Gempa M 6,7 di Palu Terasa hingga Majene, Warga Panik Berhamburan Keluar Rumah
- account_circle Juita
- calendar_month Sel, 16 Jun 2026
- visibility 95
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Kepanikan melanda warga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, setelah guncangan gempa bumi bermagnitudo (M) 6,7 yang berpusat di Palu, Sulawesi Tengah, turut dirasakan kuat di wilayah mereka pada Selasa (16/6/2026).
Getaran yang berlangsung selama beberapa menit tersebut memaksa masyarakat berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Berdasarkan data awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi M 6,7 tersebut berpusat di darat, sekitar 42 kilometer tenggara Palu, Sulawesi Tengah.
Meski berpusat di provinsi tetangga, gempa tersebut memiliki radius getaran yang luas hingga dirasakan signifikan di sejumlah wilayah Sulawesi Barat, termasuk Kabupaten Majene.
”Getarannya cukup kuat, lampu dan lemari bergoyang. Kami langsung keluar rumah bersama keluarga karena takut terjadi gempa susulan,” ujar Arman (34), salah seorang warga di Kecamatan Banggae, Majene, Selasa.
Pantauan di lapangan menunjukkan warga yang sedang beraktivitas di dalam rumah maupun tempat usaha langsung berlari menuju area terbuka seperti halaman dan pinggir jalan. Mereka memilih tetap berada di luar ruangan guna mengantisipasi potensi gempa susulan.
Belum Ada Laporan Kerusakan
Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bersama pihak berwenang masih melakukan pendataan di lapangan. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur bangunan akibat peristiwa ini.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa, serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi terkait pemutaran data gempa dan potensi tsunami dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG. (*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
