Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » NICOLAS MADURO

NICOLAS MADURO

  • account_circle Zacky Antony
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 239
  • comment 0 komentar

Oleh: Zacky Antony

*CARACAS*, Kota berpenduduk sekitar 3 juta jiwa, menjelang tengah malam Sabtu (3/1) mati lampu. Bukan sedang ada pemadaman bergilir, tapi itu adalah bagian dari strategi intelijen AS. Kota dengan tingkat pembunuhan salah satu yang tertinggi di dunia itu gelap gulita.

Saat itulah operasi rahasia CIA dimulai. Pukul 22.10 waktu Amerika, Presiden AS Donal Trump memberi perintah penangkapan Nicolas Maduro. Seorang politikus berpaham sosialis yang menjadi penguasa Venezuela sejak tahun 2013.

Dalam kegelapan malam itu, 150 pesawat tempur AS terbang rendah di laut Karibia dan dalam beberapa menit menguasai langit Venezuela. Serangan dilancarkan ke sejumlah target fasilitas militer dan bandar udara pesawat tempur. Ledakan keras terdengar di beberapa titik menimbulkan kobaran api.

Serangan mendadak tersebut membuat pertahanan negara pemilik cadangan minyak terbesar di dunia itu lumpuh. Rudal anti pesawat tempur sudah dihancurkan. Jalur koordinasi militer “rusak” karena pengkhianatan di dalam pemerintahan. Tidak ada perintah membalas serangan.

Dalam situasi itulah, pasukan elit Angkatan Darat AS, Delta Force, bergerak. Personel Delta Force turun dari helikopter dan menyerbu masuk kediaman Presiden Nicolas Maduro yang dijaga ketat militer. Sebanyak 80 pasukan pengawal Presiden Maduro ditembak mati. Di sisi lain tidak satupun personel Delta Force yang menjadi korban.

Sebuah penyergapan luar biasa dan terencana rapi. Militer AS sebelumnya sampai membuat replika kediaman Maduro guna mempelajari strategi paling tepat untuk menembus tempat persembunyian berdinding baja milik Maduro. Serta menentukan opsi-opsi ketika penyerbuan terjadi.

Penyergapan berlangsung sesuai rencana. Rentetan tembakan terjadi. Puluhan pasukan pengawal presiden tergeletak tak bernyawa. Sebagian adalah militer Kuba yang turut membantu pengawalan Nicolas Maduro. Kuba dan Venezuela adalah dua negara di Amerika yang sama-sama “kiri”.

Maduro dan istri, Cilia Flores yang menyadari kediamannya telah diserbu mencoba lari ke tempat persembunyian berdinding baja. Tapi Langkah penyelamatan itu sudah diperhitungkan Delta Force. Presiden berusia 63 tahun itu berhasil dibekuk sebelum sempat masuk ke ruang persembunyian anti tembakan.

Sejurus kemudian, sang presiden bersama istri langsung diamankan dan diterbangkan ke AS. Detail penyergapan ini bak tayangan di film-film hollywood. Setelah target berhasil diculik, militer AS meninggalkan Caracas dalam kondisi kacau. Dalam tempo 2,5 jam, operasi tuntas menangkap target.

Presiden Trump menonton operasi penangkapan Maduro dari klub pribadinya di Florida. Dia menyaksikan detail-detail operasi seperti menonton siaran langsung di televisi. Gambar Trump sedang menonton operasi rahasia tersebut menyebar di berbagai media social.

Sabtu (3/1) pagi, Trump memuji operasi penangkapan Maduro dengan satu kata; brilian. Sebaliknya, dunia terkejut. Serangan terhadap territorial negara lain yang diikuti dengan penangkapan presiden negara tersebut, jelas-jelas melanggar hukum Internasional.

Pasal 2 ayat (4) Piagam PBB menyatakan _“semua Negara Anggota harus menahan diri dalam hubungan internasionalnya dari ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara mana pun, atau dengan cara apa pun yang tidak sesuai dengan Tujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa.”_

Pasal ini melarang penggunaan secara militer ke sebuah negara berdaulat. Pada pasal 51 memang terdapat pengecualian yaitu apabila untuk membela diri atau persetujuan Dewan Keamanan PBB.

Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro menjadi penegasan AS ingin menjadi POLISI DUNIA. Trump telah merobek Piagam PBB dan menggantinya dengan hukum dirinya sendiri yaitu Doktrin Trump.

Setelah ditangkap, Maduro akan diadili di Pengadilan New York AS dengan tuduhan konspirasi terorisme-narkoba dan kepemilikan senjata api.

Akan tetapi dalam pidatonya, Trump juga menyebut motif ekonomi di balik serangan ke Venezuela. AS akan menguasai cadangan minyak Venezuela yang mencapai 303 miliar barel . Angka ini setara 19 persen dari cadangan minyak dunia yang berarti terbesar di dunia mengalahkan Cadangan minyak di Arab Saudi maupun Irak dan Iran.

Negara-negara di dunia terbelah. Ada yang mengecam agresi AS ke Venezuela seperti Cina, Rusia, Iran, Korut, Kolombia, Kuba, Brasil, Meksiko, Uruguay. Ada juga yang mendukung seperti Argentina, Paraguay dan Ekuador.

Lalu apa sikap Indonesia? Seperti biasa, pernyataan Kemenlu bersifat normatif. Menyerukan agar mengedepankan dialog dan menahan diri. “Penting bagi komunitas internasional untuk menghormati hak dan kehendak rakyat Venezuela dalam menjalankan kedaulatan mereka serta menentukan sendiri arah dan masa depan bangsa mereka,” demikian bunyi statemen Kemenlu.

Terlepas pro dan kontra negara-negara di dunia, serangan terhadap Venezuela dan penangkapan Maduro oleh AS menegaskan bahwa dunia sedang tidak baik-baik saja. Prediksi bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun perang menunjukkan tanda-tandanya.

Dunia was-was menunggu siapa yang akan menjadi target AS berikutnya. Yang sudah jelas disebut Trump adalah Kolombia dan Kuba. Dan yang menjadi target aneksasi adalah Greenland.

Inikah awal Perang Dunia III? Waktu yang akan menjawab.

_Penulis adalah wartawan senior di Bengkulu_(*)

  • Penulis: Zacky Antony

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPO Terbit! Eks Kades Diduga Korup Dana Desa di Mamuju Diburu Polisi

    DPO Terbit! Eks Kades Diduga Korup Dana Desa di Mamuju Diburu Polisi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Setelah serangkaian pemanggilan yang tidak diindahkan, Polresta Mamuju secara resmi memasukkan Muhammad Nasrullah, mantan Kepala Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka diduga telah merugikan keuangan negara dari penyalahgunaan dana desa (DD). Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan penerbitan surat DPO bernomor: […]

  • Puluhan Penerima PIP di Mamasa, Keluhkan Pelayanan Bank BNI

    Puluhan Penerima PIP di Mamasa, Keluhkan Pelayanan Bank BNI

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pelayanan Kantor Cabang BNI Mamasa, Kabupaten Mamasa, dikeluhkan puluhan penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Terpantau puluhan siswa yang berasal dari 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa memadati kantor perbankan tersebut guna melakukan aktivasi rekening PIP, Senin 29 Desember 2025. Kekecewaan publik mencuat menyusul adanya pembatasan kuota pelayanan yang disebut-sebut hanya mampu melayani 50 […]

  • Hadiri Rapim TNI-Polri di Istana, Kapolresta Mamuju Siap Implementasikan Arahan Presiden

    Hadiri Rapim TNI-Polri di Istana, Kapolresta Mamuju Siap Implementasikan Arahan Presiden

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi Jaya, menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2026 yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/2). Rapim strategis ini menekankan pada penguatan soliditas serta peran aktif aparat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. ​Pertemuan tahunan ini dihadiri oleh Panglima […]

  • Bupati Mamasa Pantau Proyek Jalan Tabang–Pana

    Bupati Mamasa Pantau Proyek Jalan Tabang–Pana

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tinjau langsung progres pengerjaan jalan Instruksi Presiden (Inpres) Tahun 2025 di ruas poros Tabang–Pana, Sabtu (10/01/2026). Dalam peninjauan tersebut, Welem didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Adel Welem Sambolangi, serta sejumlah pejabat teras, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kepala Pelaksana BPBD, dan jajaran Dinas Sosial. Welem menegaskan […]

  • PPPK Paruh Waktu Lingkup Pemkab Mamasa Segera Dilantik, Ini Jadwalnya!

    PPPK Paruh Waktu Lingkup Pemkab Mamasa Segera Dilantik, Ini Jadwalnya!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa secara resmi mengumumkan jadwal pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Rencananya pelantikan akan dilaksanakan pada pekan depan di Lapangan Tribun Kondosapata, Kabupaten Mamasa. Jadwal pelantikan tersebut disampaikan langsung Kepala Bidang Humas Protokoler Sekretariat Daerah Kabupaten Mamasa, Demmaelo Pena’, Rabu 24 Desember 2025. Ia menyampaikan undangan terbuka […]

  • Dinas ESDM, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bahas Program Listrik Gratis Tahun 2026

    Dinas ESDM, Dinsos P3A dan PMD Sulbar Bahas Program Listrik Gratis Tahun 2026

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Qamaruddin Kamil, melakukan pertemuan dengan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos), Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (11/2/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Dinsos P3A dan PMD Provinsi […]

expand_less