Breaking News
light_mode
Beranda » Cipayung Plus » Aksi Unjuk Rasa Kembali Ricuh, Ketua Ipmapus Sulbar Kecam Polres Mamuju

Aksi Unjuk Rasa Kembali Ricuh, Ketua Ipmapus Sulbar Kecam Polres Mamuju

  • account_circle Reporter Sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • visibility 578
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulawesi Barat, Akbar, menyampaikan pernyataan sikap tegas pasca aksi demonstrasi yang digelar di depan Polresta Mamuju, Senin 12/1/2026.

Ia menilai Polresta Mamuju di bawah kepemimpinan Kapolres saat ini tidak menunjukkan sikap profesional dalam melakukan penegakan hukum.

Menurut Akbar, aparat kepolisian kerap terlihat sangat ketat dan tegas ketika berhadapan dengan mahasiswa dan massa aksi, namun justru abai terhadap dugaan pelanggaran dan tindakan represif yang dilakukan oleh oknum anggotanya sendiri.

IPMAPUS Sulbar, kata Akbar, telah menyampaikan tuntutan hingga jilid ke-2, dengan tuntutan utama agar seluruh oknum anggota kepolisian yang diduga melakukan tindakan represif terhadap kader IPMAPUS diproses secara hukum. Namun hingga kini, tuntutan tersebut dinilai belum mendapat tindak lanjut yang jelas.

“Aksi yang kami lakukan hari ini merupakan bentuk kekecewaan atas sikap pembiaran tersebut,” tegas Akbar.

Ironisnya, aksi penyampaian aspirasi tersebut kembali berujung ricuh. Massa aksi mengaku kembali mengalami tindakan represif berupa penyemprotan gas air mata.

“Salah satu peserta aksi harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga disemprot menggunakan cairan tertentu yang menyebabkan mata perih dan gangguan penglihatan”, Sambung Akbar.

Lanjut Akabr, situasi tersebut memicu emosi massa hingga terjadi pembakaran ban bekas. Namun Akbar menilai, alih-alih mengedepankan pendekatan persuasif, pihak kepolisian justru melakukan tindakan pengamanan yang dinilai tidak terukur, sehingga bentrokan antara massa aksi dan aparat tidak dapat dihindari.

Akbar juga menyoroti adanya dugaan standar ganda dalam penegakan hukum. Sejumlah massa aksi disebut langsung diamankan dan diproses secara hukum, sementara oknum yang diduga melakukan pemukulan terhadap kader IPMAPUS dan sejumlah mahasiswa hingga kini belum diproses sama sekali.

Selain tuntutan penegakan hukum, IPMAPUS Sulbar juga mendesak Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap institusi Polri.

“Salah satu tuntutan strategis yang disampaikan adalah penempatan Polri di bawah Kementerian Dalam Negeri atau Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai langkah korektif untuk mengakhiri praktik represif dan memperbaiki sistem pengawasan internal kepolisian” Ucapnya.

Selain itu, IPMAPUS Sulbar mencatat bahwa dalam aksi tersebut ada juga mahasiswa mengalami luka-luka.

“Atas dasar itu, kami menegaskan akan terus mengawal kasus ini sampai keadilan benar-benar ditegakkan, sekaligus mendorong reformasi struktural Polri agar kembali pada fungsinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” tutup Akbar.

  • Penulis: Reporter Sulbarupdate.id
  • Editor: Tim Editor Sulbarupdate.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadwal Pelantikan Eselon III dan IV di Mamasa Belum Final, Ini Penjelasan Kepala BKD!

    Jadwal Pelantikan Eselon III dan IV di Mamasa Belum Final, Ini Penjelasan Kepala BKD!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Rencana perombakan struktur birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa masih menyisakan tanda tanya besar. Hingga saat ini, jadwal pasti pelaksanaan pelantikan bagi pejabat Eselon III dan Eselon IV belum mencapai titik final. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mamasa, Andi Baso Parjuni, saat dikonfirmasi tim Sulbarupdate.id pada Selasa (12/1/2026), belum dapat […]

  • Menjemput Kabut di Citol Hill, Wisata Favorit di Mamasa

    Menjemput Kabut di Citol Hill, Wisata Favorit di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabupaten Mamasa, yang masyhur dengan julukan Bumi Kondosapata, seolah tak henti memamerkan kemolekan paras alamnya. Di balik rimbunnya vegetasi Sulawesi Barat, terselip sebuah destinasi yang menawarkan harmoni antara ketenangan dan estetika modern yakni Bukit Citol Hill. Terletak di Desa Tondokbakaru, objek wisata ini kini menjadi magnet baru bagi mereka yang rindu akan […]

  • Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kondisi hutan lindung di Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, kini berada dalam titik kritis. Praktik pembalakan liar (illegal logging) dilaporkan kian masif, sementara otoritas pengawasan mengaku lumpuh total akibat kendala operasional. Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Majene menyatakan tidak berdaya membendung aksi penjarahan tersebut. Kepala UPTD KPH […]

  • Miris! Hardiknas 2026, SDLB di Majene Disegel Ahli Waris Lahan

    Miris! Hardiknas 2026, SDLB di Majene Disegel Ahli Waris Lahan

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Ironi terjadi di tengah peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Sebuah Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di lingkungan Lutang, Kecamatan Banggae Timur yang telah puluhan tahun jadi tempat belajar anak-anak berkebutuhan khusus, mendadak disegel oleh ahli waris lahan, Sabtu (2/5/2026). Akibatnya, aktivitas belajar mengajar terhenti […]

  • Pemprov Sulbar Beri Lampu Hijau bagi Investor Cina dengan Syarat Ketat

    Pemprov Sulbar Beri Lampu Hijau bagi Investor Cina dengan Syarat Ketat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan keterbukaan terhadap masuknya investasi asing demi mempercepat pembangunan daerah. Hal ini ditegaskan saat Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, menerima kunjungan delegasi investor asal Cina di Mamuju, Kamis (15/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, para investor dari Negeri Tirai Bambu itu menyatakan ketertarikan kuat untuk menggarap sektor Mineral […]

  • BRI Perkuat Akses Hunian Layak, Salurkan KPRS Rp16,16 Triliun hingga Akhir 2025

    BRI Perkuat Akses Hunian Layak, Salurkan KPRS Rp16,16 Triliun hingga Akhir 2025

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mempertegas komitmennya dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah. Hingga Desember 2025, BRI tercatat telah menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS) senilai Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar perseroan untuk membuka […]

expand_less