Breaking News
light_mode
Beranda » Cipayung Plus » Aksi Unjuk Rasa Kembali Ricuh, Ketua Ipmapus Sulbar Kecam Polres Mamuju

Aksi Unjuk Rasa Kembali Ricuh, Ketua Ipmapus Sulbar Kecam Polres Mamuju

  • account_circle Reporter Sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • visibility 644
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulawesi Barat, Akbar, menyampaikan pernyataan sikap tegas pasca aksi demonstrasi yang digelar di depan Polresta Mamuju, Senin 12/1/2026.

Ia menilai Polresta Mamuju di bawah kepemimpinan Kapolres saat ini tidak menunjukkan sikap profesional dalam melakukan penegakan hukum.

Menurut Akbar, aparat kepolisian kerap terlihat sangat ketat dan tegas ketika berhadapan dengan mahasiswa dan massa aksi, namun justru abai terhadap dugaan pelanggaran dan tindakan represif yang dilakukan oleh oknum anggotanya sendiri.

IPMAPUS Sulbar, kata Akbar, telah menyampaikan tuntutan hingga jilid ke-2, dengan tuntutan utama agar seluruh oknum anggota kepolisian yang diduga melakukan tindakan represif terhadap kader IPMAPUS diproses secara hukum. Namun hingga kini, tuntutan tersebut dinilai belum mendapat tindak lanjut yang jelas.

“Aksi yang kami lakukan hari ini merupakan bentuk kekecewaan atas sikap pembiaran tersebut,” tegas Akbar.

Ironisnya, aksi penyampaian aspirasi tersebut kembali berujung ricuh. Massa aksi mengaku kembali mengalami tindakan represif berupa penyemprotan gas air mata.

“Salah satu peserta aksi harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga disemprot menggunakan cairan tertentu yang menyebabkan mata perih dan gangguan penglihatan”, Sambung Akbar.

Lanjut Akabr, situasi tersebut memicu emosi massa hingga terjadi pembakaran ban bekas. Namun Akbar menilai, alih-alih mengedepankan pendekatan persuasif, pihak kepolisian justru melakukan tindakan pengamanan yang dinilai tidak terukur, sehingga bentrokan antara massa aksi dan aparat tidak dapat dihindari.

Akbar juga menyoroti adanya dugaan standar ganda dalam penegakan hukum. Sejumlah massa aksi disebut langsung diamankan dan diproses secara hukum, sementara oknum yang diduga melakukan pemukulan terhadap kader IPMAPUS dan sejumlah mahasiswa hingga kini belum diproses sama sekali.

Selain tuntutan penegakan hukum, IPMAPUS Sulbar juga mendesak Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap institusi Polri.

“Salah satu tuntutan strategis yang disampaikan adalah penempatan Polri di bawah Kementerian Dalam Negeri atau Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai langkah korektif untuk mengakhiri praktik represif dan memperbaiki sistem pengawasan internal kepolisian” Ucapnya.

Selain itu, IPMAPUS Sulbar mencatat bahwa dalam aksi tersebut ada juga mahasiswa mengalami luka-luka.

“Atas dasar itu, kami menegaskan akan terus mengawal kasus ini sampai keadilan benar-benar ditegakkan, sekaligus mendorong reformasi struktural Polri agar kembali pada fungsinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” tutup Akbar.

  • Penulis: Reporter Sulbarupdate.id
  • Editor: Tim Editor Sulbarupdate.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donasi Pemprov Sulbar Terkumpul 1 Milyar Lebih Untuk Aceh dan Sumatra

    Donasi Pemprov Sulbar Terkumpul 1 Milyar Lebih Untuk Aceh dan Sumatra

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Pasca Bencana banjir yang melanda Sumatra dan Aceh Pemerintah Daerah dari berbagai penjuru laksanakan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas. Salah satunya adalah penggalangan dana dari Pemprov Sulbar yang terus berjalan sampai saat ini, di mana pengumpulan donasi sampai tanggal 10 Desember dan penyerahan dilakukan pada tangga 15 Desember 2025. Hal ini, disampaikan Plt […]

  • Massa Demonstran TPA Salurano Kecewa Tak Ditemui Bupati Mamasa, Ada Apa?

    Massa Demonstran TPA Salurano Kecewa Tak Ditemui Bupati Mamasa, Ada Apa?

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Ratusan massa aksi dari Desa Malabo dan Desa Salurano yang menggelar aksi damai di Kantor Bupati Mamasa, kecewa lantaran tidak ditemui Bupati Mamasa, Rabu (22/7)2026). Massa yang datang untuk menolak aktivasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Salurano Kecamatan Tandukalua Kabupaten Mamasa, merasa diabaikan karena kepala daerah tidak menemui mereka untuk berdialog secara […]

  • Perkuat Fondasi, SMSI Mamuju Tengah Gelar Rapat Perdana Usai Terbentuk

    Perkuat Fondasi, SMSI Mamuju Tengah Gelar Rapat Perdana Usai Terbentuk

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mulai tancap gas. Pasca resmi terbentuk pada 5 Mei 2026 lalu, organisasi perusahaan media siber ini menggelar rapat perdana untuk menyatukan visi dan memperkuat struktur internal di Bumi Lalla’ Tassisara’. ​Pertemuan tersebut menjadi tonggak awal bagi SMSI Mateng dalam membangun organisasi yang […]

  • Warga Keluhkan Dugaan Kenaikan Harga Solar Sepihak di SPBU Malabo, Pengelola:Itu Tidak Benar

    Warga Keluhkan Dugaan Kenaikan Harga Solar Sepihak di SPBU Malabo, Pengelola:Itu Tidak Benar

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sejumlah warga mengeluhkan adanya dugaan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di SPBU Malabo, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Kenaikan yang dinilai tiba-tiba tersebut memicu keresahan bagi masyarakat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga Solar di SPBU tersebut dilaporkan menembus angka Rp8.000 per liter sejak, Rabu (6/5/2026). Salah satu […]

  • Doa dan Zikir Akhir Tahun, Gubernur Sulbar Ajak Refleksi dan Jaga Keseimbangan Lingkungan

    Doa dan Zikir Akhir Tahun, Gubernur Sulbar Ajak Refleksi dan Jaga Keseimbangan Lingkungan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Doa dan Zikir Bersama untuk keselamatan Provinsi Sulawesi Barat serta mendoakan para korban bencana alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang berlangsung di Masjid Raya Suada Mamuju, Rabu malam, 31 Desember 2025. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama jajaran pemerintah daerah […]

  • Gubernur Sulbar Pimpin Rapat Pembahasan MoU SPAM Regional Majene-Polman Senilai Rp300 Miliar

    Gubernur Sulbar Pimpin Rapat Pembahasan MoU SPAM Regional Majene-Polman Senilai Rp300 Miliar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, memimpin rapat pembahasan draft nota kesepakatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Majene–Polewali Mandar (Polman), Jumat, 20 Februari 2026. Rapat tersebut digelar untuk membahas sejumlah poin dalam draf Memorandum of Understanding (MoU) yang dinilai belum sepenuhnya menciptakan rasa keadilan bagi kedua kabupaten. Gubernur Suhardi Duka menegaskan, […]

expand_less