Satgas MBG Mamasa Tegaskan SPPG Wajib Berdayakan Potensi Petani Lokal
- account_circle Ancha
- calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
- visibility 113
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Mamasa meminta dengan tegas kepada para mitra, khususnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), untuk memberdayakan dan menyerap hasil komoditas dari petani lokal di Kabupaten Mamasa.
Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua Satgas MBG yang juga sekaligus Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, kepadalaman ini melalui sambungan telepon pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 17.30 WITA.
Menurut Sudirman, instruksi ini bukan tanpa alasan. Langkah pelibatan sektor pertanian daerah tersebut merupakan tindak lanjut konkret dari koordinasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah di tingkat pusat.

Pertemuan Bupati Mamasa dan Kadis Ketapang Mamasa dengan Badan Gizi Nasional. (dok. Istimewa).
”Ini sejalan dengan hasil pertemuan antara Pak Bupati bersama Badan Ketahanan Pangan dan Badan Gizi Nasional di Jakarta beberapa waktu lalu,” ungkap Sudirman.
Sudirman menambahkan, kehadiran program nasional ini harus menjadi stimulus ekonomi bagi masyarakat bawah, terutama para petani di Kabupaten Mamasa.
Oleh karena itu, seluruh SPPG yang tersebar di tiap wilayah wajib menjadikan hasil bumi lokal sebagai prioritas utama dalam rantai pasok bahan baku.
Tidak main-main dengan instruksi tersebut, Wakil Bupati Mamasa ini juga memberikan peringatan keras kepada pihak mitra yang mencoba mengabaikan imbauan ini.
Pihaknya mengaku siap mengambil tindakan nyata demi membela kepentingan masyarakat lokal.
”Dengan demikian, kami meminta agar SPPG di tiap daerah benar-benar memberdayakan hasil petani lokal. Kami akan mengambil langkah tegas jika instruksi ini tidak diindahkan oleh pihak mitra,” pungkas Sudirman dengan nada tegas.
Diharapkan dengan adanya sinergi antara Satgas MBG, SPPG, dan petani lokal, program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Mamasa tidak hanya sukses memperbaiki gizi generasi muda, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian dan kesejahteraan para petani daerah.(***)
- Penulis: Ancha
- Editor: Tim Redaksi
