Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Gelombang Suspend Dapur MBG Sulbar Berlanjut

Gelombang Suspend Dapur MBG Sulbar Berlanjut

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

Mamuju – Sulbarupdate.id Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan. Setelah penutupan tahap pertama, kini gelombang kedua penghentian operasional dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali terjadi.

Berdasarkan data yang dihimpun sulbarupdate.id selasa 7/4/2026, merujuk pada pembaruan Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Barat per 9 Februari 2026, jumlah dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tercatat sebanyak 137 unit yang tersebar di seluruh kabupaten.

Namun, dalam perjalanannya, program ini mengalami gelombang penutupan bertahap. Pada 31 Maret 2026, BGN Nasional lebih dulu melakukan suspend terhadap 52 SPPG. Hingga kini, belum ada kejelasan resmi apakah puluhan dapur tersebut telah kembali beroperasi.

Belum tuntas dengan tahap pertama, BGN kembali mengambil langkah serupa. Pada 6 April 2026, sebanyak 47 SPPG kembali disuspend dalam tahap kedua.Jika merujuk pada total 137 SPPG, maka saat ini tersisa sekitar 38 dapur yang masih beroperasi di Sulawesi Barat.

Namun, status kelayakan puluhan dapur tersebut juga belum sepenuhnya terang.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Koordinator BGN Sulawesi Barat terkait apakah SPPG yang masih aktif telah memenuhi standar wajib, seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Di titik ini, pertanyaan mendasar tak terelakkan. Bagaimana mungkin salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto berjalan selama beberapa bulan terakhir, namun terkesan mengabaikan aspek paling fundamental dalam operasional dapur, pengelolaan limbah dan standar higiene sanitasi.

IPAL dan SLHS bukan sekadar formalitas administratif. Keduanya merupakan prasyarat yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan untuk menjamin keamanan pangan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Ketidakpatuhan terhadap standar ini berpotensi menimbulkan risiko serius, baik terhadap konsumen maupun lingkungan.

Situasi ini menghadirkan paradoks dalam implementasi program. Di satu sisi, MBG dipromosikan sebagai solusi strategis pemenuhan gizi. Namun di sisi lain, pelaksanaannya justru memperlihatkan celah dalam pemenuhan standar dasar.

  • Penulis: sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yakub Tato Nahkodai KADIN Mamasa Periode 2025-2030

    Yakub Tato Nahkodai KADIN Mamasa Periode 2025-2030

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Mamasa resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Melalui mekanisme Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang khidmat, Yakub Tato terpilih secara definitif sebagai Ketua Umum KADIN Mamasa untuk masa bakti 2025–2030. Perhelatan ini berlangsung di Sekretariat KADIN Mamasa, Jalan Poros Mamasa – Polewali, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Sabtu 20 Desember […]

  • Renungan Sebelum Rasa

    Renungan Sebelum Rasa

    • 0Komentar

    Oleh: Agustina dan Hanafi Pelu (Guru di MAN 2 Kota Makassar dan Balai Diklat Agama Makassar) Makassar 14 Desember 2025. DI RUANG makan itu, kami duduk melingkar seperti titik-titik yang akhirnya menemukan garisnya. Namun sebelum sendok menyentuh piring dan aroma masakan benar-benar mengambil alih ruang, suasana lebih dulu ditambatkan pada hening. Sebuah renungan makan disampaikan […]

  • Golkar Papua Dukung Pemekaran Papua Utara, Namun Ingatkan Kondisi Fiskal yang “Lampu Kuning”

    Golkar Papua Dukung Pemekaran Papua Utara, Namun Ingatkan Kondisi Fiskal yang “Lampu Kuning”

    • 0Komentar

    JAYAPURA, Sulbarupdate.id – Wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Utara terus menjadi perbincangan hangat. Menanggapi hal tersebut, DPD Partai Golkar Provinsi Papua menyatakan sikap mendukung rencana pemekaran, namun memberikan catatan kritis mengenai waktu pelaksanaan yang dinilai belum tepat. Ketua DPD Partai Golkar Papua, Mathius D. Fakhiri, menegaskan bahwa pihaknya secara prinsip tidak menolak aspirasi […]

  • Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

    Heboh! Warga Laporkan Sekelompok WNA Berseragam Mirip Militer di Hutan Botteng

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Masyarakat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dihebohkan dengan laporan aktivitas sekelompok warga negara asing (WNA) yang memasuki kawasan hutan di wilayah Taludu, Botteng Utara, dan Tapalang Barat. Kelompok tersebut dilaporkan mengenakan seragam loreng yang menyerupai pakaian militer negara asing. ​Kabar ini mencuat setelah tokoh masyarakat Sulawesi Barat, H. Damris, mengunggah keresahannya melalui akun […]

  • Pusaran Skandal Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar Mulai Menyeret ‘Gedung Rakyat’ di Sulsel

    Pusaran Skandal Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar Mulai Menyeret ‘Gedung Rakyat’ di Sulsel

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Tabir gelap yang menyelimuti proyek pengadaan bibit nanas di Sulawesi Selatan (Sulsel), kian tersingkap. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel tidak lagi sekadar membidik pelaksana teknis; kini, bidikan tajam penyidik mulai mengarah ke jantung kekuasaan legislatif. ​Setelah menetapkan enam tersangka yang kini meringkuk di balik jeruji, korps adhyaksa mulai menelisik “pintu masuk” anggaran fantastis […]

  • Seruan Gubernur Sulbar, Mitigasi Bencana dan Penjagaan Lingkungan Mendesak

    Seruan Gubernur Sulbar, Mitigasi Bencana dan Penjagaan Lingkungan Mendesak

    • 1Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menyampaikan penekanan serius terhadap urgensi penguatan mitigasi bencana di seluruh penjuru wilayah di Sulbar. Seruan ini muncul menyikapi tren peningkatan insiden bencana alam yang melanda berbagai daerah di Indonesia belakangan ini. Pernyataan tersebut disampaikan Suhardi Duka ketika dimintai tanggapan mengenai kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi […]

expand_less