Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Gelombang Suspend Dapur MBG Sulbar Berlanjut

Gelombang Suspend Dapur MBG Sulbar Berlanjut

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
  • visibility 258
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan. Setelah penutupan tahap pertama, kini gelombang kedua penghentian operasional dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali terjadi.

Berdasarkan data yang dihimpun sulbarupdate.id selasa 7/4/2026, merujuk pada pembaruan Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Barat per 9 Februari 2026, jumlah dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tercatat sebanyak 137 unit yang tersebar di seluruh kabupaten.

Namun, dalam perjalanannya, program ini mengalami gelombang penutupan bertahap. Pada 31 Maret 2026, BGN Nasional lebih dulu melakukan suspend terhadap 52 SPPG. Hingga kini, belum ada kejelasan resmi apakah puluhan dapur tersebut telah kembali beroperasi.

Belum tuntas dengan tahap pertama, BGN kembali mengambil langkah serupa. Pada 6 April 2026, sebanyak 47 SPPG kembali disuspend dalam tahap kedua.Jika merujuk pada total 137 SPPG, maka saat ini tersisa sekitar 38 dapur yang masih beroperasi di Sulawesi Barat.

Namun, status kelayakan puluhan dapur tersebut juga belum sepenuhnya terang.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Koordinator BGN Sulawesi Barat terkait apakah SPPG yang masih aktif telah memenuhi standar wajib, seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Di titik ini, pertanyaan mendasar tak terelakkan. Bagaimana mungkin salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto berjalan selama beberapa bulan terakhir, namun terkesan mengabaikan aspek paling fundamental dalam operasional dapur, pengelolaan limbah dan standar higiene sanitasi.

IPAL dan SLHS bukan sekadar formalitas administratif. Keduanya merupakan prasyarat yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan untuk menjamin keamanan pangan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Ketidakpatuhan terhadap standar ini berpotensi menimbulkan risiko serius, baik terhadap konsumen maupun lingkungan.

Situasi ini menghadirkan paradoks dalam implementasi program. Di satu sisi, MBG dipromosikan sebagai solusi strategis pemenuhan gizi. Namun di sisi lain, pelaksanaannya justru memperlihatkan celah dalam pemenuhan standar dasar.

  • Penulis: sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lecehkan Penumpang di Bus TransJakarta, Dua Pria Diringkus Polisi

    Lecehkan Penumpang di Bus TransJakarta, Dua Pria Diringkus Polisi

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Pihak kepolisian berhasil meringkus dua pria yang nekat melakukan aksi asusila berupa onani di dalam bus TransJakarta (TransJ) rute 1A (Balai Kota – Pantai Maju). Insiden yang terjadi pada Kamis (15/1/2026) tersebut kini telah masuk ke ranah hukum. Kronologi dan Penangkapan Aksi tidak terpuji ini terungkap setelah adanya laporan dari penumpang yang […]

  • Polda Sulbar Canangkan Januari 2026 sebagai ‘Bulan Tertib Helm’

    Polda Sulbar Canangkan Januari 2026 sebagai ‘Bulan Tertib Helm’

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) resmi menetapkan Januari 2026 sebagai Bulan Tertib Helm. Kebijakan ini diambil sebagai langkah konkret kepolisian dalam mendisiplinkan pengguna kendaraan roda dua demi menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Sulawesi Barat. Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, menegaskan bahwa kampanye […]

  • Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan. Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut. Bahri, salah seorang petani […]

  • Bulog Majene dan Pemkel Labuang Utara Bersinergi Percepat Penyaluran Minyak dan Beras yang Tertunda

    Bulog Majene dan Pemkel Labuang Utara Bersinergi Percepat Penyaluran Minyak dan Beras yang Tertunda

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kelurahan Labuang Utara menerima kunjungan monitoring dari Pimpinan Cabang Bulog Majene, Kabupaten Majene, bersama tim teknis, Kamis (21/5/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka memantau kondisi penyaluran bantuan pangan berupa minyak goreng dan beras yang hingga saat ini masih terdapat sebagian bantuan yang belum tersalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Kegiatan monitoring tersebut berlangsung […]

  • Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini

    Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan 1447 H Hari Ini

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Pemerintah melalui Kementerian Agama atau Kemenag akan menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada hari ini, Selasa (17/2/2026). Penetapan tersebut dilakukan melalui mekanisme Sidang Isbat yang dijadwalkan berlangsung malam nanti. Kemenag melalui akun Instagram resmi @kemenag_ri telah mengumumkan pelaksanaan Sidang Isbat tersebut kepada publik. “Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal […]

  • El Clásico: Bukan Sekadar Tendang Bola

    El Clásico: Bukan Sekadar Tendang Bola

    • 0Komentar

    Jeddah, Sulbarupdate.id- Oleh: Al-Haqq (Ar-Rahman) El Clásico (Fc Barcelona vs Real Madrid Fc) selalu dijual sebagai rivalitas olahraga terbesar di dunia, tetapi narasi itu terlalu sempit dan menyesatkan. Pertandingan antara FC Barcelona dan Real Madrid sejatinya adalah pertarungan politik yang diwariskan sejarah, konflik identitas yang dibungkus dalam 90 menit sepak bola. Di lapangan mungkin hanya […]

expand_less