Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » NICOLAS MADURO

NICOLAS MADURO

  • account_circle Zacky Antony
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • visibility 302
  • comment 0 komentar

Oleh: Zacky Antony

*CARACAS*, Kota berpenduduk sekitar 3 juta jiwa, menjelang tengah malam Sabtu (3/1) mati lampu. Bukan sedang ada pemadaman bergilir, tapi itu adalah bagian dari strategi intelijen AS. Kota dengan tingkat pembunuhan salah satu yang tertinggi di dunia itu gelap gulita.

Saat itulah operasi rahasia CIA dimulai. Pukul 22.10 waktu Amerika, Presiden AS Donal Trump memberi perintah penangkapan Nicolas Maduro. Seorang politikus berpaham sosialis yang menjadi penguasa Venezuela sejak tahun 2013.

Dalam kegelapan malam itu, 150 pesawat tempur AS terbang rendah di laut Karibia dan dalam beberapa menit menguasai langit Venezuela. Serangan dilancarkan ke sejumlah target fasilitas militer dan bandar udara pesawat tempur. Ledakan keras terdengar di beberapa titik menimbulkan kobaran api.

Serangan mendadak tersebut membuat pertahanan negara pemilik cadangan minyak terbesar di dunia itu lumpuh. Rudal anti pesawat tempur sudah dihancurkan. Jalur koordinasi militer “rusak” karena pengkhianatan di dalam pemerintahan. Tidak ada perintah membalas serangan.

Dalam situasi itulah, pasukan elit Angkatan Darat AS, Delta Force, bergerak. Personel Delta Force turun dari helikopter dan menyerbu masuk kediaman Presiden Nicolas Maduro yang dijaga ketat militer. Sebanyak 80 pasukan pengawal Presiden Maduro ditembak mati. Di sisi lain tidak satupun personel Delta Force yang menjadi korban.

Sebuah penyergapan luar biasa dan terencana rapi. Militer AS sebelumnya sampai membuat replika kediaman Maduro guna mempelajari strategi paling tepat untuk menembus tempat persembunyian berdinding baja milik Maduro. Serta menentukan opsi-opsi ketika penyerbuan terjadi.

Penyergapan berlangsung sesuai rencana. Rentetan tembakan terjadi. Puluhan pasukan pengawal presiden tergeletak tak bernyawa. Sebagian adalah militer Kuba yang turut membantu pengawalan Nicolas Maduro. Kuba dan Venezuela adalah dua negara di Amerika yang sama-sama “kiri”.

Maduro dan istri, Cilia Flores yang menyadari kediamannya telah diserbu mencoba lari ke tempat persembunyian berdinding baja. Tapi Langkah penyelamatan itu sudah diperhitungkan Delta Force. Presiden berusia 63 tahun itu berhasil dibekuk sebelum sempat masuk ke ruang persembunyian anti tembakan.

Sejurus kemudian, sang presiden bersama istri langsung diamankan dan diterbangkan ke AS. Detail penyergapan ini bak tayangan di film-film hollywood. Setelah target berhasil diculik, militer AS meninggalkan Caracas dalam kondisi kacau. Dalam tempo 2,5 jam, operasi tuntas menangkap target.

Presiden Trump menonton operasi penangkapan Maduro dari klub pribadinya di Florida. Dia menyaksikan detail-detail operasi seperti menonton siaran langsung di televisi. Gambar Trump sedang menonton operasi rahasia tersebut menyebar di berbagai media social.

Sabtu (3/1) pagi, Trump memuji operasi penangkapan Maduro dengan satu kata; brilian. Sebaliknya, dunia terkejut. Serangan terhadap territorial negara lain yang diikuti dengan penangkapan presiden negara tersebut, jelas-jelas melanggar hukum Internasional.

Pasal 2 ayat (4) Piagam PBB menyatakan _“semua Negara Anggota harus menahan diri dalam hubungan internasionalnya dari ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara mana pun, atau dengan cara apa pun yang tidak sesuai dengan Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa.”_

Pasal ini melarang penggunaan secara militer ke sebuah negara berdaulat. Pada pasal 51 memang terdapat pengecualian yaitu apabila untuk membela diri atau persetujuan Dewan Keamanan PBB.

Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro menjadi penegasan AS ingin menjadi POLISI DUNIA. Trump telah merobek Piagam PBB dan menggantinya dengan hukum dirinya sendiri yaitu Doktrin Trump.

Setelah ditangkap, Maduro akan diadili di Pengadilan New York AS dengan tuduhan konspirasi terorisme-narkoba dan kepemilikan senjata api.

Akan tetapi dalam pidatonya, Trump juga menyebut motif ekonomi di balik serangan ke Venezuela. AS akan menguasai cadangan minyak Venezuela yang mencapai 303 miliar barel . Angka ini setara 19 persen dari cadangan minyak dunia yang berarti terbesar di dunia mengalahkan Cadangan minyak di Arab Saudi maupun Irak dan Iran.

Negara-negara di dunia terbelah. Ada yang mengecam agresi AS ke Venezuela seperti Cina, Rusia, Iran, Korut, Kolombia, Kuba, Brasil, Meksiko, Uruguay. Ada juga yang mendukung seperti Argentina, Paraguay dan Ekuador.

Lalu apa sikap Indonesia? Seperti biasa, pernyataan Kemenlu bersifat normatif. Menyerukan agar mengedepankan dialog dan menahan diri. “Penting bagi komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka,” demikian bunyi statemen Kemenlu.

Terlepas pro dan kontra negara-negara di dunia, serangan terhadap Venezuela dan penangkapan Maduro oleh AS menegaskan bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja. Prediksi bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun perang menunjukkan tanda-tandanya.

Dunia was-was menunggu siapa yang akan menjadi target AS berikutnya. Yang sudah jelas disebut Trump adalah Kolombia dan Kuba. Dan yang menjadi target aneksasi adalah Greenland.

Inikah awal Perang Dunia III? Waktu yang akan menjawab.

_Penulis adalah wartawan senior di Bengkulu_(*)

  • Penulis: Zacky Antony

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nakhoda Baru SDM Kemenag RI, Antara Integritas Sistem dan Jejak Reformasi

    Nakhoda Baru SDM Kemenag RI, Antara Integritas Sistem dan Jejak Reformasi

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Di bawah sorot lampu ruang pelantikan Kantor Pusat Kementerian Agama Republik Indonesia, sebuah babak baru tata kelola birokrasi dimulai. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, secara resmi lantik Muhammad Zain sebagai Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal, Kamis 12 Februari 2026. Sebuah mandat yang bukan sekadar seremonial, melainkan beban strategis di tengah […]

  • Mahasiswa Mamasa Ajak Masyarakat Dukung Kejari Selesaikan 30 SKK Temuan BPK

    Mahasiswa Mamasa Ajak Masyarakat Dukung Kejari Selesaikan 30 SKK Temuan BPK

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kelompok mahasiswa Kabupaten Mamasa secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa yang menyerahkan 30 Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa. Dukungan ini berkaitan dengan upaya penegakan hukum dan penyelesaian temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Salah satu mahasiswa Mamasa, Riskul Tona’, menegaskan bahwa langkah Pemda menggandeng Jaksa […]

  • Bupati Mamasa Resmi Lantik 8 Pejabat Eselon II

    Bupati Mamasa Resmi Lantik 8 Pejabat Eselon II

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa Welem Sambolangi, melantik enam orang Pejabat Stuktural Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemerintah Daerah( Pemda) Kabupaten Mamasa. Pelantikan di laksanakan di Tribun Kondosapata, Jl. Demmajannang, Kelurahan Mamasa, Jumat (10/04/2026) Bupati Mamasa Welem Sambolangi mengucapkan selamat kepada delapan orang Eselon II yang di lantik. “Banyak selamat kepada bapak dan ibu yang telah […]

  • Kadinsos Mamuju Tengah, Temui Wamen Sosial RI, Ini Tujuannya!

    Kadinsos Mamuju Tengah, Temui Wamen Sosial RI, Ini Tujuannya!

    • 1Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat terus bergerak aktif memperjuangkan berbagai program sosial untuk masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan koordinasi Dinas Sosial Mamuju Tengah ke Kementerian Sosial Republik Indonesia, pada senin 11 Mei 2026, di Jakarta. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju Tengah, Hj. Nirwanasari Aras T, bersama jajaran melakukan […]

  • Penghormatan dari Sahabat Seangkatan, Salim S Mengga Dimakankan di Kalibata

    Penghormatan dari Sahabat Seangkatan, Salim S Mengga Dimakankan di Kalibata

    • 0Komentar

    Penghormatan Terakhir dari Sahabat seangkatan, Presiden Minta Wagub Sulbar Dimakamkan di Kalibata.  SULAWESI BARAT – Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) H. Salim S. Mengga, menghembuskan napas terakhir pada usia 74 tahun di RS Siloam, Makassar, Sabtu (31/1/2026) lalu. Kepergian Salim bukan sekadar hilangnya seorang pejabat publik, melainkan berpulangnya seorang prajurit tangguh yang dikenal […]

  • Kenalkan Avdal Saputra Asal Salutambun Mamasa, Tembus Skuad Timnas Pelajar U-16

    Kenalkan Avdal Saputra Asal Salutambun Mamasa, Tembus Skuad Timnas Pelajar U-16

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Nama Avdal Saputra kini menjadi buah bibir di kancah sepak bola Sulawesi Barat. Remaja asal Kabupaten Mamasa ini sukses menorehkan prestasi gemilang dengan menembus skuad elit Tim Nasional (Timnas) Pelajar U-16 di bawah naungan Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI). Lahir di Salutambun pada 14 November 2010, Avdal bukan sekadar pelengkap tim. […]

expand_less