Breaking News
light_mode
Beranda » Makassar » Janji Suci yang Tertinggal di Kabut Bulusaraung

Janji Suci yang Tertinggal di Kabut Bulusaraung

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 233
  • comment 0 komentar

MAROS, Sulbarupdate.id – Di atas kertas manifes penerbangan, namanya tercatat kaku yakni Florencia Lolita Wibisono. Namun, di puncak Gunung Bulusaraung yang berselimut kabut, nama itu menjelma menjadi sebuah duka mendalam yang tak terlukiskan.

Bagi keluarga dan rekan sejawatnya, perempuan yang akrab disapa Ollen ini bukan sekadar pramugari yang sedang menjalankan tugas profesional. Ia adalah seorang anak, sahabat, dan calon pengantin yang sedang menghitung hari menuju gerbang pernikahan.

Mimpi yang Terhenti di Ketinggian
Di balik seragam rapi dan senyum hangat yang selalu ia berikan kepada penumpang, Ollen tengah merajut mimpi sederhana. Ia sedang mempersiapkan fase hidup baru.

Sebuah rencana besar untuk bersanding di pelaminan telah disusun rapi, menunggu waktu untuk diwujudkan sepulangnya ia dari tugas penerbangan kali ini.

“Ollen somo kaweng (Ollen mau menikah),” ujar salah satu kerabatnya dengan suara lirih.

Kalimat pendek dalam dialek lokal itu mengandung luka yang teramat dalam. Kata “mau” yang seharusnya menjadi sebuah kepastian, kini berubah menjadi sebuah “andai” yang menggantung selamanya di udara.

Rencana pernikahan itu kini takkan pernah mencapai pelaminan, terhenti di antara tebing karst dan sunyinya hutan pegunungan.

Gunung Bulusaraung, dengan puncaknya yang sering kali tertutup kabut pekat, menjadi saksi bisu berakhirnya perjalanan Ollen.

Pesawat yang membawanya tidak pernah sampai ke tujuan, menyisakan puing-puing di antara medan yang sulit ditembus.
Kepergian Ollen meninggalkan duka berlapis.

Publik mengenal sosoknya sebagai pramugari yang profesional dan berdedikasi. Namun bagi orang-orang terdekatnya, kehilangannya adalah kehilangan masa depan yang sudah didepan mata.

Ia berangkat menjalankan tugas seperti biasa—tanpa pernah tahu bahwa penerbangan itu akan menjadi perjalanan terakhirnya menuju keabadian.

Antara Tugas dan Takdir

Kini, Gunung Bulusaraung bukan lagi sekadar titik koordinat dalam peta pendakian atau rute penerbangan. Bagi keluarga Ollen, gunung itu adalah penutup sunyi dari sebuah cerita cinta yang belum sempat disatukan oleh janji suci.

Pencarian fisik mungkin telah usai, namun pencarian akan keikhlasan baru saja dimulai. Doa-doa yang dipanjatkan kini tak lagi mengharapkan kepulangan raganya dalam keadaan utuh, melainkan untuk sebuah ketenangan bagi jiwa yang terbang tinggi.

Ada cinta yang terhenti di langit, meninggalkan janji seumur hidup yang kini hanya bisa dikenang dalam doa-doa sunyi.

Florencia Lolita Wibisono telah menyelesaikan tugasnya—bukan hanya sebagai pramugari, tapi sebagai sosok yang mengajarkan tentang betapa berharganya setiap detik sebelum takdir memanggil pulang.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal KKT Mamuju: Gubernur Sulbar Tekankan Pentingnya Keluarga dan Toleransi

    Natal KKT Mamuju: Gubernur Sulbar Tekankan Pentingnya Keluarga dan Toleransi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menghadiri perayaan Natal Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) Kabupaten Mamuju, Kamis, 15 Januari 2026. Kehadiran Gubernur Suhardi Duka menjadi wujud dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Sulbar. Dalam sambutannya, Suhardi Duka menyampaikan bahwa tema Natal 2025, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, memiliki makna yang […]

  • Bapperida Sulbar dan DPD RI, Bahas Tantangan dan Arah Pembangunan Daerah

    Bapperida Sulbar dan DPD RI, Bahas Tantangan dan Arah Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, terima kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Perwakilan Sulbar, Jupri Mahmud. Kunjungan kerja ini berlangsung di Kantor DPD RI Sulbar, Mamuju, Kabupaten Mamuju, Selasa, 16 Desember 2025. Kunjungan ini bertujuan mendapatkan gambaran komprehensif kondisi pembangunan Sulbar dari […]

  • Selamat Jalan Pak Salim Mengga, Sosok Pemimpin, Orang Tua Sekaligus Kakak

    Selamat Jalan Pak Salim Mengga, Sosok Pemimpin, Orang Tua Sekaligus Kakak

    • 0Komentar

    Oleh: Suhardi Duka (Gubernur Sulawesi Barat) JAKARTA- Kabar mengejutkan itu datang. Pagi-pagi betul, kabar duka itu sampai ke saya. Pak Salim S Mengga telah meninggalkan saya, meninggalkan kita semua. Kabar berpulangnya Pak Salim jelas bikin saya shock. Baru beberapa hari lalu saya sempat menjenguk beliau dengan kondisinya yang berangsur membaik usai operasi lutut yang ia […]

  • BPJPH RI Akan Bangun Kantor Cabang, Plt Karo Pemkesra: Ini Sangat Relevan dengan Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 

    BPJPH RI Akan Bangun Kantor Cabang, Plt Karo Pemkesra: Ini Sangat Relevan dengan Visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur 

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana menerima audiensi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI, Rabu (14/1/2026), bertempat di Ruang Sekretaris Daerah Lantai 2 Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Daerah didampingi oleh Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil. Audiensi ini membahas rencana pembentukan […]

  • Sengketa Lahan jadi Sorotan Publik di Majene, SDLB Lutang Masih Disegel Ahli Waris

    Sengketa Lahan jadi Sorotan Publik di Majene, SDLB Lutang Masih Disegel Ahli Waris

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Penyegelan gedung Sekolah Luar Biasa (SLB/SDLB) di wilayah Lutang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat hingga kini masih terus berlanjut, Rabu (20/5/2026). Pihak ahli waris pemilik lahan menegaskan penyegelan tidak akan dibuka sebelum ada kejelasan dan penyelesaian resmi dari pemerintah terkait status tanah yang ditempati bangunan sekolah tersebut. Ahli waris, Erfan […]

  • Pangdam XXIII/Palaka Wira: TNI Siap Kawal Dampak Ekonomi Konflik Timur Tengah

    Pangdam XXIII/Palaka Wira: TNI Siap Kawal Dampak Ekonomi Konflik Timur Tengah

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dinamika yang tengah memanas di Timur Tengah diprediksi bakal memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan bagi Indonesia. Kondisi global tersebut menjadi perhatian serius jajaran TNI dalam menjaga stabilitas di tingkat daerah. Hal ini disampaikan oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) XXIII/Palaka Wira, Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, saat berkunjung ke Kodim […]

expand_less