Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » BPJPH RI Akan Bangun Kantor Cabang, Plt Karo Pemkesra: Ini Sangat Relevan dengan Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 

BPJPH RI Akan Bangun Kantor Cabang, Plt Karo Pemkesra: Ini Sangat Relevan dengan Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 

  • account_circle Amr
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
  • visibility 240
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana menerima audiensi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI, Rabu (14/1/2026), bertempat di Ruang Sekretaris Daerah Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Daerah didampingi oleh Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil.

Audiensi ini membahas rencana pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Layanan Jaminan Produk Halal (JPH) di Provinsi Sulawesi Barat, sebagai tindak lanjut kebijakan nasional dan rekomendasi Komisi VIII DPR RI serta Kementerian PAN dan RB. Pembentukan UPT ini diharapkan dapat mempercepat dan mendekatkan layanan sertifikasi halal kepada masyarakat dan pelaku usaha di daerah.

Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendukung penguatan kelembagaan layanan halal yang sejalan dengan Panca Daya Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga, khususnya pada pilar penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan.

Dalam pertemuan tersebut, BPJPH memaparkan sejumlah persyaratan pembentukan UPT, di antaranya kebutuhan surat rekomendasi Gubernur serta kesiapan sarana dan prasarana berupa lahan dan gedung operasional. Kehadiran UPT Layanan JPH dinilai strategis dalam mendukung pelaku UMKM agar lebih mudah mengakses sertifikasi halal dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Di akhir kegiatan, Plt. Karo Pemkesra Murdanil menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung penguatan layanan jaminan produk halal.

“Pembentukan UPT Layanan Jaminan Produk Halal ini sangat relevan dengan arah pembangunan Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga. Selain memperkuat pelayanan publik, kehadiran UPT ini juga mendorong peningkatan kualitas produk UMKM dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Murdanil.

Audiensi ditutup dengan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi antara BPJPH dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat guna mempercepat pembentukan UPT Layanan JPH sebagai bagian dari implementasi Panca Daya Sulawesi Barat.(*)

  • Penulis: Amr

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Naik

    Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Naik

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Tren kenaikan harga logam mulia kembali berlanjut. Berdasarkan data resmi dari laman Sahabat Pegadaian pada Selasa (6/1/2026), harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 terpantau mengalami kenaikan signifikan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Emas produksi Galeri24 mencatatkan lonjakan sebesar Rp34.000, dari harga semula Rp2.522.000 menjadi Rp2.556.000 per gram. Sementara itu, emas batangan UBS mengalami […]

  • Daftar 52 SPPG di Sulbar Dihentikan Sementara oleh BGN Nasional Mulai Besok

    Daftar 52 SPPG di Sulbar Dihentikan Sementara oleh BGN Nasional Mulai Besok

    • 0Komentar

    Sulbarupdate – Mamuju – Sebanyak 52 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Sulawesi Barat dijadwalkan mengalami penangguhan sementara (suspend) mulai Kamis, 2 April 2026. Kebijakan tersebut merupakan langkah dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bentuk penertiban terhadap fasilitas yang belum memenuhi standar. Kepala Regional BGN Sulbar, Firazh, saat ditemui di Gedung DPRD Sulbar Rabu […]

  • Profil Kasat Reskrim AKP Fredy, 5 Bulan Menjabat, Bawa Perubahan di Polres Majene

    Profil Kasat Reskrim AKP Fredy, 5 Bulan Menjabat, Bawa Perubahan di Polres Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Baru lima bulan mengemban amanah sebagai Kasat Reskrim Polres Majene, AKP Fredy, telah menunjukkan taji dalam peta penegakan hukum di wilayah hukum Kabupaten Majene. Perwira kelahiran Pinrang, 13 Desember 1982 ini membawa semangat baru melalui serangkaian pengungkapan kasus besar yang sempat menyita perhatian publik. Sejak resmi menjabat, AKP Fredy dikenal sebagai sosok […]

  • Harap Opini Terbaik, BPKAD Serahkan LKPD Sulbar 2025 ke Inspektorat : Masuk Tahap Reviu APIP   

    Harap Opini Terbaik, BPKAD Serahkan LKPD Sulbar 2025 ke Inspektorat : Masuk Tahap Reviu APIP  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulawesi Barat Unaudited Tahun 2025 kepada Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Jumat 27 Februari 2026. LKPD Unaudited Tahun 2025 diterima langsung oleh Kepala Inspektorat, M. Natsir. Acara serah terima […]

  • Prabowo Targetkan Perluasan Beasiswa, Baru 1,1 Juta Mahasiswa Tercover, Kebijakan Dirumuskan Ulang

    Prabowo Targetkan Perluasan Beasiswa, Baru 1,1 Juta Mahasiswa Tercover, Kebijakan Dirumuskan Ulang

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Presiden RI Prabowo Subianto mendorong perluasan akses beasiswa pendidikan tinggi secara masif bagi mahasiswa di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil guna mengejar ketimpangan antara jumlah total mahasiswa dengan realisasi penerima bantuan pendidikan yang ada saat ini. Dalam Taklimat Presiden RI bersama Rektor dan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Tahun 2026 di Istana […]

  • Harga Elpiji 3 Kg di Mamuju Tengah Meroket, Tembus Rp 50 Ribu

    Harga Elpiji 3 Kg di Mamuju Tengah Meroket, Tembus Rp 50 Ribu

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kembali dikeluhkan oleh kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram. Selain sulit didapat, harga di tingkat pengecer kini melonjak drastis hingga menembus angka Rp 50.000 per tabung, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). ​Kondisi ini memicu kekhawatiran besar, terutama […]

expand_less