Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Bangunan Labkes Mamasa Rp12,6 Miliar Disorot, Aktivis Sebut Ada Persoalan Lahan dan Izin

Bangunan Labkes Mamasa Rp12,6 Miliar Disorot, Aktivis Sebut Ada Persoalan Lahan dan Izin

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • visibility 492
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kabupaten Mamasa di Desa Bombong Lambe’, Kecamatan Mamasa, menuai kritik tajam dari Gerakan Aktivis Mamasa.

Proyek dengan nilai anggaran mencapai Rp12,6 miliar tersebut ditengarai berdiri di atas lahan yang masih dalam status sengketa hukum.

​Pihak keluarga yang mengklaim kepemilikan lahan, Markus, menyatakan bahwa dirinya telah menempuh jalur hukum melalui Pengadilan Negeri Polewali Mandar. Menurutnya, proses hukum saat ini masih berjalan untuk menentukan status hak milik objek tanah tersebut.

​”Kami menyayangkan pembangunan yang tetap dipaksakan meski proses hukum sedang berlangsung. Sebagai warga, kami berharap hak-hak kami dipertimbangkan dengan adil,” ujar Markus pada Sabtu (7/2/2026).

​Perselisihan sempat memanas ketika upaya penutupan akses yang dilakukan pemilik lahan dibongkar oleh pihak Satpol PP dan Kabag Hukum Pemda Mamasa pada Senin (11/2/2026).

Hingga kini, pihak aktivis menyoroti langkah tersebut sebagai tindakan yang belum mengedepankan musyawarah mufakat.

​Selain persoalan lahan, Gerakan Aktivis Mamasa juga mengungkapkan sejumlah temuan di lapangan terkait aspek administratif proyek.

Diduga sertifikat tanah lokasi pembangunan masih berstatus milik pribadi dan belum sepenuhnya beralih menjadi aset Pemerintah Daerah.

Proyek tersebut ditengarai belum melengkapi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

​Tidak ditemukannya papan informasi proyek di lokasi saat pengecekan lapangan, yang dianggap menyulitkan pengawasan publik.

​Perwakilan Gerakan Aktivis Mamasa,  Taufik Rama Wijaya, desak agar Pemerintah Daerah (Pemda) mempertimbangkan penghentian aktivitas pembangunan sementara waktu guna menghindari potensi kerugian negara di masa mendatang.

​”Kami mendorong adanya transparansi dan ketaatan terhadap prosedur hukum. Jangan sampai anggaran besar ini menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari karena proses perencanaan yang diduga belum tuntas,” tegas salah satu perwakilan aktivis.

​Pihaknya juga meminta aparat penegak hukum serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan peninjauan kembali (audit) terhadap proses pengadaan lahan dan perizinan proyek tersebut.

​Hingga berita ini diterbitkan, laman ini masih berupaya menghubungi pihak Pemerintah Kabupaten Mamasa untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi resmi terkait tudingan serta perkembangan status lahan tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tolak Usul Polri di Bawah Kementerian, Kapolri: Saya Lebih Baik Jadi Petani

    Tolak Usul Polri di Bawah Kementerian, Kapolri: Saya Lebih Baik Jadi Petani

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian. Sigit menyatakan dirinya lebih memilih pensiun dan menjadi petani ketimbang harus menjabat sebagai Menteri Kepolisian jika struktur tersebut dipaksakan. Pernyataan keras tersebut disampaikan Kapolri dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks […]

  • SMM Desak Polres Mamasa Periksa Eks Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa

    SMM Desak Polres Mamasa Periksa Eks Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap dugaan skandal dalam realisasi belanja Tunjangan Profesi Guru (TPG), Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD), serta Tunjangan Khusus Guru (TKG) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa tahun anggaran 2024. Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Tahun 2024, terungkap bahwa realisasi belanja TPG, PNSD, dan TKG tersebut tidak sesuai ketentuan dan […]

  • Pemkesra Sulbar Perkuat Penyusunan dan Asistensi LKjIP dan LPPD Tahun 2025

    Pemkesra Sulbar Perkuat Penyusunan dan Asistensi LKjIP dan LPPD Tahun 2025

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Plt. Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Pemkesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Burahim, mengikuti Rapat Penyusunan dan Asistensi Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2025, yang berlangsung di Ruang Kerja Bagian Otonomi Daerah, Rabu (7/1/2025). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan akuntabilitas kinerja […]

  • Polemik Penghargaan Pengangguran Sulbar, Mari Melihat Data Secara Utuh

    Polemik Penghargaan Pengangguran Sulbar, Mari Melihat Data Secara Utuh

    • 0Komentar

    Opini – Sulbarupdate.id – Penghargaan yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai Provinsi Terbaik I kategori Penurunan Tingkat Pengangguran di Regional Sulawesi memunculkan beragam tanggapan di tengah masyarakat. Ada yang menyambut positif, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan dasar pemberian penghargaan tersebut karena masih banyak warga Sulbar yang memilih merantau […]

  • Pemkab Maros Alokasikan Rp5 Miliar untuk 100 Titik Lampu Jalan Tenaga Surya 2026

    Pemkab Maros Alokasikan Rp5 Miliar untuk 100 Titik Lampu Jalan Tenaga Surya 2026

    • 0Komentar

    MAROS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memperkuat infrastruktur di wilayah pedesaan dengan merencanakan pemasangan 100 titik Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) pada tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan akses penerangan hingga ke pelosok daerah. Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkab Maros telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan […]

  • Timnas Tunisia 2026: Elang Carthage Datang dengan Pengalaman, Disiplin dan Ambisi Menulis Sejarah Baru Afrika

    Timnas Tunisia 2026: Elang Carthage Datang dengan Pengalaman, Disiplin dan Ambisi Menulis Sejarah Baru Afrika

    • 0Komentar

    TUNIS, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Tunisia memasuki Piala Dunia 2026 dengan semangat yang berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya. Negara Afrika Utara tersebut memang bukan pendatang baru di panggung dunia. Tunisia telah berulang kali tampil di Piala Dunia dan dikenal sebagai salah satu kekuatan paling stabil di benua Afrika. Namun kali ini, atmosfer yang mengiringi perjalanan mereka […]

expand_less