Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Bangunan Labkes Mamasa Rp12,6 Miliar Disorot, Aktivis Sebut Ada Persoalan Lahan dan Izin

Bangunan Labkes Mamasa Rp12,6 Miliar Disorot, Aktivis Sebut Ada Persoalan Lahan dan Izin

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Proyek pembangunan Laboratorium Kesehatan (Labkes) Kabupaten Mamasa di Desa Bombong Lambe’, Kecamatan Mamasa, menuai kritik tajam dari Gerakan Aktivis Mamasa.

Proyek dengan nilai anggaran mencapai Rp12,6 miliar tersebut ditengarai berdiri di atas lahan yang masih dalam status sengketa hukum.

​Pihak keluarga yang mengklaim kepemilikan lahan, Markus, menyatakan bahwa dirinya telah menempuh jalur hukum melalui Pengadilan Negeri Polewali Mandar. Menurutnya, proses hukum saat ini masih berjalan untuk menentukan status hak milik objek tanah tersebut.

​”Kami menyayangkan pembangunan yang tetap dipaksakan meski proses hukum sedang berlangsung. Sebagai warga, kami berharap hak-hak kami dipertimbangkan dengan adil,” ujar Markus pada Sabtu (7/2/2026).

​Perselisihan sempat memanas ketika upaya penutupan akses yang dilakukan pemilik lahan dibongkar oleh pihak Satpol PP dan Kabag Hukum Pemda Mamasa pada Senin (11/2/2026).

Hingga kini, pihak aktivis menyoroti langkah tersebut sebagai tindakan yang belum mengedepankan musyawarah mufakat.

​Selain persoalan lahan, Gerakan Aktivis Mamasa juga mengungkapkan sejumlah temuan di lapangan terkait aspek administratif proyek.

Diduga sertifikat tanah lokasi pembangunan masih berstatus milik pribadi dan belum sepenuhnya beralih menjadi aset Pemerintah Daerah.

Proyek tersebut ditengarai belum melengkapi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

​Tidak ditemukannya papan informasi proyek di lokasi saat pengecekan lapangan, yang dianggap menyulitkan pengawasan publik.

​Perwakilan Gerakan Aktivis Mamasa,  Taufik Rama Wijaya, desak agar Pemerintah Daerah (Pemda) mempertimbangkan penghentian aktivitas pembangunan sementara waktu guna menghindari potensi kerugian negara di masa mendatang.

​”Kami mendorong adanya transparansi dan ketaatan terhadap prosedur hukum. Jangan sampai anggaran besar ini menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari karena proses perencanaan yang diduga belum tuntas,” tegas salah satu perwakilan aktivis.

​Pihaknya juga meminta aparat penegak hukum serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan peninjauan kembali (audit) terhadap proses pengadaan lahan dan perizinan proyek tersebut.

​Hingga berita ini diterbitkan, laman ini masih berupaya menghubungi pihak Pemerintah Kabupaten Mamasa untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi resmi terkait tudingan serta perkembangan status lahan tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Deretan Harga Sejumlah Bahan Pangan di Mamasa Jelang Ramadhan

    Ini Deretan Harga Sejumlah Bahan Pangan di Mamasa Jelang Ramadhan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapan) Kabupaten Mamasa merilis pantauan harga komoditas pangan terbaru per Senin (16/2/2026). ​Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamasa, Suriani T. Dellumaja, menyatakan bahwa pemantauan rutin ini dilakukan guna menjamin stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok bagi masyarakat. ​”Kami terus memantau pergerakan harga agar masyarakat mendapatkan informasi akurat. Secara […]

  • Sukses Tekan Pengangguran, Sulbar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik dari Kemendagri

    Sukses Tekan Pengangguran, Sulbar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik dari Kemendagri

    • 0Komentar

    KENDARI, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional.  Di bawah komando Gubernur Suhardi Duka, Sulbar dinobatkan sebagai Provinsi Terbaik I dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung dalam acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) […]

  • Pria Tenggelam di Sungai Budong-Budong Mamuju Tengah Ditemukan tak Bernyawa

    Pria Tenggelam di Sungai Budong-Budong Mamuju Tengah Ditemukan tak Bernyawa

    • 0Komentar

    MAMUJU – TENGAH, Sulbarupdate.id — Upaya pencarian terhadap Hariadi (30) warga Desa Babana yang tenggelam di Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sejauh kurang lebih 20 meter dari lokasi kejadian awal pada Senin (30/3/2026) sekira pukul 14:35 Wita. Diketahui Adi terjatuh dari perahu rakit saat hendak […]

  • Arwin Rahman: Manifestasi Nilai Natal dalam Harmoni Keluarga dan Falsafah Budaya

    Arwin Rahman: Manifestasi Nilai Natal dalam Harmoni Keluarga dan Falsafah Budaya

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Perayaan Natal DPRD dan Sekretariat DPRD Kabupaten Mamasa, tahun ini membawa pesan mendalam bagi segenap jajaran di lembaga wakil rakyat itu sendiri. Dengan mengangkat tema sentral “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, momentum ini menjadi panggilan spiritual untuk merefleksikan kembali peran sakral keluarga dalam tatanan kehidupan. Dalam untaian pesannya, Wakil Ketua DPRD Mamasa, […]

  • Setahun Membangun, Mateng Bertransformasi Menuju Daerah Agropolitan

    Setahun Membangun, Mateng Bertransformasi Menuju Daerah Agropolitan

    • 0Komentar

    ​TOBADAK, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Pemkab Mateng) menunjukkan tren kinerja positif sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Di bawah visi besar menjadi daerah agropolitan yang maju dan berkelanjutan, kabupaten berjuluk “Bumi Manakarra” ini berhasil mencatatkan rapor hijau pada berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga reformasi birokrasi. ​Berdasarkan data capaian pembangunan, ekonomi Mamuju […]

  • Targetkan RSUD Sulbar Naik Kelas, Gubernur Suhardi Duka Rombak Jajaran Pejabat

    Targetkan RSUD Sulbar Naik Kelas, Gubernur Suhardi Duka Rombak Jajaran Pejabat

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), secara resmi mengambil sumpah jabatan dan melantik 13 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, Selasa, 6 Januari 2026. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penataan dan penguatan manajemen UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulbar. Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Gubernur […]

expand_less