Bulgaria Resmi Adopsi Euro, Jadi Anggota ke-21 Zona Euro
- account_circle Ancha
- calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
- visibility 124
- comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Bulgaria resmi meninggalkan mata uang Lev dan beralih menggunakan Euro terhitung mulai 1 Januari 2026.
Bergabungnya negara Balkan ini menjadikan Bulgaria sebagai anggota ke-21 Zona Euro, sekaligus menambah populasi pengguna mata uang tunggal Eropa menjadi lebih dari 350 juta orang.
Momen bersejarah ini dirayakan dengan meriah di ibu kota Sofia. Langkah ini menandai integrasi ekonomi terbaru di kawasan Benua Biru setelah terakhir kali dilakukan oleh Kroasia pada tiga tahun silam.
Perubahan Nominal dan Akses Kebijakan
Transisi ini membawa perubahan langsung pada nilai nominal aset warga. Sebagai gambaran, simpanan warga sebesar 10.000 leva kini dikonversi menjadi sekitar 5.100 euro.
Selain mempermudah transaksi bagi sektor pariwisata dan pelaku usaha, keanggotaan ini memberikan posisi strategis bagi Bulgaria dalam peta kebijakan moneter Benua Biru.
Bulgaria kini memiliki kursi resmi serta hak suara di Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menentukan arah suku bunga kawasan.
“Harapan saya terhadap euro sangat positif. Kita akan mendapat manfaat besar, terutama bagi mereka yang sering bepergian; tidak perlu lagi repot dengan penukaran mata uang,” ujar Antonia Tsvetkova, seorang pengusaha perhiasan di Sofia, dilansir dari CNBC Indonesia.
Meski disambut baik oleh komunitas bisnis, transisi ini terjadi di tengah stabilitas politik domestik yang belum pulih.
Bulan lalu, pemerintah Bulgaria terpaksa mengundurkan diri akibat gelombang protes besar terkait rencana kenaikan pajak. Di sisi lain, opini publik di negara berpenduduk 6,7 juta jiwa tersebut masih terbelah.
Sejumlah warga menyatakan kekhawatiran bahwa adopsi Euro justru akan memicu lonjakan harga barang dan jasa (inflasi) di tengah krisis biaya hidup yang sedang melanda.
Masuknya Bulgaria ke Zona Euro merupakan puncak dari upaya panjang negara tersebut sejak bergabung dengan Uni Eropa pada 2007.
Pemerintah berharap langkah ini dapat memperdalam integrasi ekonomi dengan pasar tunggal Eropa serta memperkuat daya tarik Bulgaria di mata investor asing (FDI).(*)
- Penulis: Ancha
