupaya agar investor bisa masuk ke daerah,” ujarnya.

Namun investor yang masuk, kata Salim Mengga akan selektif dengan baik agar tidak merugikan masyarakat.

“Program beasiswa juga masih ada, apa yang kita laksanakan di tahun 2025 akan kita lanjutkan di tahun 2026, begitupun program yang masuk janji kampanye kita kemarin bersama Pak Gubernur,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulbar St. Suraidah Suhardi menyampaikan dengan segala keterbatasan anggaran dan permasalahan yang terjadi di Sulbar tetap optimis memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita selalu optimis membangun daerah, meski dalam fiskal yang terbatas. Penguatan PAD daerah menjadi titik fokus agar bisa meningkat,” tandasnya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

    Aktivis Mamasa Desak Kejati Sulbar Audit Anggaran Forest Programme IV di TNGD

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id -Aliansi aktivis lingkungan di Kabupaten Mamasa desak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat untuk segera panggil dan periksa Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan. Desakan ini mencuat terkait dugaan ketidakberesan pengelolaan dana hibah bernilai ratusan miliar rupiah dalam proyek Forest Programme IV. ​Program yang menyasar kawasan Taman Nasional Gandang Dewata […]

  • Alumni Unsulbar Dorong Pembukaan Prodi Teknik Pertambangan dan Teknik Mesin

    Alumni Unsulbar Dorong Pembukaan Prodi Teknik Pertambangan dan Teknik Mesin

    • 0Komentar

    MAJENE, SULBARUPUDATE.ID – Alumni Jurusan Hukum angkatan 2015 Universitas Sulawesi Barat, Arwin Rahman, mendorong pihak kampus agar segera membuka program studi baru, khususnya Teknik Pertambangan dan Teknik Mesin, sebagai bentuk respon terhadap tantangan pembangunan dan kebutuhan sumber daya manusia di Sulawesi Barat. Menurut Arwin Rahman, keberadaan dua jurusan tersebut sangat penting untuk menjawab kebutuhan daerah […]

  • DPO Terbit! Eks Kades Diduga Korup Dana Desa di Mamuju Diburu Polisi

    DPO Terbit! Eks Kades Diduga Korup Dana Desa di Mamuju Diburu Polisi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Setelah serangkaian pemanggilan yang tidak diindahkan, Polresta Mamuju secara resmi memasukkan Muhammad Nasrullah, mantan Kepala Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka diduga telah merugikan keuangan negara dari penyalahgunaan dana desa (DD). Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan penerbitan surat DPO bernomor: […]

  • Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

    Janji Manis Pemda Mamasa di Jembatan ‘Maut’ Kalukku Tak Kunjung Tunai

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Setahun sudah berlalu sejak Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melontarkan janji di ujung Jembatan Gantung Sungai Kalukku. Namun, hingga kini, infrastruktur vital yang menghubungkan warga Desa Pangandaran, Kecamatan Tabulahan tersebut tetap dalam kondisi memprihatinkan dan mengancam nyawa. ​Tepat pada 27 Maret 2025 lalu, di hadapan rombongan dan masyarakat setempat, Bupati sempat menegaskan komitmennya […]

  • Sepanjang Tahun 2025, Wisata Desa Tondok Bakaru Sumbang PAD Rp 100,9 Juta

    Sepanjang Tahun 2025, Wisata Desa Tondok Bakaru Sumbang PAD Rp 100,9 Juta

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sektor pariwisata Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, membuktikan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Sepanjang tahun 2025, kontribusi retribusi dari desa wisata ini berhasil menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mamasa sebesar Rp 100.980.000. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Mamasa, total kunjungan wisatawan ke Desa Tondok Bakaru selama periode Januari hingga Desember 2025 […]

  • Jembatan Setahun Putus, Warga Desa Tapua Bangun Jalan Limpas Secara Swadaya

    Jembatan Setahun Putus, Warga Desa Tapua Bangun Jalan Limpas Secara Swadaya

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id  – Puluhan warga di Desa Tapua dan Desa Ba’ba Tapua, Kecamatan Matangga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, bahu-membahu membangun jalan limpas (lintasan batu) di aliran sungai setempat, Senin (20/4/2026). ​Aksi gotong royong ini dilakukan sebagai jalur alternatif lantaran jembatan utama sepanjang 20 meter yang menjadi tumpuan warga telah putus akibat terjangan banjir […]

expand_less